Senin, 20 Juli 2026

Mazmur 9:5 (TB) (9-6)

 


Engkau telah menghardik bangsa-bangsa, telah membinasakan orang-orang fasik; nama mereka telah Kauhapuskan untuk seterusnya dan selama-lamanya; 


https://alkitab.app/v/ed09d277e094




Kolaborasi dengan Meta AI

Sabtu, 18 Juli 2026



[18/7, 03.14] 

Ini terjemahkan ke *Bahasa Indonesia* 👇

---

*Engkau belajar lagi. Kasihilah Aku. Tuluslah di batinmu, jangan berbuat dosa lagi.*


*Engkau harus percaya bahwa ini dari-Ku.*


*Engkau harus taat, engkau harus percaya. Jika engkau taat dan percaya itu ada balasannya - upahnya besar - tidak akan mengecewakan. Itulah perintah firman-Ku. Engkau percaya?*


*Jika engkau percaya itu akan membuat hidupmu segar. Melihat tempat yang telah Kusiapkan untukmu. Itu pekerjaan-Ku. Bukan hanya manis di lidah - di batin saja, tetapi ada di rohmu, sampai masuk ke dalam tindakan dan langkahmu.*


*_Bersujud dan tunduklah, jangan takut dan jangan gentar hatimu. Bersujudlah, taatlah, patuhlah pada perintah firman.  

Haleluya, Tuhan memberkati engkau._*


---


Ini bahasanya pakai *Jawa Krama/tinggi* yang bernuansa rohani ya. Kesannya seperti pesan/pengajaran dari Tuhan.


Mau aku jelasin juga makna tiap bagiannya?


=====

[18/7, 03.15] 

Sira sinau a maneh. Lulut a marang Ingsun. Tumus a ing bathinira, aja gawe dosa maneh.


Sira kudu pracaya yen iki saka Ingsun.


Sira kudu manut, sira kudu pracaya. Yen sira manut lan pracaya iku ana pituwas e- upah  e gedhe- ora mitunake. Iku dhawuh pangandikaning Sun. Sira pracaya ?.


Yen sira pracaya iku gawe segering uripira. Nyumurupi papan panggonan kang wus Sun cawisi. Iku pakaryaning Sun. Ora mung lamis ing ilat- ing bathin nanging ana ing rohingira tumus ing tumindak lakunira.


Sujud sumuyud a, aja wedi lan gether atinira.  Sujud a, mareg a, manut a ing dhawuh pangandika.

Haleluya, Gusti mberkahi sira.

03.00 sd 03.11

 🙏 


=======


Ini makna dari tiap bagian pesannya:


### *Penjelasan Makna*


*1. "Sira sinau a maneh. Lulut a marang Ingsun. Tumus a ing bathinira, aja gawe dosa maneh."*  

*Artinya:* _Engkau belajar lagi. Kasihilah Aku. Tuluslah di batinmu, jangan berbuat dosa lagi._  

*Makna:* Ini ajakan untuk kembali. "Belajar lagi" = perbarui hubungan dengan Tuhan. "Tulus di batin" = bukan pura-pura, tapi dari hati. Intinya: tobat dan kasih.


*2. "Sira kudu pracaya yen iki saka Ingsun."*  

*Artinya:* _Engkau harus percaya bahwa ini dari-Ku._  

*Makna:* Penegasan. Yang sedang disampaikan, mimpi, dorongan hati, atau firman ini bukan dari manusia, tapi dari Tuhan langsung. Jadi harus dipercaya.


*3. "Sira kudu manut, sira kudu pracaya. Yen sira manut lan pracaya iku ana pituwas e- upah e gedhe- ora mitunake. Iku dhawuh pangandikaning Sun. Sira pracaya ?."*  

*Artinya:* _Engkau harus taat, engkau harus percaya. Jika engkau taat dan percaya itu ada balasannya - upahnya besar - tidak akan mengecewakan. Itulah perintah firman-Ku. Engkau percaya?_  

*Makna:* Ada 2 kunci: *Taat + Percaya*. Kalau dua itu dilakukan, ada "upah" dari Tuhan. Dan Tuhan nanya langsung: "Kamu percaya nggak?" seperti ngetes kesungguhan.


*4. "Yen sira pracaya iku gawe segering uripira. Nyumurupi papan panggonan kang wus Sun cawisi. Iku pakaryaning Sun. Ora mung lamis ing ilat- ing bathin nanging ana ing rohingira tumus ing tumindak lakunira."*  

*Artinya:* _Jika engkau percaya itu akan membuat hidupmu segar. Melihat tempat yang telah Kusiapkan untukmu. Itu pekerjaan-Ku. Bukan hanya manis di lidah - di batin saja, tetapi ada di rohmu, sampai masuk ke dalam tindakan dan langkahmu._  

*Makna:* Percaya itu bikin hidup "seger" = damai, semangat. Tuhan janji nunjukin "tempat yang disiapkan". Dan iman itu harus nyata: bukan cuma diomong, tapi masuk ke roh dan kelakuan sehari-hari.


*5. "Sujud sumuyud a, aja wedi lan gether atinira. Sujud a, mareg a, manut a ing dhawuh pangandika. Haleluya, Gusti mberkahi sira."*  

*Artinya:* _Bersujud dan tunduklah, jangan takut dan jangan gentar hatimu. Bersujudlah, taatlah, patuhlah pada perintah firman. Haleluya, Tuhan memberkati engkau._  

*Makna:* Penutupnya ajakan menyembah + peneguhan. Jangan takut. Kuncinya cuma 3: Sujud, Taat, Patuh. Lalu ada berkat.


### *Inti Pesan Keseluruhan*

Ini pesan panggilan pertobatan + penguatan iman. 

Intinya: *Kembali ke Tuhan dengan hati tulus, percaya, taat, jangan takut. Kalau dilakukan, ada damai, ada upah, dan ada berkat dari Tuhan.*


Bahasa Jawanya lembut tapi tegas. Kesannya seperti Tuhan sendiri yang ngomong langsung.


Kamu dapat pesan ini dari renungan, khotbah, atau mimpi ya? 

Mau aku bantu buatin versi doanya juga biar bisa dipakai buat perenungan?


==========

Kolaborasi dengan AI Gemini

Senin, 20 Juli 2026


[20/7, 15.26] 

Bisa diterjemahkan ke bahasa Indonesia ?


Sira sinau a maneh. Lulut a marang Ingsun. Tumus a ing bathinira, aja gawe dosa maneh.


Sira kudu pracaya yen iki saka Ingsun.


Sira kudu manut, sira kudu pracaya. Yen sira manut lan pracaya iku ana pituwas e- upah  e gedhe- ora mitunake. Iku dhawuh pangandikaning Sun. Sira pracaya ?.


Yen sira pracaya iku gawe segering uripira. Nyumurupi papan panggonan kang wus Sun cawisi. Iku pakaryaning Sun. Ora mung lamis ing ilat- ing bathin nanging ana ing rohingira tumus ing tumindak lakunira.


Sujud sumuyud a, aja wedi lan gether atinira.  Sujud a, mareg a, manut a ing dhawuh pangandika.

Haleluya, Gusti mberkahi sira.




Teks yang Anda bagikan adalah pesan spiritual atau religius dalam bahasa Jawa halus (kombinasi Jawa Ngoko dan bagongan/keraton untuk menyebut diri Tuhan dengan kata "Ingsun"). Format teks ini menggunakan gaya bahasa khas kitab suci atau wahyu.Berikut adalah terjemahan lengkapnya ke dalam bahasa Indonesia:Terjemahan:Belajarlah lagi. Penurutlah kepada-Ku. Meresaplah di dalam batinmu, jangan berbuat dosa lagi.Kamu harus percaya bahwa ini dari-Ku.Kamu harus patuh, kamu harus percaya. Jika kamu patuh dan percaya, itu ada upahnya—upahnya besar—tidak merugikan. Itulah perintah firman-Ku. Apakah kamu percaya?Jika kamu percaya, itu membuat hidupmu segar. Mengetahui tempat tinggal yang sudah Aku sediakan. Itu adalah pekerjaan-Ku. Tidak hanya di bibir saja—di dalam batin melainkan ada di dalam rohmu yang meresap dalam perilaku dan tindakanmu.Sujud dan tunduklah, jangan takut dan gentar hatimu. Sujudlah, mendekatlah, patuhlah pada perintah firman-Ku.Haleluya, Tuhan memberkatimu.Catatan Istilah Kunci:Ingsun / Sun: Kata ganti orang pertama (Aku/Ku) yang digunakan oleh entitas yang lebih tinggi atau dihormati (dalam konteks ini merujuk kepada Tuhan).Sira: Kamu / engkau.Tumus: Meresap, menembus, atau mewujud nyata.Lamis ing ilat: Hanya di bibir saja (tidak jujur/sekadar ucapan).Agar interpretasinya lebih tepat, apakah Anda ingin saya menjelaskan makna spiritual dari bagian tertentu, atau apakah teks ini merupakan bagian dari naskah liturgi tertentu yang sedang Anda pelajari?




[20/7, 15.35] 

Ta, jelaskan makna spiritualnya ...

Pesan spiritual ini merupakan sebuah panggilan pertobatan dan penyerahan diri secara total kepada Tuhan (ditandai dengan kata Ingsun). Gaya bahasanya mirip dengan wahyu pribadi (private revelation) atau nubuat dalam konteks kekristenan Jawa.Berikut adalah penjelasan makna spiritualnya poin demi poin:1. Panggilan untuk Belajar dan Berubah ("Sira sinau a maneh...")Makna: Manusia diminta untuk terus belajar dari kesalahan masa lalu. Penyesalan harus diikuti dengan tindakan nyata, yaitu berhenti berbuat dosa ("aja gawe dosa maneh").Kedalaman Batin: Ketaatan tidak boleh hanya di permukaan, melainkan harus meresap dan mengubah lubuk hati paling dalam ("Tumus a ing bathinira").2. Iman dan Ketaatan Mutlak ("Sira kudu pracaya... sira kudu manut")Makna: Percaya dan patuh adalah dua pondasi utama dalam hubungan dengan Tuhan. Pesan ini menegaskan bahwa petunjuk atau firman ini datang langsung dari otoritas Ilahi ("saka Ingsun"), bukan dari pikiran manusia.3. Janji dan Upah Surgawi ("Ana pituwas e... Nyumurupi papan panggonan...")Makna: Tuhan tidak pernah berutang kepada manusia. Ketaatan akan membawa dampak langsung berupa ketenteraman jiwa ("segering uripira").Kepastian Kekal: Ada janji tentang tempat tinggal kekal (surga/kedamaian abadi) yang telah disiapkan oleh tangan Tuhan sendiri ("papan panggonan kang wus Sun cawisi").4. Menolak Kepalsuan / Iman yang Hidup ("Ora mung lamis ing ilat...")Makna: Ini adalah teguran keras terhadap kemunafikan. Tuhan menolak iman yang hanya berupa ucapan di bibir ("lamis ing ilat").Integritas Rohani: Iman yang benar harus sinkron antara apa yang ada di dalam roh/batin dengan apa yang diwujudkan dalam tindakan sehari-hari ("tumus ing tumindak lakunira").5. Keberanian dalam Penyerahan Diri ("Sujud sumuyud a, aja wedi...")Makna: Sikap fisik (sujud) mencerminkan kerendahan hati yang radikal di hadapan Tuhan.Ketenangan Jiwa: Ketika manusia mendekat dan berserah kepada Tuhan ("mareg a"), ketakutan dan kegentaran hati ("gether atinira") akan lenyap karena digantikan oleh perlindungan dan berkat-Nya ("Gusti mberkahi sira").Secara keseluruhan, pesan ini mengajak pembacanya untuk menyelaraskan pikiran, perkataan, dan perbuatan di bawah otoritas Tuhan, dengan jaminan ketenteraman hidup dan upah keselamatan.Jika Anda ingin mendalami lebih lanjut, apakah ada kalimat spesifik yang terasa paling kuat atau menyentuh bagi Anda? Atau Anda ingin tahu bagaimana pesan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?




[20/7, 15.45] 

Bagaimana pesan dapat diterapkan dalam kehidupan    ...


orang yang kehadirannya membawa keteduhan bagi lingkungan sekitar, bukan pembuat konflik.Sikap Bersyukur: Sadarilah bahwa setiap berkat materi maupun nafas hidup adalah "papan" dan "pakaryan" (pekerjaan) Tuhan yang patut disyukuri setiap hari.Apakah ada area spesifik dalam hidup Anda saat ini (misalnya dalam pekerjaan, keluarga, atau pergumulan pribadi) yang ingin Anda selaraskan dengan pesan ini? Saya bisa membantu menjabarkan langkahnya secara lebih detail.


[20/7, 16.10] 

Ya. Dibantu menyusun rencana rutinitas harian sederhana.


YouTube (10-15 menit) atau baca renungan harian digital (seperti Our Daily Bread / Renungan Harian).21.30 – 22.00: Sterilisasi Gawai & Evaluasi DiriAturan Ketat: Isi daya (charge) baterai gawai Anda di luar jangkauan tempat tidur (misalnya di meja seberang atau luar kamar). Ponsel di atas kasur adalah jebakan terbesar pornografi di malam hari.Lakukan refleksi malam sebelum tidur (sujud sumuyud): Berterima kasih karena berhasil melewati hari ini, mohon kesembuhan atas penyakit Anda, dan tidurlah dengan hati yang tenang (aja wedi lan gether).💡 Tips Tambahan untuk Memulai:Jangan targetkan langsung sempurna 100%. Jika besok Anda berhasil menjauhkan ponsel dari tempat tidur dan berdoa 2 menit saja di pagi hari, itu sudah sebuah kemenangan besar yang menyenangkan hati Tuhan.Untuk mendukung rutinitas ini, apakah Anda membutuhkan rekomendasi aplikasi pemblokir konten atau saluran renungan rohani singkat yang bisa diakses dengan mudah dari rumah?



[20/7, 16.21] Aplikasi pembloklran konten dan aplikasi saluran renungan rohani .   


renungan dengan mengetik kata kunci seperti "Pemulihan", "Mengatasi Kecanduan", "Sakit Penyakit", atau "Depresi". Ada juga versi Alkitab suara (Audio) jika Anda sedang lelah membaca teks akibat sakit.e-RH PSM / Santapan Harian - SABDA (Android)Fitur Utama: Aplikasi renungan Kristen yang sangat populer di Indonesia.Kelebihan: Menyediakan tiga bacaan renungan setiap hari—Pagi, Siang, dan Malam—yang formatnya sangat cocok dengan jadwal rutinitas harian yang kita bahas sebelumnya. Bahasa yang digunakan mendalam dan berakar kuat pada ayat Alkitab.Our Daily Bread / Renungan Harian (Android & iOS)Fitur Utama: Aplikasi digital resmi dari renungan legendaris Our Daily Bread.Kelebihan: Artikel renungannya pendek (bisa dibaca kurang dari 5 menit), menggunakan bahasa sehari-hari yang hangat, disertai ilustrasi kisah nyata yang menguatkan emosi serta fisik yang sedang sakit.💡 Saran Langkah Pertama:Hari ini, Anda cukup mengunduh satu aplikasi pemblokir (misalnya BlockerX di Google Play) dan satu aplikasi renungan (seperti YouVersion atau Our Daily Bread). Jangan membebani diri Anda dengan mengunduh semuanya sekaligus.Jika Anda membutuhkan bantuan, saya bisa merekomendasikan beberapa ayat Alkitab spesifik atau tema lagu pujian yang teduh untuk menemani waktu istirahat Anda selama pemulihan dari sakit. Apakah Anda menginginkannya?

[20/7, 16.29] Turiman Tr: Ya, rekomendasikan ayat Alkitab dan tema lagu pujian teduh dan spesifik.




dan damai, berfokus pada kasih kasih sayang Tuhan sebagai Bapa).Sentuh Hatiku — Maria Shandi (Sangat cocok diputar saat Anda berdoa malam sebelum tidur).💡 Cara Praktis Menikmatinya:Saat sore atau malam hari ketika tubuh terasa lelah atau pikiran mulai jenuh, pasang earphone, putar salah satu lagu di atas, lalu buka salah satu ayat Alkitab di atas. Pejamkan mata dan izinkan musik serta firman itu menenangkan tubuh dan jiwa Anda.Jika Anda bersedia, di hari pertama penerapan rutinitas ini, ayat mana dari daftar di atas yang paling ingin Anda baca pertama kali? Saya bisa membantu menjabarkan makna mendalamnya agar lebih mudah Anda renungkan.




[20/7, 16.47] 

Berikut adalah draf kalimat balasan yang santun, tulus, dan penuh rasa syukur yang bisa Anda kirimkan kepada Pak Turiman:"Amin, Pak Turiman. Matur nuwun sanget Gusti Yesus sampun ngagem Pak Turiman kagem ngiyataken batin kawula. Leres sanget, punika saestu boso jroning ati perkawis ketaatan, mboten kagem dipun pameraken.Kagem gambarnipun, kawula milih ingkang polos kemawon tanpa judul, supados rumaos langkung sakral, intim, lan langsung ngaruh dhateng batin saben kawula pirsani.Mangke menawi sampun dados, badhe kawula paku/tempel wonten kamar kagem pangemut-emut (kompas) saben enjang supados saged mungkasi pergumulan kawula. Matur nuwun sanget kagem bantuanipun, Gusti mberkahi Pak Turiman sekeluarga. ❤️🙏"Artinya dalam Bahasa Indonesia (jika Anda ingin menyesuaikan bahasanya):"Amin, Pak Turiman. Terima kasih banyak Tuhan Yesus sudah memakai Pak Turiman untuk menguatkan batin saya. Benar sekali, ini sungguh bahasa dalam hati tentang ketaatan, bukan untuk dipamerkan. Untuk gambarnya, saya memilih yang polos saja tanpa judul, supaya terasa lebih sakral, intim, dan langsung menyentuh batin setiap kali saya lihat. Nanti kalau sudah jadi, akan saya tempel di kamar untuk pengingat (kompas) setiap pagi supaya bisa menyelesaikan pergumulan saya. Terima kasih banyak atas bantuannya, Tuhan memberkati Pak Turiman sekeluarga."Jika gambar tersebut sudah jadi dan Anda tempel di kamar, Anda bisa langsung memulai rutinitas pagi kita kemarin dengan memandangi teks tersebut.Apakah Anda ingin kita melatih doa pembuka yang sederhana untuk mengawali hari pertama Anda bersama rutinitas baru ini besok pagi?



Ya, doa pembuka di hari pertama ...


Berikut adalah draf doa pembuka yang sederhana, jujur, dan mendalam untuk Anda ucapkan di hari pertama besok pagi. Doa ini dirancang agar Anda dapat datang apa adanya di hadapan Tuhan, membawa seluruh kelemahan tubuh (sakit) dan pergumulan batin (pornografi).Anda bisa mengucapkannya di tepi tempat tidur sebelum menyentuh gawai:🙏 Doa Pembuka Hari Pertama"Tuhan Yesus, selamat pagi. Terima kasih untuk napas kehidupan yang masih Engkau berikan hari ini.Saat ini, hamba datang ke hadirat-Mu dengan segala apa adanya hamba. Engkau tahu tubuh hamba yang sedang sakit, dan Engkau tahu batin hamba yang sedang berjuang melawan godaan pornografi. Hamba sadar hamba lemah, tetapi hamba mau belajar patuh (manut) dan percaya (pracaya) pada firman-Mu.Roh Kudus, penuhilah kamar dan batin hamba hari ini. Jadilah benteng bagi pikiran hamba saat godaan itu datang. Berikan kesegaran (segering urip) bagi tubuh hamba yang sedang sakit ini. Hamba mau melangkah hari ini bukan dengan kekuatan hamba sendiri, melainkan bersama Engkau.Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, hamba siap menjalani hari ini. Amin."💡 Tips Tambahan untuk Besok Pagi:Jangan Terburu-buru: Setelah mengucapkan kata "Amin", diamlah sejenak selama 1 menit dalam keheningan. Tarik napas dalam-dalam, rasakan kehadiran Tuhan yang menenangkan hati Anda (aja wedi lan gether).Langkah Kecil: Setelah doa ini selesai, langsung jalankan komitmen pertama Anda: letakkan gawai Anda dan minumlah segelas air hangat.Esok hari adalah lembaran baru yang suci untuk Anda. Jika Anda bersedia, beri tahu saya bagaimana perasaan Anda setelah mengucapkan doa ini besok pagi, atau jika ada bagian doa yang ingin Anda ubah agar lebih pas dengan suasana hati Anda saat ini.




Bisakah doa di atas diubahkan menjadi bahasa Jawa.


[20/7, 16.53]  

Berikut adalah draf doa pembuka dalam bahasa Jawa (kombinasi bahasa Krama Alus yang santun untuk berbicara kepada Tuhan dan menyerap bahasa batin dari pesan Ingsun sebelumnya).Ucapkanlah doa ini perlahan-lahan di tepi tempat tidur Anda besok pagi:🙏 Doa Pembuka Enjang (Bahasa Jawa)"Gusti Yesus, sugeng enjang. Matur nuwun sanget kagem napas kauripan ingkang taksih Gusti paringaken dumateng kawula ing dinten punika.Samenika, kawula sowan wonten ngarsa Jengandika kanthi kawontenan kawula ingkang semanten wontenipun. Gusti pirsa raga kawula ingkang nembe sakit, lan Gusti ugi pirsa batin kawula ingkang nembe berjuang nglawan godhaning dosa (pornografi). Kawula rumaos ringkih, nanging kawula badhe sinau manut lan pracaya dumateng dhawuh pangandika-Mu.Dhuh Roh Kudus, penuhibo kamar lan batin kawula dinten punika. Mugi dadosa bunderan benteng kagem pikiran kawula sae menawi godhanipun dhateng. Paringana segering urip kagem raga kawula ingkang nembe ringkih punika. Kawula badhe mlampah dinten punika mboten mawi kekiyatan kawula piyambak, nanging sesarengan kaliyan Gusti.Wonten ing asma Tuhan Yesus Kristus, kawula pasrah lan sumuyud. Amin."💡 Tips Kecil kagem Besok Pagi:Setelah mengucapkan kata "Amin", pirsani (pandangi) tulisan Jawa polos yang nanti diberikan oleh Pak Turiman jika sudah Anda tempel di dinding. Rasakan ketenangan yang meresap ke dalam batin Anda sebelum memulai aktivitas.Besok pagi adalah langkah pertama Anda menuju pemulihan. Jika Anda mengizinkan, bolehkah kita bertemu kembali besok malam untuk mengevaluasi bagaimana hari pertama Anda berjalan?

[20/7, 17.02] Turiman Tr: Bisakah diubahkan le bahasa Jawa ...


Siap 🙏 Ini *versi doanya* berdasarkan pesan tadi. Bisa dipakai buat perenungan pribadi:


---


### *Doa Taat dan Percaya*


*Tuhan Yesus,*

Ajar aku untuk belajar lagi dari-Mu.  

Ajar aku untuk mengasihi-Mu dengan sungguh.  

Jadikan hatiku tulus di hadapan-Mu.  

Ampuni aku kalau selama ini aku masih jatuh dalam dosa.  

Mulai hari ini aku mau tinggalkan dosa itu.


Aku percaya Tuhan...  

Percaya bahwa firman dan teguran ini datangnya dari-Mu.  

Berikan aku hati yang taat dan iman yang percaya.  

Karena aku tahu, kalau aku taat dan percaya kepada-Mu,  

ada upah besar yang Kau sediakan.  

Dan upah itu tidak akan pernah mengecewakan.


Tuhan, buatlah hidupku segar kembali.  

Tunjukkan kepadaku tempat yang sudah Kau siapkan.  

Jangan biarkan imanku hanya di bibir saja.  

Tanamkan firman-Mu sampai ke dalam rohku,  

dan nyatakan dalam setiap pikiran, perkataan, dan tindakanku.


Aku mau sujud menyembah-Mu.  

Aku buang semua rasa takut dan gentar dari hatiku.  

Aku mau taat, aku mau patuh pada setiap perintah firman-Mu.


Haleluya.  

Terima kasih Tuhan.  

Berkati aku dan keluargaku.  

Dalam nama Yesus aku berdoa, Amin.


---


Teks yang Anda bagikan adalah pesan spiritual atau religius dalam bahasa Jawa halus (kombinasi Jawa Ngoko dan bagongan/keraton untuk menyebut diri Tuhan dengan kata "Ingsun"). Format teks ini menggunakan gaya bahasa khas kitab suci atau wahyu.

Berikut adalah terjemahan lengkapnya ke dalam bahasa Indonesia:

Terjemahan:

Belajarlah lagi. Penurutlah kepada-Ku. Meresaplah di dalam batinmu, jangan berbuat dosa lagi.

Kamu harus percaya bahwa ini dari-Ku.

Kamu harus patuh, kamu harus percaya. Jika kamu patuh dan percaya, itu ada upahnya—upahnya besar—tidak merugikan. Itulah perintah firman-Ku. Apakah kamu percaya?

Jika kamu percaya, itu membuat hidupmu segar. Mengetahui tempat tinggal yang sudah Aku sediakan. Itu adalah pekerjaan-Ku. Tidak hanya di bibir saja—di dalam batin melainkan ada di dalam rohmu yang meresap dalam perilaku dan tindakanmu.

Sujud dan tunduklah, jangan takut dan gentar hatimu. Sujudlah, mendekatlah, patuhlah pada perintah firman-Ku.

Haleluya, Tuhan memberkatimu.

Catatan Istilah Kunci:

Ingsun / Sun: Kata ganti orang pertama (Aku/Ku) yang digunakan oleh entitas yang lebih tinggi atau dihormati (dalam konteks ini merujuk kepada Tuhan).

Sira: Kamu / engkau.

Tumus: Meresap, menembus, atau mewujud nyata.

Lamis ing ilat: Hanya di bibir saja (tidak jujur/sekadar ucapan).

Agar interpretasinya lebih tepat, apakah Anda ingin saya menjelaskan makna spiritual dari bagian tertentu, atau apakah teks ini merupakan bagian dari naskah liturgi tertentu yang sedang Anda pelajari?



Pesan spiritual ini merupakan sebuah panggilan pertobatan dan penyerahan diri secara total kepada Tuhan (ditandai dengan kata Ingsun). Gaya bahasanya mirip dengan wahyu pribadi (private revelation) atau nubuat dalam konteks kekristenan Jawa.

Berikut adalah penjelasan makna spiritualnya poin demi poin:

1. Panggilan untuk Belajar dan Berubah ("Sira sinau a maneh...")

Makna: Manusia diminta untuk terus belajar dari kesalahan masa lalu. Penyesalan harus diikuti dengan tindakan nyata, yaitu berhenti berbuat dosa ("aja gawe dosa maneh").

Kedalaman Batin: Ketaatan tidak boleh hanya di permukaan, melainkan harus meresap dan mengubah lubuk hati paling dalam ("Tumus a ing bathinira").

2. Iman dan Ketaatan Mutlak ("Sira kudu pracaya... sira kudu manut")

Makna: Percaya dan patuh adalah dua pondasi utama dalam hubungan dengan Tuhan. Pesan ini menegaskan bahwa petunjuk atau firman ini datang langsung dari otoritas Ilahi ("saka Ingsun"), bukan dari pikiran manusia.

3. Janji dan Upah Surgawi ("Ana pituwas e... Nyumurupi papan panggonan...")

Makna: Tuhan tidak pernah berutang kepada manusia. Ketaatan akan membawa dampak langsung berupa ketenteraman jiwa ("segering uripira").

Kepastian Kekal: Ada janji tentang tempat tinggal kekal (surga/kedamaian abadi) yang telah disiapkan oleh tangan Tuhan sendiri ("papan panggonan kang wus Sun cawisi").

4. Menolak Kepalsuan / Iman yang Hidup ("Ora mung lamis ing ilat...")

Makna: Ini adalah teguran keras terhadap kemunafikan. Tuhan menolak iman yang hanya berupa ucapan di bibir ("lamis ing ilat").

Integritas Rohani: Iman yang benar harus sinkron antara apa yang ada di dalam roh/batin dengan apa yang diwujudkan dalam tindakan sehari-hari ("tumus ing tumindak lakunira").

5. Keberanian dalam Penyerahan Diri ("Sujud sumuyud a, aja wedi...")

Makna: Sikap fisik (sujud) mencerminkan kerendahan hati yang radikal di hadapan Tuhan.

Ketenangan Jiwa: Ketika manusia mendekat dan berserah kepada Tuhan ("mareg a"), ketakutan dan kegentaran hati ("gether atinira") akan lenyap karena digantikan oleh perlindungan dan berkat-Nya ("Gusti mberkahi sira").

Secara keseluruhan, pesan ini mengajak pembacanya untuk menyelaraskan pikiran, perkataan, dan perbuatan di bawah otoritas Tuhan, dengan jaminan ketenteraman hidup dan upah keselamatan.

Jika Anda ingin mendalami lebih lanjut, apakah ada kalimat spesifik yang terasa paling kuat atau menyentuh bagi Anda? Atau Anda ingin tahu bagaimana pesan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?




Penerapan pesan spiritual ini dalam kehidupan sehari-hari berfokus pada integritas antara iman dan perbuatan. Dalam tradisi spiritual Jawa, hal ini erat kaitannya dengan konsep manunggaling rasa lan laku (menyatunya hati dan tindakan).

Berikut adalah langkah praktis untuk menerapkannya:

1. Praktik Otorefleksi dan Tobat Harian (Sinau lan Aja Gawe Dosa)

Evaluasi Diri: Sediakan waktu 5-10 menit di malam hari untuk merenungkan tindakan Anda seharian (sinau a maneh).

Komitmen Berubah: Akui kesalahan dengan jujur dan buat niat kuat untuk tidak mengulangi kebiasaan buruk atau dosa yang sama di hari berikutnya.

2. Membangun Keheningan Batin (Tumus ing Bathin)

Doa Mendalam: Jangan berdoa hanya sebagai rutinitas kata-kata. Resapi setiap kalimat doa agar masuk ke dalam kesadaran batin yang dalam.

Menjaga Pikiran: Jaga batin dari penyakit hati seperti iri, dendam, atau sombong, karena batin yang bersih adalah tempat bersemayamnya firman Tuhan.

3. Sinkronisasi Ucapan dan Tindakan (Ora Mung Lamis ing Ilat)

Integritas Karakter: Jika Anda mengatakan peduli pada sesama, wujudkan dalam bantuan nyata. Jangan biarkan kebaikan hanya berhenti sebagai teori atau status di media sosial.

Jujur pada Diri Sendiri: Jalani hidup tanpa topeng kemunafikan. Apa yang Anda yakini sebagai kebenaran di dalam ibadah harus tercermin saat Anda bekerja dan berinteraksi dengan orang lain.

4. Melawan Rasa Takut dengan Berserah (Aja Wedi lan Gether Atinira)

Manajemen Stres: Saat menghadapi masalah ekonomi, keluarga, atau masa depan, bawalah kecemasan itu dalam sujud dan doa (mareg a / mendekatlah).

Fokus pada Bagian Anda: Kerjakan apa yang menjadi porsi Anda dengan sebaik mungkin, lalu percayakan hasilnya (upah/pituwas) kepada otoritas Tuhan.

5. Menjaga Kebesaran Hati (Segering Urip)

Membawa Kedamaian: Orang yang hidupnya "segar" adalah orang yang kehadirannya membawa keteduhan bagi lingkungan sekitar, bukan pembuat konflik.

Sikap Bersyukur: Sadarilah bahwa setiap berkat materi maupun nafas hidup adalah "papan" dan "pakaryan" (pekerjaan) Tuhan yang patut disyukuri setiap hari.

Apakah ada area spesifik dalam hidup Anda saat ini (misalnya dalam pekerjaan, keluarga, atau pergumulan pribadi) yang ingin Anda selaraskan dengan pesan ini? Saya bisa membantu menjabarkan langkahnya secara lebih detail.



1 situs

Terima kasih atas kejujuran dan keberanian Anda untuk membagikan pergumulan ini. Mengakui titik lemah adalah langkah awal dari proses pemulihan yang sesungguhnya.

Pesan spiritual Jawa di atas memiliki obat yang sangat relevan untuk ketiga lingkaran pergumulan Anda (pornografi, sakit fisik/psikis, dan kerenggangan rohani). Berikut adalah penjabaran langkah praktisnya:

1. Menghadapi Pornografi ("Ora mung lamis ing ilat... tumus ing tumindak lakunira")

Pesan ini menegur kita untuk tidak munafik dan menuntut iman yang mewujud dalam tindakan nyata (action).

Langkah Nyata (Tumindak): Jangan hanya menyesal di bibir (lamis ing ilat). Ambil tindakan tegas untuk memutus akses. Gunakan aplikasi pemblokir pornografi (content filter), letakkan gawai di luar kamar saat tidur, dan hindari situasi menyendiri yang memicu kambuh.

Belajar dari Pola (Sinau a maneh): Pelajari kapan biasanya Anda jatuh (apakah saat bosan, stres, atau lelah?). Ganti kekosongan itu dengan aktivitas pengganti yang sehat.

Batin yang Meresap (Tumus ing bathin): Setiap kali dorongan itu muncul, bayangkan kalimat "Aja gawe dosa maneh" (Jangan berbuat dosa lagi) sebagai rem darurat di dalam pikiran Anda.

2. Menghadapi Rasa Sakit ("Sujud sumuyud a, aja wedi lan gether atinira")

Sakit fisik atau psikis sering kali membawa rasa takut, cemas, dan putus asa (gether atinira).

Mendekat dalam Kelemahan (Mareg a): Tuhan tidak meminta Anda datang dalam kondisi suci atau sehat sempurna. Datanglah apa adanya dalam sujud Anda. Ubah rasa sakit menjadi momen untuk berserah total, bukan mengutuki keadaan.

Mencari Kesegaran (Segering uripira): Rasa sakit sering membuat jiwa layu. Cari "kesegaran" melalui doa-doa pendek yang menenangkan, mendengarkan lagu pujian, dan tetap disiplin mengikuti anjuran medis/pengobatan sebagai bentuk ketaatan (manut) pada proses pemulihan yang Tuhan sediakan melalui sesama.

3. Mengatasi Ketidakaktifan di Gereja ("Sira kudu pracaya yen iki saka Ingsun")

Kondisi sakit dan rasa bersalah akibat pornografi sering kali membuat seseorang menarik diri dari komunitas iman karena merasa tidak layak.

Membangun Kembali Iman Pribadi (Sira kudu pracaya): Ingat bahwa hubungan Anda dengan Tuhan (Ingsun) adalah yang utama. Pulihkan dulu mezbah doa pribadi Anda di rumah/kamar, tanpa perlu merasa dihakimi oleh pandangan orang lain.

Mulai dari Langkah Kecil (Manut a ing dhawuh): Jika kondisi fisik (sakit) belum memungkinkan untuk beraktivitas fisik di gereja, mulailah dengan beribadah secara online, membaca Alkitab harian, atau mendengarkan renungan. 

Komunitas Pendukung (Papan panggonan kang wus Sun cawisi): Tuhan menyediakan "tempat" bagi kita untuk bertumbuh. Jika sudah siap, carilah satu atau dua orang rekan seiman (bisa sahabat atau pendeta) yang sangat Anda percayai untuk membagikan pergumulan ini. Anda butuh lingkaran yang mendukung, bukan menghakimi, untuk membantu Anda bangkit kembali.

Ingatlah akhir dari pesan tersebut: "Haleluya, Gusti mberkahi sira" (Tuhan memberkatimu). Janji berkat dan pemulihan itu tetap ada untuk Anda yang mau berbalik dan mendekat.

Apakah Anda membutuhkan bantuan untuk menyusun rencana harian/rutinitas sederhana guna mengalihkan pikiran dari pornografi dan membangun kembali saat teduh Anda?



2 situs

Berikut adalah draf rencana rutinitas harian sederhana yang dirancang khusus untuk membantu Anda pulih dari pornografi, mengelola energi saat sakit, dan membangun kembali hubungan dengan Tuhan secara bertahap tanpa merasa terbebani.

Kunci utama rutinitas ini adalah "sedikit demi sedikit tetapi konsisten" (manut lan tumus ing tumindak).

🌅 Pagi Hari: Memperkuat Benteng Pikiran

06.00 – 06.15: Doa Mula-mula (Mareg a / Mendekatlah)

Saat baru bangun, jangan langsung menyentuh media sosial atau gawai.

Duduk di tepi ranjang, ambil napas dalam-dalam, dan ucapkan doa pendek: "Gusti, matur nuwun kagem dinten punika. Tuntun raga lan batin kawula supados mboten dhawah wonten ing dosa." (Tuhan, terima kasih untuk hari ini. Tuntun raga dan batin hamba agar tidak jatuh dalam dosa). 

06.15 – 07.00: Perawatan Fisik Ringan

Minum air putih hangat untuk membantu memulihkan energi tubuh yang sedang sakit.

Jika kondisi fisik memungkinkan, buka jendela untuk mendapat sinar matahari pagi, atau lakukan peregangan ringan. 

☀️ Siang Hari: Menjaga Fokus & Mengelola Rasa Sakit

12.00 – 12.30: Istirahat & Saat Teduh Singkat (Segering Urip)

Di sela aktivitas atau saat tubuh terasa lelah akibat sakit, gunakan waktu ini untuk beristirahat penuh.

Baca 1 ayat Alkitab saja hari itu atau dengarkan 1 lagu pujian instrumental. Ini adalah cara praktis tetap "bersekutu" meski belum aktif di gedung gereja.

13.00 – 16.00: Waspada Waktu Senggang (Sinau a Maneh)

Rasa bosan dan kesepian adalah pemicu utama (trigger) pornografi.

Jika dorongan itu muncul, segera lakukan Aturan 5 Menit: Taruh gawai di meja, berdiri, dan pindah ke ruangan lain yang ada orang atau area terbuka.

🌌 Malam Hari: Penyerahan Total & Perlindungan (Sujud Sumuyud)

19.00 – 19.30: Membangun Koneksi Rohani Tanpa Tekanan

Mengingat Anda belum aktif di gereja, bawalah suasana gereja ke kamar Anda.

Dengarkan khotbah singkat di YouTube (10-15 menit) atau baca renungan harian digital (seperti Our Daily Bread / Renungan Harian).

21.30 – 22.00: Sterilisasi Gawai & Evaluasi Diri

Aturan Ketat: Isi daya (charge) baterai gawai Anda di luar jangkauan tempat tidur (misalnya di meja seberang atau luar kamar). Ponsel di atas kasur adalah jebakan terbesar pornografi di malam hari.

Lakukan refleksi malam sebelum tidur (sujud sumuyud): Berterima kasih karena berhasil melewati hari ini, mohon kesembuhan atas penyakit Anda, dan tidurlah dengan hati yang tenang (aja wedi lan gether).

💡 Tips Tambahan untuk Memulai:

Jangan targetkan langsung sempurna 100%. Jika besok Anda berhasil menjauhkan ponsel dari tempat tidur dan berdoa 2 menit saja di pagi hari, itu sudah sebuah kemenangan besar yang menyenangkan hati Tuhan.

Untuk mendukung rutinitas ini, apakah Anda membutuhkan rekomendasi aplikasi pemblokir konten atau saluran renungan rohani singkat yang bisa diakses dengan mudah dari rumah?



13 situs

Berikut adalah rekomendasi beberapa aplikasi pemblokiran konten (untuk memutus akses pornografi) dan saluran renungan rohani harian yang ramah bagi pemula, ringan, serta dapat Anda akses dari rumah/kamar:

🚫 Aplikasi Pemblokir Konten & Akuntabilitas (Porn Blocker)

Aplikasi-aplikasi ini berfungsi sebagai "rem fisik" untuk membatasi ruang gerak batin kita saat sedang lemah (tum laku).

BlockerX (Android & iOS)

Fitur Utama: Memblokir situs web dan aplikasi dewasa secara otomatis hanya dengan satu tombol.

Kelebihan: Memiliki fitur Notifikasi Copot Pemasangan (Uninstall Notification). Jika Anda mencoba menghapus aplikasi ini dalam kondisi lemah, aplikasi akan mengirimkan notifikasi ke "rekan akuntabilitas" (bisa sahabat, keluarga, atau pendeta) yang Anda pilih. Ini sangat membantu mencegah Anda kambuh diam-diam. 


Google Play

 +1

Covenant Eyes atau LeadMeNot (Android & iOS)

Fitur Utama: Aplikasi pemblokir dan pemantau digital berbasis nilai Kristiani.

Kelebihan: LeadMeNot tidak hanya memblokir, tetapi juga menyediakan ruang refleksi (self-reflection dan journaling) tepat di saat Anda merasa goyah. 


FaithGPT

 +1

Fitur Bawaan Ponsel (Gratis & Paling Aman)

Untuk iPhone (iOS): Buka Pengaturan (Settings) ➡️ Durasi Layar (Screen Time) ➡️ Pembatasan Konten & Privasi ➡️ Konten Web ➡️ Pilih Batasi Situs Web Dewasa. Minta orang terpercaya untuk memasukkan kode PIN-nya agar Anda tidak bisa mengubahnya sendiri.

Untuk Android: Aktifkan fitur SafeSearch di Google Chrome Anda dan kunci menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti AppLock. 

📖 Aplikasi Saluran Renungan Rohani (Saat Teduh)

Aplikasi ini dapat membantu Anda mendengarkan firman dan membangun persekutuan batin (segering urip) tanpa harus langsung memaksakan diri aktif ke gedung gereja secara fisik. 


SABDA App

Aplikasi Alkitab - YouVersion (Android, iOS & Website)

Fitur Utama: Aplikasi Alkitab gratis paling populer di dunia.

Kelebihan: Memiliki ribuan Rencana Bacaan (Devotional Plans) bertema khusus yang bisa Anda ikuti selama 3, 7, atau 21 hari. Anda bisa mencari kategori renungan dengan mengetik kata kunci seperti "Pemulihan", "Mengatasi Kecanduan", "Sakit Penyakit", atau "Depresi". Ada juga versi Alkitab suara (Audio) jika Anda sedang lelah membaca teks akibat sakit. 


Google Play

 +3

e-RH PSM / Santapan Harian - SABDA (Android)

Fitur Utama: Aplikasi renungan Kristen yang sangat populer di Indonesia.

Kelebihan: Menyediakan tiga bacaan renungan setiap hari—Pagi, Siang, dan Malam—yang formatnya sangat cocok dengan jadwal rutinitas harian yang kita bahas sebelumnya. Bahasa yang digunakan mendalam dan berakar kuat pada ayat Alkitab. 


SABDA Android

 +3

Our Daily Bread / Renungan Harian (Android & iOS)

Fitur Utama: Aplikasi digital resmi dari renungan legendaris Our Daily Bread.

Kelebihan: Artikel renungannya pendek (bisa dibaca kurang dari 5 menit), menggunakan bahasa sehari-hari yang hangat, disertai ilustrasi kisah nyata yang menguatkan emosi serta fisik yang sedang sakit. 

💡 Saran Langkah Pertama:

Hari ini, Anda cukup mengunduh satu aplikasi pemblokir (misalnya BlockerX di Google Play) dan satu aplikasi renungan (seperti YouVersion atau Our Daily Bread). Jangan membebani diri Anda dengan mengunduh semuanya sekaligus. 

Jika Anda membutuhkan bantuan, saya bisa merekomendasikan beberapa ayat Alkitab spesifik atau tema lagu pujian yang teduh untuk menemani waktu istirahat Anda selama pemulihan dari sakit. Apakah Anda menginginkannya?



3 situs

Berikut adalah rekomendasi ayat Alkitab dan tema lagu pujian yang dipilih khusus untuk menyentuh pergumulan Anda. Ayat-ayat ini berfokus pada kekuatan di tengah kelemahan tubuh (sakit), pengampunan atas masa lalu (pornografi), dan pemulihan jiwa.

📖 Ayat Alkitab Spesifik untuk Direnungkan

Saat Anda merasa lelah, sakit, atau dituduh oleh rasa bersalah, bacalah ayat-ayat ini perlahan-lahan.

Untuk Pemulihan dari Rasa Bersalah & Pornografi:

1 Yohanes 1:9 — "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."

(Makna: Tuhan tidak membuang Anda saat Anda jatuh, Ia justru siap menyucikan batin Anda kembali).

Mazmur 119:9 — "Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu."

(Makna: Firman Tuhan di aplikasi renungan Anda adalah alat utama untuk membersihkan pikiran). 

Untuk Kekuatan di Tengah Sakit & Kelemahan Fisik:

Yesaya 41:10 — "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."

(Sangat selaras dengan pesan Jawa: "Aja wedi lan gether atinira").

2 Korintus 12:9 — "Tetapi firman Tuhan kepadaku: 'Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.'"

(Makna: Saat tubuh Anda sakit dan lemah, di situlah kuasa Tuhan bekerja paling kuat).

🎵 Tema & Judul Lagu Pujian yang Teduh

Untuk mendengarkan lagu, Anda bisa mencarinya di YouTube atau Spotify. Pilih versi Acoustic atau Piano Instrumental agar suasana kamar menjadi tenang dan mendukung pemulihan fisik Anda. 

Tema 1: Penyerahan Diri & Ketenangan Jiwa (Mengatasi Cemas & Sakit)

Tenang — GMS Live (Liriknya sangat menguatkan: "Lingkupiku dengan sayap-Mu, naungiku dalam kuasa-Mu...")

Waktu Tuhan — NDC Worship (Mengingatkan kita untuk bersabar dalam proses kesembuhan dan pemulihan).

S'perti Rusa Yang Haus (Lagu klasik yang sangat teduh untuk mengembalikan kehausan rohani Anda kepada Tuhan).

Tema 2: Pengampunan & Penerimaan Tuhan (Mengatasi Rasa Bersalah)

Sejauh Timur Dari Barat — Nikita (Mengingatkan bahwa ketika Tuhan mengampuni, Ia tidak lagi mengingat-ingat dosa kita).

Bapa Yang Kekal — True Worshippers (Lagu yang lambat dan damai, berfokus pada kasih kasih sayang Tuhan sebagai Bapa).

Sentuh Hatiku — Maria Shandi (Sangat cocok diputar saat Anda berdoa malam sebelum tidur).

💡 Cara Praktis Menikmatinya:

Saat sore atau malam hari ketika tubuh terasa lelah atau pikiran mulai jenuh, pasang earphone, putar salah satu lagu di atas, lalu buka salah satu ayat Alkitab di atas. Pejamkan mata dan izinkan musik serta firman itu menenangkan tubuh dan jiwa Anda.

Jika Anda bersedia, di hari pertama penerapan rutinitas ini, ayat mana dari daftar di atas yang paling ingin Anda baca pertama kali? Saya bisa membantu menjabarkan makna mendalamnya agar lebih mudah Anda renungkan.



Teks percakapan yang Anda bagikan menunjukkan sebuah momen spiritual yang sangat indah dan sakral. Sahabat atau kerabat Anda (Pak Turiman Tr) menegaskan hal yang sama dengan apa yang kita bahas: bahwa rangkaian kalimat bahasa Jawa tersebut bukanlah karangan manusia atau kutipan khotbah biasa, melainkan suara Roh Kudus yang berbicara langsung ke dalam batin Anda.

Kutipan Yohanes 14:26 yang ia bagikan sangat tepat. Roh Kudus bekerja dengan cara mengajar dan mengingatkan kita, terutama di saat-saat kita sedang bergumul dengan sakit dan kelemahan diri.

Mengenai penawaran dari Pak Turiman untuk merapikan teks tersebut menjadi gambar yang bisa ditempel di kamar, berikut adalah pandangan dan saran untuk Anda:

1. Menjadikannya Media Pemulihan (Visual Anchor)

Menempelkan pesan ini di dinding kamar adalah langkah yang sangat strategis untuk mendukung rutinitas harian yang baru saja kita susun.

Saat bangun pagi: Ketika mata Anda pertama kali terbuka, teks ini akan langsung mengingatkan Anda untuk mengambil waktu teduh (Mareg a).

Saat ada godaan pornografi: Gambar ini akan menjadi "alarm visual" di kamar Anda yang mengingatkan batin Anda untuk menyinkronkan tindakan (Tumus ing tumindak).

Saat tubuh terasa sakit: Teks ini menjadi penghibur bahwa Anda tidak perlu cemas atau gentar (Aja wedi lan gether).

2. Pilihan Judul: Polos Lebih Sakral

Terkait pertanyaan Pak Turiman apakah perlu diberi judul atau dibiarkan polos, disarankan untuk membiarkannya polos tanpa judul di bagian atas.

Membiarkannya polos akan membuat teks tersebut terasa lebih personal, bersih, dan berwibawa—seperti lembaran wahyu yang langsung ditujukan untuk Anda.

Anda sudah tahu di dalam hati bahwa itu adalah pesan Roh Kudus, sehingga tidak perlu label tertulis yang bisa mengurangi kesan intim dan sakral dari "bahasa hati" tersebut.

Langkah Selanjutnya bersama Pak Turiman:

Anda bisa membalas pesannya dan menyetujui agar teks tersebut dibuatkan gambar yang polos agar lebih sakral. Katakan padanya bahwa Anda akan mencetaknya dan menempelkannya di kamar sebagai kompas harian untuk membantu pemulihan Anda.

Apakah Anda ingin saya membantu menyusun kalimat balasan yang baik, santun, dan penuh syukur untuk dikirimkan kepada Pak Turiman?



Berikut adalah draf kalimat balasan yang santun, tulus, dan penuh rasa syukur yang bisa Anda kirimkan kepada Pak Turiman:

"Amin, Pak Turiman. Matur nuwun sanget Gusti Yesus sampun ngagem Pak Turiman kagem ngiyataken batin kawula. Leres sanget, punika saestu boso jroning ati perkawis ketaatan, mboten kagem dipun pameraken.

Kagem gambarnipun, kawula milih ingkang polos kemawon tanpa judul, supados rumaos langkung sakral, intim, lan langsung ngaruh dhateng batin saben kawula pirsani.

Mangke menawi sampun dados, badhe kawula paku/tempel wonten kamar kagem pangemut-emut (kompas) saben enjang supados saged mungkasi pergumulan kawula. Matur nuwun sanget kagem bantuanipun, Gusti mberkahi Pak Turiman sekeluarga. ❤️🙏"

Artinya dalam Bahasa Indonesia (jika Anda ingin menyesuaikan bahasanya):

"Amin, Pak Turiman. Terima kasih banyak Tuhan Yesus sudah memakai Pak Turiman untuk menguatkan batin saya. Benar sekali, ini sungguh bahasa dalam hati tentang ketaatan, bukan untuk dipamerkan. Untuk gambarnya, saya memilih yang polos saja tanpa judul, supaya terasa lebih sakral, intim, dan langsung menyentuh batin setiap kali saya lihat. Nanti kalau sudah jadi, akan saya tempel di kamar untuk pengingat (kompas) setiap pagi supaya bisa menyelesaikan pergumulan saya. Terima kasih banyak atas bantuannya, Tuhan memberkati Pak Turiman sekeluarga."

Jika gambar tersebut sudah jadi dan Anda tempel di kamar, Anda bisa langsung memulai rutinitas pagi kita kemarin dengan memandangi teks tersebut.

Apakah Anda ingin kita melatih doa pembuka yang sederhana untuk mengawali hari pertama Anda bersama rutinitas baru ini besok pagi?



Berikut adalah draf doa pembuka yang sederhana, jujur, dan mendalam untuk Anda ucapkan di hari pertama besok pagi. Doa ini dirancang agar Anda dapat datang apa adanya di hadapan Tuhan, membawa seluruh kelemahan tubuh (sakit) dan pergumulan batin (pornografi).

Anda bisa mengucapkannya di tepi tempat tidur sebelum menyentuh gawai:

🙏 Doa Pembuka Hari Pertama

"Tuhan Yesus, selamat pagi. Terima kasih untuk napas kehidupan yang masih Engkau berikan hari ini.

Saat ini, hamba datang ke hadirat-Mu dengan segala apa adanya hamba. Engkau tahu tubuh hamba yang sedang sakit, dan Engkau tahu batin hamba yang sedang berjuang melawan godaan pornografi. Hamba sadar hamba lemah, tetapi hamba mau belajar patuh (manut) dan percaya (pracaya) pada firman-Mu.

Roh Kudus, penuhilah kamar dan batin hamba hari ini. Jadilah benteng bagi pikiran hamba saat godaan itu datang. Berikan kesegaran (segering urip) bagi tubuh hamba yang sedang sakit ini. Hamba mau melangkah hari ini bukan dengan kekuatan hamba sendiri, melainkan bersama Engkau.

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, hamba siap menjalani hari ini. Amin."

💡 Tips Tambahan untuk Besok Pagi:

Jangan Terburu-buru: Setelah mengucapkan kata "Amin", diamlah sejenak selama 1 menit dalam keheningan. Tarik napas dalam-dalam, rasakan kehadiran Tuhan yang menenangkan hati Anda (aja wedi lan gether).

Langkah Kecil: Setelah doa ini selesai, langsung jalankan komitmen pertama Anda: letakkan gawai Anda dan minumlah segelas air hangat.

Esok hari adalah lembaran baru yang suci untuk Anda. Jika Anda bersedia, beri tahu saya bagaimana perasaan Anda setelah mengucapkan doa ini besok pagi, atau jika ada bagian doa yang ingin Anda ubah agar lebih pas dengan suasana hati Anda saat ini.



Berikut adalah draf doa pembuka dalam bahasa Jawa (kombinasi bahasa Krama Alus yang santun untuk berbicara kepada Tuhan dan menyerap bahasa batin dari pesan Ingsun sebelumnya).

Ucapkanlah doa ini perlahan-lahan di tepi tempat tidur Anda besok pagi:

🙏 Doa Pembuka Enjang (Bahasa Jawa)

"Gusti Yesus, sugeng enjang. Matur nuwun sanget kagem napas kauripan ingkang taksih Gusti paringaken dumateng kawula ing dinten punika.

Samenika, kawula sowan wonten ngarsa Jengandika kanthi kawontenan kawula ingkang semanten wontenipun. Gusti pirsa raga kawula ingkang nembe sakit, lan Gusti ugi pirsa batin kawula ingkang nembe berjuang nglawan godhaning dosa (pornografi). Kawula rumaos ringkih, nanging kawula badhe sinau manut lan pracaya dumateng dhawuh pangandika-Mu.

Dhuh Roh Kudus, penuhibo kamar lan batin kawula dinten punika. Mugi dadosa bunderan benteng kagem pikiran kawula sae menawi godhanipun dhateng. Paringana segering urip kagem raga kawula ingkang nembe ringkih punika. Kawula badhe mlampah dinten punika mboten mawi kekiyatan kawula piyambak, nanging sesarengan kaliyan Gusti.

Wonten ing asma Tuhan Yesus Kristus, kawula pasrah lan sumuyud. Amin."

💡 Tips Kecil kagem Besok Pagi:

Setelah mengucapkan kata "Amin", pirsani (pandangi) tulisan Jawa polos yang nanti diberikan oleh Pak Turiman jika sudah Anda tempel di dinding. Rasakan ketenangan yang meresap ke dalam batin Anda sebelum memulai aktivitas.

Besok pagi adalah langkah pertama Anda menuju pemulihan. Jika Anda mengizinkan, bolehkah kita bertemu kembali besok malam untuk mengevaluasi bagaimana hari pertama Anda berjalan?



Tentu, ini adalah perubahan versi doa perenungan pribadi tersebut ke dalam bahasa Jawa yang santun, indah, dan berakar pada kata-kata kunci pesan spiritual Anda (Krama Alus-Ngoko Madyo):

Pandonga Manut lan Pracaya

Gusti Yesus,

Wulanten kawula supados saged sinau malih saking Gusti.

Wulanten kawula supados saged nresnani Gusti kanthi saestu.

Dadosna manah kawula tulus wonten ing ngarsa-Mu.

Paringana pangaksama menawi salami punika kawula taksih dhawah wonten ing dosa.

Wiwit dinten punika, kawula badhe nilaraken dosa punika.

Kawula pracaya Gusti...

Pracaya bilih dhawuh pangandika lan panyaruwe punika pinangkanipun saking Gusti.

Paringana kawula manah ingkang manut lan kapitayan ingkang kiyat.

Amargi kawula pirsa, menawi kawula manut lan pracaya dumateng Gusti,

wonten pituwas (upah) ageng ingkang sampun Gusti cawisaken.

Lan pituwas punika mboten badhe mitunani utawi damel kuciwa.

Gusti, mugi kersa damel segering urip kawula malih.

Katingalna dumateng kawula papan panggonan ingkang sampun Gusti cawisaken.

Ampun nembahaken kapitayan kawula namung lamis ing ilat kemawon.

Tandur mancepna dhawuh pangandika-Mu wonten ing rohing kawula,

lan ketingalna wonten ing saben pikiran, ucapan, tuwin tumindak laku kawula.

Kawula badhe sujud sumuyud nembah Gusti.

Kawula buwang sedaya raos wedi lan gether saking manah kawula.

Kawula badhe manut, kawula badhe patuh dumateng saben dhawuh pangandika-Mu.

Haleluya.

Matur nuwun Gusti.

Berkahi kawula lan brayat (keluarga) kawula.

Wonten ing asma Yesus kawula ndedonga, Amin.

Doa versi ini sangat mendalam karena menggunakan kosakata asli dari pesan yang Anda terima (pituwas, lamis ing ilat, gether, segering urip, sumuyud), sehingga getaran spiritualnya akan terasa lebih kuat saat Anda ucapkan.

Untuk mendukung perenungan harian Anda, apakah draf doa bahasa Jawa ini mau kita rapihkan lagi formatnya, atau ada kosakata tertentu yang ingin Anda sesuaikan agar terasa lebih sreg di hati?



[20/7, 17.08] 

Ya, tolong dirapikan lagi ...


Berikut adalah versi doa yang sudah dirapikan agar lebih tertata, estetik, dan nyaman dibaca saat Anda merenung atau berdoa di kamar. Format ini juga sangat bagus jika nanti Anda ingin menyimpannya di ponsel atau mencetaknya sebagai pelengkap gambar dari Pak Turiman.PANDONGA MANUT LAN PRACAYA(Doa Ketaatan dan Kepercayaan)Gusti Yesus ingkang Welas Asih,Wulanten kawula supados saged sinau malih saking Gusti.Wulanten kawula supados saged nresnani Gusti kanthi saestu.Dadosna manah kawula tulus wonten ing ngarsa-Mu.Paringana pangaksama menawi salami punika kawula taksih dhawah wonten ing dosa.Wiwit dinten punika, kanthi pitulungan-Mu, kawula badhe nilaraken dosa punika.Kawula pracaya, Gusti...Pracaya bilih dhawuh pangandika lan panyaruwe punika pinangkanipun saking Gusti.Paringana kawula manah ingkang manut lan kapitayan ingkang kiyat.Amargi kawula pirsa, menawi kawula manut lan pracaya dumateng Gusti,wonten pituwas ageng ingkang sampun Gusti cawisaken.Lan pituwas punika mboten badhe mitunani utawi damel kuciwa.Dhuh Gusti, mugi kersa damel segering urip kawula malih.Katingalna dumateng kawula papan panggonan ingkang sampun Gusti cawisaken.Ampun nembahaken kapitayan kawula namung lamis ing ilat kemawon.Tandur mancepna dhawuh pangandika-Mu wonten ing rohing kawula,lan ketingalna wonten ing saben pikiran, ucapan, tuwin tumindak laku kawula.Samenika, kawula badhe sujud sumuyud nembah Gusti.Kawula buwang sedaya raos wedi lan gether saking manah kawula.Kawula badhe manut, kawula badhe patuh dumateng saben dhawuh pangandika-Mu.Haleluya.Matur nuwun Gusti.Berkahi kawula lan brayat kawula.Wonten ing asma Tuhan Yesus Kristus kawula ndedonga.Amin.Langkah Kecil untuk Besok:Doa ini sudah siap menemani hari pertama pemulihan Anda. Saat Anda mengucapkannya besok pagi, bacalah perlahan bait demi bait sambil meresapi artinya di dalam hati.Untuk melengkapi persiapan Anda malam ini, apakah Anda ingin saya membuatkan teks ringkas pengingat komitmen harian (seperti pengingat untuk menaruh gawai jauh dari kasur sebelum tidur) yang bisa Anda screenshoot di ponsel?

Jumat, 27 Februari 2026

Kesaksian Iman & Prostat

 [18/11 08.27] Supriyadi Imanuel: *Kesaksian Bapak Gatot GKJW Pepanthan Manyarsari.*


Pada hari Minggu tanggal 17 Nopember 2024 ada Pertemuan Majelis Sarimbit di Gedung Pertemuan GKJW Dawarblandong.

Karena isteri Pak Gatot adalah seorang Majelis maka Pak Gatot mendampinginya.

Seusai Pertemuan ada acara makan prasmanan bersama sama. 

Dari kejauhan Pak Gatot tangannya awe-awe saya. Pak Pri..... Pak Pri dia memanggil saya dari tempat duduknya.

Saya menghampiri beliau ditempat duduknya. Ada apa Pak Gatot tanya saya.

Beliau bercerita serious ketika beliau ikut Ibadah PD IMANUEL dirumah Pak Partono hari Sabtu 16 Nopember 2024, setelah beliau didoakan oleh Bapak Rai dan saya tumpangi tangan dengan Pak Janji serta saya beri air mineral yang telah didoakan oleh Pastor Andi Simon lewat live You Tube kepada Tuhan Yesus ada suatu Mujizat Tuhan Yesus kepada Pak Gatot.

Dia merasakan ada getaran dalam tubuhnya dan sampai rumah kondisi kesehatannya enak dan prostatnya tidak sakit lagi jika kencing. Kencingnya lancar  dan tidurnya nyenyak dan tenang tidak seperti biasanya sulit tidur.

Beliau berkata Pak Pri rencana saya mau periksa yang akan diantar Pak Pri kerumah sakit Wates Husada saya batalkan. Saya mantap doa bersama rekan rekan PD IMANUEL, saya merasa dijamahTuhan Yesus pasti menolong saya kata Pak Gatot.

Saya teringat tugas dari Tuhan mendoakan Bapak Pendeta Jonet Soedarmoko bersama Ibu Desi yang mana kandungan Ibu Desi, yaitu bayi dalam kandungan hasil pemeriksaan medis diserang virus Robela jika lahir meninggal dunia atau cacat seumur hidup 

Saya dan Pak Janji ke Kapanditan rasanya maju mundur takut kalau ditolak. Akhirnya saya dan Pak Janji nekat datang seminggu 2 kali hingga anaknya lahir.

Setiap saya berdoa Bapak Jonet sekalian air matanya tidak terbendung.

Hasil Lab virus Robela dari hari kehari menurun dan akhirnya nol dinyatakan bebas dari virus Robela.

Hal ini terbukti ketika ibu Pendeta melahirkan bayinya tidak cacat normal 100% hingga sekarang sehat walafiat.

Terpujilah Tuhan Yesus. Hanya Engkaulah yang patut dipuji. Amin.

[18/11 09.27] E M: Halleluyah kiranya Tuhan'Yesus dimuliakan melalui PD Imanuel Ndawar yasanNya. Amin🙏👍

Yehezkiel 18:21-23

 Ibadah PD Autopia

Sabtu, 31 Januari 2026


Yehezkiel 18:21-23 (TB) 

²¹ Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati.

²² Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya.

²³ Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup? 


Tentrem Rahayu saka Allah Sang Rama Gusti Yesus Kristus Sang Putra sarto patunggilane Sang Roh Suci padha tampanana 


Ayo arahkan hati pikiran dan rohmu,  pandanglah Sang Firman, tanpa Firman kamu tidak akan mengerti kehendak Bapamu. Buang segala hal yang menghalangi dirimu utk mengerti firman yang akan disampaikan malam ini..


Menurut kamu, apa makna firman itu..?

Kalau Allah melalui firman itu, walaupun org fasik berdosa Allah mau mengampuni. Apa artinya? Allah itu Maha Kasih.

Kamu kan tahu upah dosa itu kebinasaan. Tp Allah tidak menghendaki manusia binasa. Karena itu Allahmu memberikan kasih-Nya kepada manusia. Allah tidak menghukum, tp Dia memberi kesempatan kepada manusia utk berbalik, spy manusia sadar utk meninggalkan kefasikannya dan mengikuti petunjuk Allahnya. Ini kasih Allah..! 

Apakah Allah suka kalau manusia berdosa? Tidak..! Justru Allah ingin manusia melakukan kehendak-Nya, sehingga manusia diberi kesempatan utk berbalik, krn manusia itu lemah..

Masalah nya, apakah kamu mau mengambil kesempatan itu atau tidak, itu pilihan masing²..


Perbuatan daging itu enak².. ketika kamu bertobat harus meninggalkan yang enak² itu.. kamu harus melawan hawa nafsu. Dan itu berat. Itu perjuangan yang tidak dpt kamu lakukan tanpa pertolongan Allah. Kamu akan mendapat pertolongan ketika kamu mau mengundang Dia dalam hidup mu.

Karena itu kamu harus mau sadar, betapa besar kasih dan kesempatan yang Allah berikan.

Kalau kamu tidak mau memanfaatkan kesempatan itu, ketika kamu masih hidup dalam dosa, lalu kamu mati dalam dosa itu spt Mat 6:14-15 itu, itu kan pilihanmu..

Ini harus kamu renungkan betul².. 


Betapa kecewanya kamu nanti, krn ketika kamu mati itu mati kekal, selamanya, tidak ada batasnya.

Ketika kamu memilih hidup kekal, juga tidak ada batasnya. Hidupmu di bumi dibatasi hanya bbrp tahun saja. Misalnya, ketika kamu mengalami kematian kekal sebanding dengan umurmu, di dunia kamu bebas berbuat apapun, ketika kamu mati, umpama kamu diberi waktu juga 70 tahun  apakah bisa enak? 

Siksaan, kertak gigi akan kamu alami. 

Sama, ketika kamu mendapatkan hidup kekal.. 


Roma 3:23 (TB)  

²³Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,


Itulah keadaan manusia sebenarnya.

Tp Allah masih mau memberi kesempatan utk bertobat..


Roma 3:24 (TB) 

²⁴ dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. 


Apakah pembenaran Kristus itu terus menerus? Dosa²mu yg lama sudah ditebus, setelah ditebus masak mau berbuat dosa terus..? Ingat Ibrani 10:26  itu..

Ibrani 10:26 (TB)  

²⁶ Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.


Kesempatan itu hanya ketika kamu masih hidup.. tapi ketika kamu mati? Tidak ada kesempatan lagi..

Ingat orang kaya dan Lazarus? Apa bisa dia bertobat? Ingat firman itu..! Tidak ada kesempatan lagi, itu tidak bisa ditawar.  Kesempatan itu hanya ada ketika kamu masih hidup..! Seluruh dunia ini mendoakan pun, kamu tidak akan bisa mendapatkan pengampunan.

Urusan dosa itu bukan urusan kelompok, keluarga, grup.. itu urusanmu pribadi dengan Allah..


Pertanggungan jawab dosa itu tidak bisa diwakilkan..! Sekalipun itu hubungan ayah-anak. Itu pun tidak bisa..!

Ketika kamu mati, yang hidup berdoa sampai ngiler pun,  tidak akan bisa merubah keputusan Allah.

Tidak ada firman yang menjelaskan doa orang hidup akan merubah keputusan Allah terhadap orang mati.


Mazmur 130:3-4 (TB)  

³ Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? 

⁴ Tetapi pada-Mu ada pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang. 


Ada yang dapat tahan kalau Tuhan mengingat² dosamu?

Makanya Allah memberi kesempatan, ketika kamu bertobat, Allah tidak akan mengingat² lagi dosamu.

Yang dapat memberi pengampunan hanya Allah sendiri..

Bukan doa²mu yang masih hidup mendoakan orang yang sudah mati.. jelas?


Karena itu Aku menghendaki kamu bertobat. Jangan sampai dosa dan kedurhakaanmu menjadi sandungan bagi dirimu. Kamu harus membuang semua yg jahat supaya kamu hidup.

Yehezkiel 18:30-31 (TB)  

³⁰ Oleh karena itu Aku akan menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bertobatlah dan berpalinglah dari segala durhakamu, supaya itu jangan bagimu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan kamu ke dalam kesalahan.

³¹ Buangkanlah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku dan perbaharuilah hatimu dan rohmu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?


Allah menghendaki pertobatan mu. Allah menghendaki roh dan hatimu diperbaharui oleh Roh Kudus. Itu akan bisa ketika kamu mau berjuang utk hidup baru, berjuang melawan dosa²mu. Kalau itu kamu lakukan  Roh Kudus akan membuat hati mu menjadi baru..

Kan setiap ibadah kamu mengatakan.. _"jadikan lah hatiku tahir ya Allah dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh.."_

Itu harus kamu wujudnyatakan dalam hidupmu..

Ayub 6:14 (TB)  

¹⁴ Siapa menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa. 


Artinya, sebenarnya kamu bisa melakukan kpd saudaramu, misalnya mengampuni,  kalau itu kamu tahan, artinya tidak kamu lakukan, itu sama dengan kamu tidak memiliki rasa takut kepada Allahmu..! Kamu termasuk orang yang berani melawan perintah Allah, itu sama dengan kamu menjadi pemberontak.

Memang, tidak langsung kamu dihukum oleh Allah, tp ingat Yoh 12:48 itu.. firman itu yang akan menjadi hakimnya.

Jadi, kamu harus mau bertobat.. spy hati dan rohmu Ku-perbaharui.. 

Maka kamu akan spt Wahyu 22:14 itu..

Wahyu 22:14 (TB)  

¹⁴ Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.


Kamu bertobat itu sama dengan kamu membasuh jubahmu..kamu dilayakkan utk bertemu Allahmu, bersama² masuk pelataran-Nya.. apa tidak luar biasa?


Tapi kalau tidak mau bertobat..?

Wahyu 22:15 (TB)  

¹⁵ Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.


Bagaimana? Tinggal pilih kan? Mau tinggal di pelataran Allah atau tinggal di luar.. spt perumpamaan orang kaya dan Lazarus itu.. jaraknya sangat jauh, ada jurang yang tak terseberangi. 

Itu pilihan..! Allah hanya memberi petunjuk, pilihan ada pada kamu masing²..  karena Allah itu sangat luar biasa kasih-Nya kepada kamu.. Allah tidak pernah mendendam pada manusia.

Kasih-Nya sejauh langit dari bumi. Tinggal kamu mau mengambil pilihan yang mana.. 

Banyak manusia salah dalam memilih. Lebih banyak manusia yg memilih hal² yang sementara daripada hal² yang kekal. Orang kaya itu ketika mati, apakah harta benda nya dapat menyelamatkan nya?


Lukas 15:7 (TB)  

⁷ Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."


Ketika kamu bertobat,  sukacita di sorga akan sangat besar. Allah mengharapkan pertobatan manusia spy manusia tidak binasa. Itu wujud kasih Allah yang besar ..

Mazmur 103:8 (TB)  

⁸ TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. 


Apa gak enak? Tahu begitu tp kamu meremehkan.. kan eman..! Apa kamu mau bertobat nanti² saja? Bertobat kalau sudah tua.. Wong kamu ga ngerti apa yang akan terjadi.. jangan anggap enteng Karya Allah ini. Pengampunan kesabaran-Nya jangan dipandang sebelah mata..


Mazmur 103:9 (TB)  

⁹ Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. 


Siapa yang spt bertahan? Kasih Allah itu luar biasa, kalau kamu remehkan ya salahmu sendiri..


Mazmur 103:10 (TB)  

¹⁰ Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, 


Beda dengan kamu kan? Apa kamu tidak sering mendukakan Allahmu? Itu saja Allah tidak mendendam.. lha siapa kamu? Anak² Allah?


Mazmur 103:11-12 (TB)  

¹¹ tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; 

¹² sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. 


Kan tidak terukur kasih Allah itu? Spt itu kasih Allah kepadamu. Tp kalau kamu tidak memperhatikan,  ya kamu sendiri akan kecewa..


Mazmur 103:13-14 (TB)  

¹³ Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. 

¹⁴ Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu. 


Itu kasih Allah..! Allah mengasihi kamu tidak terukur. Tp kasihmu kepada Allah bagaimana? Kasihmu kepada sesama saudaramu?

Ingat 1 Yoh 4:20 itu..

1 Yohanes 4:20 (TB)  

²⁰ Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. 


Firman ini pilihanmu masing².. kamu terima ya upahmu, kamu menolak ya upahmu sendiri..


Sudah paham? Kewajibanmu adalah melakukan firman Allah. Kewajiban Allah mengingatkan kamu dengan firman²-Nya.. 

Itulah pengajaran-Ku malam hari ini..


Padha mundura klayan ati kang bungah

Tentrem Rahayu saka Allah Sang Rama Gusti Yesus Sang Putra sarta patunggilane Sang Roh Suci padha lulusa marang sira kabeh..


Amin.


Hikmat penglihatan..

Ada tulisan :

Bertobat lah bertobatlah bertobatlah,

Aku memberikan kesempatan kepada mu..


Amin..




Roma 5:12, 17

 IBADAH PD AUTOPIA

Sabtu, 21 Feb 2026


Roma 5:12, 17 (TB)  

¹² Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

¹⁷ Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. 


Tentrem Rahayu saka Allah Sang Rama Gusti Yesus Sang Putra sarta patunggilane Sang Roh Suci padha tampanana kabeh 

O

Arahkan hati pikiran dan rohmu hanya kepada firman-Ku malam hari ini, akal pikiran mu yang membuat mu tidak tertuju pada firman-Ku harus kamu buang  apalagi rasa ngantuk..

Kalau kamu meyakini saat ini adalah saat indah di mana kamu bertemu dengan Allah, kamu akan merasakan urapan-Nya.. 


Ingat ya.. karena satu org berdosa, semua orang berdosa, termasuk kamu. Kamu akan diseret ke dalam maut. Semua org mengharap dibebaskan. Orang yang berharap pertolongan itu bagaimana sikapnya? Harus merendahkan  diri, mengarahkan perhatian kepada yang menolongnya.. kamu juga harus begitu..

Ketika kamu menyembah Allahmu dengan kesungguhan hati, kamu akan  mendapatkan urapan kasih Allah.

Janji keselamatan Allah sudah diberikan bagi kamu.

Roma 5:17 (TB)  

¹⁷ Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. 


Kalau kasih karunia itu sudah diberikan kepada kamu, sekarang bagaimana sikapmu supaya layak menerima itu? Kalau kamu datang seenaknya sendiri, bagaimana ?

Bagaimana sikapmu kepada pimpinanmu ketika kamu bekerja?

Bagaimana kamu bisa berkata mengasihi Allah dengan segenap hati,  segenap kekuatan, kalau sikapmu tidak punya kerinduan ..?


Tidak semua orang bisa menerima kelimpahan kasih karunia itu.. hanya orang² tertentu.  Seperti ketika kamu mau memberi hadiah. Pasti akan kamu pilih orang² itu.. demikian juga Allah..

Manusia tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Dengan segala daya upayanya apa bisa dia selamat.? Berapa banyak perbuatan baik yang kamu lakukan? Apa imbang dengan perbuatan dosa mu?


Mazmur 49:8-9 (TB) 

⁸ Tidak seorang pun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya, 

⁹ karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya — 


Tidak ada seorangpun..! Artinya apa? Mustahil orang bisa selamat dengan kekuatan nya sendiri. Tidak mungkin..! Karena harga pembebasan mu itu sangat mahal..!  Tidak bisa..!  Kalau begitu bagaimana? Apakah masih sak karepku dewe? Kalau sudah begitu lalu akan terus berbuat dosa spy berlimpah kasih karunia-Nya? (Rom 6:1)


Spy bisa menebus dosa, kan harus ada manusia yg suci, yang tidak berdosa. Apa ada? 

Semua orang sudah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah, tidak ada yang bisa menebus dirinya dari dosa.

Yang dapat melakukan penebusan dosa hanya Allah sendiri. Karena Allah itu kudus, Suci mulia, dan itu dilakukan melalui Putra-Nya yaitu Yesus Kristus.

Dan Yesus menebus dosa mu itu bukan dengan barang yang fana, perak atau emas, tapi dengan darah yang mahal, yang tak bernoda dan tak bercacat..


1 Petrus 1:18-19 (TB)  

¹⁸ Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,

¹⁹ melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.


Penebusan dosa itu harus dengan darah. 

Jaman Perjanjian Lama, ketika orang ingin diampuni dosanya kan dengan darah hewan yang sulung yang tidak cacat. Itu adalah suatu kiasan. Kalau skrg tetap begitu, kamu buat makan saja sulit, harus beli sapi, wedus untuk korban, bagaimana? 

Apalagi sekarang harga² mahal. Telor, ayam dll..  ingat ya, dunia ini akan kembali mengalami krisis. Kamu harus berjaga².. kalau kamu tidak bersiap² kamu akan mengalami kesulitan nantinya.

Jangan mengejar gengsi..


Kamu dulu uang 10rb bisa buat beli gula, beras, indomie, tempe, sekarang? Artinya apa? Nilai uangmu semakin kecil. Dulu 1 jt itu sudah banyak. Sekarang?

Semua itu sesuaikan dengan kemampuanmu, jangan memaksakan diri..

Kalau ingin kamu damai, hiduplah berdasarkan firman. Allah sudah memberi petunjuk dan peringatan.


Ingat,  manusia ditebus oleh Yesus bukan dengan barang duniawi. Barang duniawi tidak bisa menyelamatkan hidupmu.  

Firman Mat 6:33 itu kan masih berlaku? Yang dicari adalah bagaimana kamu bisa mengenal Allahmu. Jangan sampai kamu berkata mengenal Allah, tapi Allah gak kenal kamu.. ada yang begitu..? Banyak.. 


Keselamatan itu bukan usahamu tp pemberian Allah..

Efesus 2:8-9 (TB)  

⁸ Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 

⁹ itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. 


Jelas kan? Semua itu pemberian Allah..! Kira² yang diberi itu siapa? Orang² yang dipilih Allah untuk menjadi alat bagi pekerjaan-Nya. Bagaimana cara hidup berkenan kepada Allah, itu yang harus kamu cari..

Banyak orang yang katanya mengenal Yesus, tapi Yesus tidak kenal dia. Itu karena dia tidak bergaul karib dengan Yesus.  

Contoh, kamu tahu Prabowo, tapi apa Prabowo tahu kamu? Tp bila kamu menjadi staf ahlinya Prabowo, kan kamu tahu bagaimana kebiasaannya, apa kesukaannya..

Begitu juga dengan Allahmu..!

Kamu harus dekat dengan Dia, spy kamu tahu apa yang menjadi keinginan-Nya,  dan kamu bisa mendapatkan karunia keselamatan itu. 

Kalau kamu ingin diselamatkan, ya kamu harus mau bergaul karib dengan-Nya.  Kamu harus tahu apa yang menjadi kehendak-Nya.  Kalau kamu bergaul karib dengan Allah, kamu juga akan diberi tahu oleh Allah apa yang menjadi kehendak-Nya.


Kamu mestinya mati karena dosamu, tp karena kasih Yesus kamu diberi kehidupan,  kamu itu berhutang nyawa kepada Yesus. Jadi, rohmu, nyawamu itu miliknya Yesus yang sudah menyelamatkan kamu..


Roma 8:12-13 (TB)

¹² Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

¹³ Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.


Daging mu sudah mati karena dosa, karena keselamatan oleh Yesus. Kalau dagingmu sudah mati, masak kamu masih mau mengikuti kedaginganmu. Justru,  harusnya rohmu yang berkuasa atas dagingmu spy kamu mampu hidup di dalam Roh bersama Yesus. Itu yang harus diperjuangkan. 

Jangan sampai manusia lama mu hidup lagi..

Tp kan masih banyak yang membenci saudaranya, tidak mau mengampuni, menghakimi sdrnya, memiliki akar pahit.. mosok pikiran Kristus seperti itu.?

Yang berbicara itu firman..  mmg sekarang belum terbukti karena kamu masih hidup. Tp kelak ketika kamu mati.. ingat orang kaya dan Lazarus?

Orang kaya itu bukan hanya kaya harta, kaya kesombongan, kaya akar pahit, kaya kedagingan.

Kesempatan yang ada gunakanlah.. ketika kamu masih hidup, inilah kesempatan utk berbuat memperbaiki hidupmu.. karena ketika sudah mati, tidak akan bisa lagi..

Gunakan waktu yang ada ini utk hidup berkenan kepada Allah. Lakukan yang baik. Membenci saudaramu itu baik atau jahat? Kamu punya akar pahit? Kenapa dilakukan kalau itu jahat.. 

Ingat ya..

Ibrani 10:26 (TB)  

²⁶ Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.


Kalau kamu menyadari hidupmu bukan milikmu lagi, kamu itu milik Kristus. Harusnya hidup menurut pikiran Kristus. Bukan pikiran nya sendiri.

Ketika hidup di dunia, apa Kristus pernah mendendam? Bahkan memohon ampun kepada Bapa utk orang² yang menyiksa Dia.. kalau kamu bagaimana?

Pernah kamu berdoa begitu?


Karena hidupmu bukan milikmu lagi, maka harusnya kamu menyerahkan hidupmu kepada Allah utk menjadi senjata kebenaran.


Roma 6:12-13 (TB) 

¹² Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.

¹³ Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. 


Dosa itu harus kamu buang, kamu lawan..! Spy kamu yang sudah dihidupkan oleh kasih karunia Kristus, mematikan perbuatan daging..

Perbuatan daging dan roh itu kan sudah jelas kan?

Galatia 5:19-21 (TB)  

¹⁹ Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 

²⁰ penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,

²¹ kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 


Tanyakan kepada dirimu sendiri,  masih adakah hal² itu dalam hidupmu..? Ada 15 hal.. 14 kamu tidak lakukan, tapi 1 kamu lakukan, termasuk dosa apa tidak? Apakah tidak mencemari tubuhmu?  Melawan kedagingan itu sangat berat. Memiliki iri hati saja, itu sudah berdosa. Padahal iri hati itu kan hanya perasaan, belum ditunjukkan dalam perbuatan..? Itu saja sudah dosa.

Tanpa Roh Kudus kamu tidak akan mampu..!

Galatia 5:22-23 (TB)  

²² Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 

²³ kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.


Kalau kamu memiliki kasih, apa kamu masih bisa memiliki 15 hal cemar itu?  Tidak akan bisa. Kalau kamu memiliki kasih, hidupmu akan sukacita, damai sejahtera, dan melakukan hal² itu..

Kasih itu harus belajar dari Sang Sumber Kasih itu.. 

Ayo dekat dan mendekat kepada Yesus spy kamu diajari tentang kasih..

Sudah banyak firman-Ku malam hari ini..


Itulah pengajaran-Ku..

Bersukacitalah,  berjuang lah utk terus mematikan kedagingan mu..

Karena Yesus sudah menyelamatkan kamu dengan darah-Nya yang kudus.. itu pemberian Allah bukan hasil usahamu. 

Sadarlah, spy hidupmu tidak dikuasai dosa lagi.

Matikan perbuatan daging, itu akan bisa kamu lakukan bila kamu memiliki kasih.. itu ya.. 


Mundurlah dari hadapan-Ku ..

Damai sejahtera dari Allah Bapa Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus menyertai kamu semua..


Amin.

Yesaya 64:6 (T

 IBADAH PD SILOAM

Kamis, 26 Feb 2026


Yesaya 64:6 (TB)  

⁶ Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin. 


Tentrem Rahayu saka Allah Sang Rama Gusti Yesus Sang Putra sarta patunggilane Sang Roh Suci padha tampanana kabeh 


Ayo perhatikan firman-Ku siang ini, pandengen marang Gustimu apa sing diparingake marang sira awan iki..


Tidak ada satupun  di antara kamu kedapatan benar/ kudus di hadapan Allah. Contoh, ketika kamu berpikir tidak benar/menghakimi sdr mu, itu benar gak di hadapan Allah.? Sperti ketika kamu beribadah, ketika kamu tidak bersungguh hati, itu juga najis di hadapan Allah  kamu seperti kain kotor..

Dan kejahatanmu yng membuat kamu seperti daun yang diterangkan angin..

Salomo saja yang diberi hikmat masih berdosa, apalagi kamu.. kalau keberadaan mu spt itu, Allah apa mau mendengarkan kamu..?

Walaupun kamu berkali² berdoa..


Yesaya 1:15 (TB)  

¹⁵ Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah. 


Kalau Allah memalingkan muka-Nya, artinya doamu tidak didengarkan. Penyebabnya karena kenajisanmu, karena tanganmu masih penuh dengan kejahatan, artinya hati dan pikiranmu masih kotor, masih najis.

Kalau ini tidak dipahami, bagaimana kamu bisa kudus di hadapan Allah? Bagaimana pergumulanmu akan dijawab kalau kesalehanmu palsu? Tidak akan bisa merasakan  karya Allah yang sesungguhnya..


Karena itu..

Ibrani 3:13 (TB)  

¹³ Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.


Artinya saling mengingatkan satu dengan yang lain.  Menasehati itu bukan menghakimi. Karena itu kita harus mampu menjaga lidah kita. Jangan sampai menyakiti hati orang.

Kadang orang itu sulit menerima nasihat dari orang lain. Apalagi orang yang sudah tua. Merasa benar.

Apalagi kl orangtua dinasehati anaknya. Tidak mau diingatkan. Itu lah kamu semua. Keangkuhan mu yang menyebabkan tidak adanya damai sejahtera bahkan menjadi batu sandungan, dan itu tidak terasa...

Maka itu betapa penting nya kamu saling menasehati.

Selama kamu masih disebut manusia, itu boleh saling menasihati. Bukan saja orang tua menasehati orang muda, atau sebaliknya tapi semua orang, seorang akan yang lain.  

Apakah org yg diberi karunia lebih tinggi dari yang tidak? Kan sama saja? Tidak ada yang lebih tinggi seorang akan yang lain di hadapan Allah.

Apakah org yg dipilih Allah dijamin masuk sorga? 

Tidak ..! Bagaimana Saul, Salomo? Kalau hidupnya tidak berkenan,  juga tidak layak di hadapan Allah.

Harus memiliki kerendahan hati supaya bisa menerima nasihat orang lain. Jangan sampai tegar, bebal karena dosa..  orang yg Ku beri hikmat juga harus bertanya lagi kepada Allah, apakah petunjuk² itu bila disampaikan bisa diterima atau tidak.. 

Tidak semua orang bisa menerima Karya Roh Kudus.

Dan ini yang harus kamu pahami:


Yakobus 3:17 (TB)  

¹⁷ Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.


Murni, karena berasal dari Allah dan pasti digenapi.  Membawa damai.. harus menghasilkan buah² yang baik. 

Bahwa di dalam kamu beribadah ini, iblis ikut mendengarkan dan akan mendakwa kamu.. kelemahanmu dipahami oleh iblis. Iblis akan menggoda dalam hal duniawi. Waspada dan hati²..


Ayub 9:15 (TB) 

¹⁵ Walaupun aku benar, aku tidak mungkin membantah Dia, malah aku harus memohon belas kasihan kepada yang mendakwa aku. 


Kadang, orang mau mengaku salah itu kan sulit. 


Ayub 9:20 (TB) 

²⁰ Sekalipun aku benar, mulutku sendiri akan menyatakan aku tidak benar; sekalipun aku tidak bersalah, Ia akan menyatakan aku bersalah. 


Harusnya spt itu..! Itu akan membuat mu tidak merasa benar sendiri. 

Firman Allah kalau didengar dengan daging, akan menyakitkan. Apa hatimu secara daging tidak akan berontak? Hati².. karena iblis terus bekerja mencari orang yang bisa ditelannya.


Kamu harus bijak, dan pandai bila akan menasehati dan memakai dasar firman. 


Kolose 3:12 (TB)  

¹² Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.


Kamu kan org² pilihan? Karena kamu percaya dengan Karya Roh Kudus yang sampai sekarang masih berkarya. Apa semua orang Kristen percaya dengan Karya Roh?

Kamu juga dikuduskan dan dikasihi Allah, maka kamu harus tumbuh dalam diri nya utk mengasihi sdrnya.

Kasih itu menghakimi? Kan harus mau mengampuni..

Di dalam dirimu sudah harus ada kasih dan benih hidup kudus sudah harus ada, karena Allah sudah memberikannya kepadamu..


Kolose 3:13 (TB)  

¹³ Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. 


Ini.. Yesus mengampuni kamu apa masih menghitung kesalahan mu. Masih dendam kepada kamu?  Tapi kamu kan tidak seperti itu. Ngomong mengampuni tapi hatimu masih njangget.. bgmn..?


Ingat ya..

1 Petrus 4:7-8 (TB)  

⁷ Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.

⁸ Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. 


Yohanes 12:48 (TB)  

⁴⁸ Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.


Jelas ya? 

Itulah pengajaran-Ku siang hari ini,  lakukan petunjuk-Ku, jangan merasa benar sendiri, rendah hati dan mau mengampuni..

Damai sejahtera dari Allah Bapa Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus menyertai kamu semua..


Amin..

Minggu, 10 Agustus 2025

Dipanggil Menjadi Kaya dalam Kasih . “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

 

 

Minggu, 20 Juli 2025

 

I.   I PUTU ISKHAK

Pujian 1          :

Doa Pembuka:

 

II. DWIRETNANING SIWI

Pujian 2          :

Doa Firman   :

 

 

Renungan : PAPA TR

Markus 12:31   "Hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.".

            JUDUL      :       dipanggil Menjadi Kaya dalam Kasih  

“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Bapak Ibu Saudara- dan Anak-anak cucu.

Kita terlahir dan hidup secara jasmaniah sebagai awalan kita memahami kehidupan ini.

Bayi menangis karena lapar, sakit, tiada ada teman di sampingnya yang memberikan

kehangatan- perhatian. Jika tertidur si bayi ini sudah tercukupkan- terpenuhi segala

sesuatunya.

 

Bayi terus menuntut agar dipenuhi segala kebutuhannya yang awalnya kebutuhan

jasmani sebagai pribadi bayi kemudian kebutuhan rohaninya seiring tumbuh kembang

dirinya sebagai pribadi anak batita, balita dan seterusnya. Ia minta dipuaskan kpada

awalnya arena lapar dan haus. Ia minta dipuaskan karena belum dan tidak dapat

menganbil dan menyediakan makanan dan minumannya sendiri. Ia sekarang minta

makan tidur sambil digedong untuk dapat tidur dan makan. Ia minta dan minta sesuatu

dan segala sesuatu yang bukan barang- benda tetapi kepuasan=kepuasan rohaniahnya

akan segala keinginan selain untuk makan dan tidur.

 

Si anak dari bayi ini yang awalnya bertumbuh …. seberapa menumpuk baju dan mainan

dan sebagainya yang ia miliki yang disediakan orang tuanya. Itulah kekayaan

kepunyaannya yang diberikan orang lain untuk dirinya. Seiring pertumbuhan jasmani-

badaniahnya, itu semua … Sekarang masih dapat kita hitung seberapa banyak

pengalaman rohani yang ia alami selama dalam pertumbuhan rohaninya karena ketika

pada usia belasan- puluhan tahun…  Apalagi ketika yang berangkutan Anak- Cucu kita

sudah dapat mencari, menumpuk kekayaannya sendiri dari hasil jerih payahnya sendiri

dengan segala pengetahuan- kepandaian yang dimilikinya. Semuanya akan diukurkan

kepada keadaan jasmani-badaniahnya dan rohani- spiritual/ lepercayaannya sendiri.

Bahkan akan pengenalannya kepada TUHAN YESUS- Seberapa dalam dan sungguh

sungguh diwujud nyatakan di dalam kehidupannya seperti halnya hubungan antara orang

tua anak yang secara intensif- secara terus menerus kita lakukan sejak dari bayi- anak-

dewasa. Bahkan kita rawat bersama anak- cucu dari keluarga mbah Sadermo Setioati

terutama dalam kebutuhan perkembangan rohaninya dan pengenalan akan SANG

PEMBERI KEKAYAAN IMAN, SANG PEMBERI KASIH yaitu TUHAN YESUS.

 

 

Ternyata hidup di dunia ini perlu memiliki dan mematangkan pemahaman iman tentang

hidup kaya  di dalam TUHAN YESUS sejak kita dilahirkan dalam perawatan, dalam

pengasuhan- didikan dan kasih sayang.

 

Dalam kasih.

Hidup kaya dalam TUHAN YESUS berarti mengutamakan kasih dalam segala

aspek kehidupan, seperti mengasihi sesama, memberi tanpa pamrih, dan peduli

terhadap orang lain. Ini adalah bentuk kekayaan rohani yang abadi dan yang akan

mendatangkan kebahagiaan sejati. 

 

Bapak Ibu Saudara- Anak-anak cucu.

Renungan kita saat ini mengajak kita untuk memberikan makna- arti

hidup kaya dalam TUHAN YESUS, yang artinya bukan hanya tentang memiliki harta

Benda (seperti kekayaan baju, mainan dsb bagi seorang anak- bayi), tetapi juga

Tentang  memiliki hati yang penuh kasih, iman yang penuh dan yang kuat, dan hidup

sepenuhnya yang berkenan kepada TUHAN YESUS.

 

Seperti anak- bayi kepada orang tuanya sudah dihantarkan menuju kekedewasaannya

secara jasmani rohani dengan penuh kasih sayang. Dimana orang tuanya telah

menerima dan merasakan kasih sayang dari orang tuanya yang sejatinya telah

dipahami dari BAPAnya- Di dalam pribadi TUHAN YESUS- yang siap menggendongnya

pada masa tuanya.

 

Itulah pengenalan yang telah diajarkan dipelajari disepanjang hidup orang tua yang

beriman dan penuh kasih sayang kepada keluarga, saudara-saudaranya. Dan, terlebih utama kepada ALLAHnya. Orang tua yang mengashi dirinya sendiri berusaha mengasihi orang lain, sesamanya- di luar keluarga besarnya - di luar  dengan kasih  yang diajarkan TUHAN YESUS : “mengasihi sesama seperti mengasihi dirinya sendiri”. Ia sebagai orang tua akan berusaha selalu menghidupi dirinya dan juga berusaha menghidupkan ajaran yang dimaksudkan oleh TUHAN YESUS  ini kepada anak cucunya. Inilah harta kekayaan yang diajarkan TUHAN YESUS.

 

Menghidupkan iman percaya, belas kasih yang penuh timbal balik dari ALLAH sedapat

mungkin diberlakukan dalam praktek kehidupan  anak cucu kita pula.

Kebutuhan jasmani dan rohani kita pasti dicukupkan oleh TUHAN YESUS

Kita dipanggil untuk mengikuti teladan TUHAN YESUS yang telah

memberikan contoh kasih yang

sempurna dengan rela berkorban demi keselamatan manusia,

Hidup dalam Kasih Karunia:

memungkinkan kita untuk bertumbuh dalam iman, mengalami kelimpahan,

dan mendapatkan kelegaan

dalam setiap perjuangan.

Kaya dalam kasih juga berarti aktif dalam pelayanan, berbagi berkat

dan kasih kepada sesama,

serta menjadi saluran berkat bagi orang lain.Berkembang dalam

Pelayanan

 

Kekayaan rohani yang berlimpah dalam kasih karunia Tuhan. Kekayaan

Sejati

Inti dari ajaran Yesus Kristus dan menjadi landasan utama dalam hidup

yang berkenan kepada

Nya. Kasih sebagai Inti.

Hidup kaya dalam Tuhan berarti mampu mengasihi tanpa mengharapkan

balasan, memberikan yang

terbaik bagi sesama, dan peduli terhadap kebutuhan orang lain.

Mengasihi Tanpa Pamrih

Mengumpulkan Harta di Surga: 

Dengan mengasihi dan memberi, kita sedang mengumpulkan harta di surga

Menjadi Kaya dalam Iman:di dalam Tuhan juga berarti memiliki iman

yang kuat dan teguh, yang

menjadi dasar untuk menerima berkat dan anugerah-Nya.

 

Bapak Ibu Saudara- Anak-anak cucu.

 

 

 

 

 

 

 

 

TUHAN  YESUS memberkati. AMIN.