Rabu, 06 Juli 2011

SIAP MENAPAKI MASA DEPAN DENGAN KEKUATAN BARU BERASAL DARI ALLAH

Ibadah Keluarga
Kamis, 7 Juli 2011



SIAP MENAPAKI 
MASA DEPAN

DENGAN KEKUATAN BARU
BERASAL 
DARI ALLAH



YESAYA 40 : 27 – 31


29
DIA memberi kekuatan
kepada yang lelah
dan
 menambah semangat
 kepada yang tiada berdaya









Bapak Ibu Saudara
yang terkasih di dalam TUHAN YESUS

Kita ini seumpama mesin
yang bekerja sehari semalam
atau
 bahkan 6 bulan berproduksi
seperti pabrik gula

Tentu akan ada masa pemulihan
 dan
masa pembenahan di sana sini

Nah,akankah mesin itu
dapat dipulihkan kembali

Tentu bisa
sebab di tangan ahlinya
mesin itu diperbaiki
dan
 mendapat perawatan
yang semaksimal mungkin



Bapak Ibu Saudara
yang terkasih di dalam TUHAN YESUS
Rupa-rupa perkara di dalam kehidupan kita
 yang silih berganti
 terus menghadang dan menerjang
 kehidupan kita

bukan 6 bulan
tetapi seumur-umur kita hidup
Dari masalah ringan sampai masalah super berat
bisa saja menempuh kehidupan kita
Baik kita sendiri atau secara keluarga
 masalah itu selalu muncul
dan
timbul kepermukaan
dan
menjadikan diri kita lemah, lesu dan letih

Kelelahan secara jasmani pun
 juga dapat menjadi pertanda
bahwa secara psikhis- rohani
 kita ini juga akan menjadi labil- goyah.

Kepada siapa
 kita akan meminta pertolongan :
 kepada suami- isteri atau
 keluarga dari suami atau istri atau
 kepada orang tua kita
 apabila itu masih ada

Atau dengan cara
mengalihkan perhatian hidup kita
 untuk sementara waktu
misalkan
dengan berolahraga, berekreasi- wisata
 atau
 kita meninggalkan kebisingan tempat kerja kita
 dengan berlibur- cuti kerja untuk beberapa saat

Mungkin saja
 itu semua
bisa meringankan beban kehidupan
dan
 permasalahan hidup kita



Bapak Ibu Saudara
yang terkasih di dalam TUHAN YESUS
Kita ini
 memiliki ALLAH
 yang yang sangat peduli
 dengan segala permasalahan kehidupan kita
 semua


Andaikan saja
kita mau memberikan segala beban pergumulan
dan
permasalah hidup ini

Bukannya diselesaikan secara manusia
Dan
 kemanusiaan kita sendiri
 tetapi kita memohon turut campur tangan dari ALLAH


Bila demikian …
Apalah artinya kita mempercayai TUHAN YESUS
 sebagai ALLAH yang penuh kuasa
untuk melepaskan dan memberikan kelegaan
 atas beban kehidupan kita
apabila kita
masih mencari jalan penyelesaian sendiri
menurut kekuatan akal pikiran kita
manusia

Sungguhkah itu….
Segala usaha dan kekuatan kita
 akan dapat menyelesaikan
segala permasalahan hidup kita ?

Semakin kita memforsir diri
 atau
semakin kita mengerahkan segala daya kekuatan
 yang kita miliki
semakin beratlah beban dan kelelahan
 yang harus kita tanggungkan



Bapak Ibu Saudara
yang terkasih di dalam TUHAN YESUS
Rupanya
 kesempatan
yang diberikan oleh ALLAH
 agar kita dapat mengalami segala sesuatunya
 yang berat
menurut ukuran hidup kita manusia

dapat mendorong kita
untuk semakin mempercayakan kehidupan ini
 hanya kepada ALLAH
 yang kita kenal
sebagai sumber kekuatan dan keselamatan

Kekuatan yang baru
yang ditumbuhkan secara permanen 
adalah kekuatan
yang bersumber dari ALLAH.

ALLAHlah
 pencipta segala sesuatu
 yang ada di alam semesta ini.

DIAlah-
ALLAHlah ahlinya
 untuk mengubahkan dan memberikan semangat,
kekuatan baru
kepada kita yang letih dan lesu
 (ayat 28-29)

28
Tidakkah kau tahu, dan tidakkah kau dengar ?
TUHAN
 ialah ALLAH kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung;
IA
 tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu,
tidak terduga pengertianNYA

29
DIA memberi kekuatan
kepada yang lelah
dan
 menambah semangat
 kepada yang tiada berdaya


Bapak Ibu Saudara
yang terkasih di dalam TUHAN YESUS
Rahasia
tentang kekuatan dan semangat baru
yang dapat diberikan oleh ALLAH
 kepada umatNYA ini
disampaikan oleh nabi YESAYA
 kepada bangsa Israel
 yang saat itu juga
 sedang  berbeban berat letih dan lesu
 akibat mengalami masa-masa pembuangan.

Dan ALLAH menyatakan DIRI
sebagai ALLAH
di atas allah-allah lainnya
 apalagi di atas segala manusia
 yang memiliki segala kemampuan
 dan
kekuasaan sekalipun

KekuatanNYA dan semangatNYA
diberikan
seolah-olah seperti
 kepada teruna-
kaum muda
yang tersandung jatuh dan mengalami keletihan
dan
 kelesuan yang amat sangat

Bukankah
teruna-teruna dan orang-orang muda
 adalah sosok orang
 yang penuh energy dan semangat ?

Seumpama seekor burung rajawali
 yang terbang naik membubung tinggi
dengan kekuatan sayapnya-

Orang-orang muda dan teruna-teruna ini
 tentu juga memiliki segala potensi dan kemampuan
 semangat
 untuk meraih segala cita-citanya.

Ia bisa berlari dan tidak lagi menjadi lesu
dan
ia bisa berjalan dan tidak menjadi lelah

Itulah kekuatan dan semangat
 yang diberikan oleh ALLAH kita
kepada setiap orang
yang menanti-nantikan TUHAN
 untuk mendapatkan kekuatan baru



Bapak Ibu Saudara
yang terkasih di dalam TUHAN YESUS
Kita semuanya saja

seumpama seorang
yang sedang berlari dan berjalan
 di dalam menjalani kehidupan…
kita ada pada saatnya juga
akan tersandung jatuh
 oleh berbagai-bagai permasalahan
dan
beban pergumulan kehidupan ini

Sudahkah kita mencari kembali
ALLAH kita
seperti halnya Israel
atau
keturunan Yakub
yang mempertanyakan tentang dirinya
 di hadirat ALLAH
(ayat 27) :
 “Hidupku tersembunyi dari TUHAN,
dan
 hakku tidak diperhatikan ALLAHku?”

Mungkin sekali
kita juga sering mempertanyakan
 dimanakah TUHAN YESUS …
ketika kita mengalami berbagai permasalahan…

itu pertanda bahwa kita sebenarnya
masih mengharap dan membutuhkan pertolongan-
kekuatan  dari ALLAH

Mari
 kita datang dan menyerahkan
 segala beban pergumulan kehidupan kita.
 Kita semakin datang
 mendekat
bersujud bertelut
 memohon
 pertolongan dan semangat baru
 dari ALLAH

Pasti
 kita bisa menapaki masa depan
 dengan penuh pengharapan
tanpa rasa takut, gentar, kuatir dan gelisah
sebab ALLAH kita
 di dalam TUHAN YESUS
 dan
 karya ROH KUDUS
 sanggup memberikan semangat
 dan
 kekuatan baru

TUHAN YESUS memberkati kita

AMIN

Rabu, 29 Juni 2011

Perbuatlah hal-hal yang baik sebab ALLAH maha baik

Rabu, 29 Juni 2011


9.
Dalam suratku 
telah kutuliskan kepadamu,
supaya kamu
 jangan bergaul
 dengan orang-orang cabul 


10.
Yang aku maksudkan
 bukanlah
 dengan semua orang cabul
 pada umumnya
 dari dunia ini
 atau
 dengan semua orang kikir 
dan
 penipu
 atau
  dengan semua penyembah berhala,
karena jika demikian
 kamu harus meninggalkan dunia ini



1 KORINTUS 5 : 9-10




Sudah waktunya kita untuk mengerti seberapa ALLAH membuat kebaikkan kepada kita umat manusia. Janji bukan sekedar janji. FIRMAN bukan ada karena PERKATAAN kosong dari ALLAH. FIRMAN yang tersampaikan bagi kita umat manusia itu mengikat bagi ALLAH dan khususnya bagi umat manusia, apalagi kita yang mengakui ALLAH itu sungguh baik.


Batas kebaikkan ALLAH ada. Ada masanya- ada waktu dari ALLAH. Semua yang bercampur jadi satu di dunia ini : ALLAH sungguh kasihi seperti matahari satu untuk semuanya- udara ini untuk semuanya dan waktu ini juga untuk semuanya. Tetapi ALLAH sungguh mengasihi kepada kita sebab kita juga menaruh kasih kepada ALLAH dan kepada sesama... ALLAH memberikan peraturan dan petunjuk-petunjuk kehidupan bukan memaksakan kehendak tetapi memberi kebebasan dan arah jalan kehidupan. Kita tidak bisa meninggalkan dunia saat ini- kita juga tidak bisa menghidarkan dari pergaulan dunia ini tetapi kita harus tetap bersama, bersekutu dengan ALLAH bukan meninggalkan ALLAH, sedetik pun. Itulah rambu-rambu- penanda dari jalan keselamatan- Rasul Paulus menyebutkan : jangan bergaul dengan orang-orang cabul dalam artian kita tetap bersama dengan mereka di dalam pergaulan tetapi jangan ikut berbuat cabul, jangan ikut menjadi kikir dan jangan ikut menjadi penipu atau jangan ikut menyembah berhala..... tetaplah berbuat baik seperti yang kita alami kebaikkan-kebaikkan ALLAH bagi kita masing-masing, jangan berubah untuk tidak berbuat baik


Sungguh ALLAH akan memisahkan mana perbuatan baik yang diperkenan oleh ALLAH dan mana kebaikkan menurut dunia. Terpujilah ALLAH yang senantiasa memberikan penguatan iman sehingga kita tetap mampu bergaul dengan siapapun juga di dunia ini. Tunjukkan kebaikkan ALLAH yang kita terima kepada dunia ini dan perbuatlah itu. Bagaimana kita bisa berbuat kalau harus meninggalkan dunia ini ?. 


TUHAN YESUS memberkati kita.


 Amin





Rabu, 29 Juni 2011
9:25 PM

Sabtu, 25 Juni 2011

Supaya percayamu kuat dan berakar

Sabtu, 25 Juni 2011



Jika Timotius datang kepadamu,
 usahakanlah
 supaya ia berada di tengah-tengah kamu
 tanpa takut,
 sebab
 ia mengerjakan pekerjaan TUHAN,
 sama seperti aku





1 KORINTUS 16 : 10






Rasa takut itu menghambat pertumbuhan iman dan percaya. Berbeda dengan ditakut-takuti yang datangnya dari luar diri ini ... justru iman percaya seseorang dapat semakin bertumbuh dan berkembang semakin kuat dan semakin berakar. Jangan dihambat pertumbuhan iman kita ini dengan berbagai rasa takut yang kita timbulkan sendiri di tengah-tengah kehidupan 'kerohanian' kita ataupun di tengah-tengah kehidupan persekutuan dan persaudaraan kita... biarkan rasa takut dan kuatir itu hilang karena kita semua hanya mengandalkan . pertolongan dan penyertaan TUHAN YESUS


Terima setiap saudara diantara kita. Apapun dan bagaimana juga keadaan kita... kita memohon kepada TUHAN YESUS agar kita semua diberi Roh kasih persaudaraan- Roh yang mengikat kita dengan saudara seiman percaya sebagaimana layaknya 'saudara kandung' yang saling memperhatikan dan saling menopang di dalam kehidupan ini baik susah maupun duka sekalipun... Kita semua mempunyai tugas tanggung jawab dan pekerjaan masing-masing, seperti halnya Jemaat Korintus, Timotius dan Rasul Paulus .... masing-masing mempunyai peran tugas pekerjaannya sendiri-sendiri tetapi ketika mereka harus bersama tinggal bergaul selayaknya saudara kandung itu dapat terwujud. Satu keluarga ALLAH.


Usahakanlah supaya ia berada di tengah-tengah kamu... Itulah ajakan dari Rasul Paulus agar kita bersikap ramah, baik dan tidak menakuti saudara yang tinggal bergaul dengan kita. Kehendak ALLAH mungkin saja ada dibalik pertemuan dan pergaulan kita dengan saudara seiman percaya. Pekerjaan ALLAH adalah pekerjaan kita semua ... sebab kita dipanggil untuk turut bekerja di ladang angur milik ALLAH ... Usahakanlah supaya ia dan siapapun yang ada berada di tengah-tengah kamu .... dapat tinggal dengan rukun dan penuh damai sejahtera. 

TUHAN YESUS tinggal beserta kita. 


Amin



Sabtu, 25 Juni 2011
6.56 PM

Bersaksi terus sampai Tuhan datang

Jumat, 24 Juni 2011

1.Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu 20.dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah KU perintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, AKU menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman


MATIUS 28 : 1, 20













Kenyataan akan kehidupan itu seiring dengan apa yang kita alami dan kita mengerti- pahami. Seperti apa yang dialami oleh para murid : Maria Magdalena dan Maria yang lain pada pagi buta di hari pertama minggu itu. Itulah materi bahan dan pengalaman spritual yang yang mereka pahami dan mereka miliki secara pribadi oleh sebab ALLAH telah memberikan kepercayaan dan kesempatan bagi mereka semua. Bukankah ALLAH tidak mati tetapi tetap hidup selama-lamanya... demikian juga dengan YESUS TUHAN Yang telah mati dikuburkan- TUHAN YESUS tetap hidup selama-lamanya di dalam kebangitannya. Siapa yang mewarakan kebenaran ALLAH- dialah yang menjadi saksi ALLAH. Kesaksian itu tidak dibuat-buat tetapi benar-benar terjadi seperti apa adanya seperti yang telah mereka saksikan dan yang kita saksikan selama kita menjalani kehidupan ini


Bukankah suatu kesaksian yang benar selalu mendapat tandingan atas kesaksiannya ? Satu kesaksian yang dipalsukan dan dibuat-buat yang seolah-olah sungguh benar adanya. Maka, peranan berargumentasi itu sungguh diperlukan di dalam membuktikan kebenaran-kebenaran yang telah terjadi. Bagi kita itu bukan satu hal yang sungguh amat penting untuk membuktikan apakah kebenaran itu sungguh-sungguh terjadi sebab ALLAH kita itu benar-benar ada dan berkarya di dalam PRIBADI YESUS TUHAN hari kemarin hari ini dan esok...bukankah ALLAH akan menyatakan DIRINYA sendiri kepada setiap orang yang IA kehendaki untuk terpanggil... sedangkan kita hanya diberikan tugas menyaksikan dan menceritakan kebenaran-kebenaran yang sungguh-sungguh nyata seperti iman percaya yang kita miliki dan apa yang telah kita alami selama hidup kita bersama TUHAN YESUS. Jangan menjadi ragu dan kecil hati sebab kebenaran itu menjadi nyata dan semakin nyata tak terbantahkan ketika PRIBADI yang kita saksikan kebenarannya turut serta di dalam setiap gerak kesaksian kita.


Berita kesaksian itu harus tersebar seiring kita ini melaksanakan setiap perintah dan kehendak ALLAH. Bukankah yang kita lakukan adalah pengajaran ALLAH di dalam YESUS TUHAN kita dan apa yang kita ajarkan pula adalah pengajaran YESUS TUHAN ALLAH kita ? Setiap pengajaran dan kesaksian kita pasti akan senantiasa disempurnakan oleh ALLAH, berbuat lebih dahulu dan pasti ALLAH akan menolong dan menyertai kita hari ini- saat ini esok lusa dan selama kita menjalani kehidupan ini bahkan sampai akhir Zaman. 

TUHAN YESUS memberkati kita.


Sabtu, 25 Juni 2011
3.54 PM

Sabtu, 18 Juni 2011

Ibadah Kaum Bapak 
 P A
(Penelaahan / Pemahaman / Pendalaman Alkitab ?)





Tema :
GEREJA YANG MENATA DIRI SENDIRI


Sub Tema : ……………………………………………………………………
( Matius 7 : 24 )
 "Setiap orang yang mendengar perkataanKU ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang membangun rumahnya di atas batu..." )

Bacaan : KEJADIAN 16 : 1 – 16MATIUS 7 : 21 – 29

Ada sebuah kisah nyata di era tahun 90-an. “Pada suatu hari yang panas di sebuah kantor pemerintah. Seorang Bos secara mendadak mengadakan rapat dengan staf lengkapnya. Di tengah perbincangan si Bos meminta supaya sopir pribadinya datang, si Bos memerintah :  “Pak Min, ambilkan ‘Tang’ saya di jok belakang, cepat !”. Pak Min yang patuh segera datang kembali dengan membawa Tang untuk diserahkan kepada Bos dengan sikap penuh pengabdian. Tiba-tiba si Bos, membelalakkan mata, wajahnya merah padam, membentak dan marah keras ! Mengapa ? Rupanya bukan minuman kemasan dengan merk ‘Tang’ yang dibawa, tetapi sebuah tang besi ( alat pencabut paku ). Pak sopir mendengar perintah Bos dan melakukannya tetapi tanpa hikmat


Apabila kita perhatikan dengan seksama kisah Hagar dan Ismail dalam (KEJADIAN 16 : 1 – 16) itu merupakan buah dari sikap Abram atas perkataan TUHAN dalam lingkungan keluarganya. Hagar dan Ismail menjadi masalah besar dalam keluarga Abram, bermula dari inisiatif manusiawi Abram & Sara (=hikmat yang bukan dari atas) yang sekaligus memandang rendah perkataan ALLAH

Atas kesalahan itupun TUHAN telah mengatur konsekwensi dengan keadilanNYA lewat nama ‘Ismail’ yang artinya “ALLAH mendengar”. ALLAH membenci semua bentuk ketidakadilan yang dilakukan umatNYA. ALLAH menindak siapapun yang melakukan kesalahan terhadap sesamanya- sesama warga gerejaNYA                                                                                                                                                                    (((bandingkan dengan KOLOSE 3: 25- KOLOSE 4 : 2  25.Barang siapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena TUHAN tidak memandang orang. 1.Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di Sorga  2.Berekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur)))

Untuk mewujudnyatakan bentuk-bentuk kesaksian dalam gereja yang suka menata diri sendiri, harus dimulai dari pribadi-pribadi yang mendengar FIRMANNYA serta melakukan dengan hikmat yang disediakanNYA bagi orang orang yang rendah hati dan takut akan TUHAN

Apakah kita sebagai warfa gereja ‘deal’ dengan ‘dhawuh’- sabda TUHAN YESUS : "Setiap orang yang mendengar perkataanKU ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang membangun rumahnya di atas batu..." MATIUS 7 : 4 dgn hikmatNYA ? (1 KORINTUS 1 : 24  24.tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang YAhudi, maupun orang bukan YAhudi, KRISTUS adalah kekuatan ALLAH  dan hikmat ALLAH )

TUHAN YESUS yang menguji hati menyertai kita. AMIN
----------------------------------------------------------------------------------------------------------

1.    Bagaimana menurut Anda sikap TUHAN terhadap respon Abram dan keluarganya ?

2.    Bagaimana seharusnya sikap pribadi orang-orang dekat Abram ?

3.    Adakah masalah-masalah pelayanan yang perlu solusi/ tidak teratasi ( teratasi/ terpecahkan) sepanjang kekeristenan Anda ?