Senin, 12 Februari 2018

Totalitas Di DALAM Mengikut Tuhan YESUS

Ibadah Minggu
21 Januari 2018
P.Sidorejo  ( 07.00)


Tema Liturgis:
Alam Menunjukkan akan keberadaan Tuhan
dan
Kuasa Keselamatan-Nya



Tema Khotbah:
Totalitas
Di DALAM
Mengikut Tuhan YESUS

                             BACAAN 1       :  YUNUS             3 : 1-5, 10
                             BACAAN 2       :  1  KORINTUS   7 : 29 – 31
                             BACAAN 3        :  MARKUS         1 : 14 – 20


Bapak Ibu Saudara yang terkasih
Sidang Jemaat
kekasih ALLAH

Benang  Merah
dari ketiga bacaan Alkitab
yang kita baca
hari ini:
Menyuarakan
tentang seruan pertobatan.

Suara seruan bertobat itu
telah berulang-ulang diwartakan-
telah acap kali disampaikan
melalui para hamba Allah;
Melalui Nabi
ataupun
para Rasul Allah
bahkan  oleh Tuhan Yesus sendiri,
Seruan Pertobatan itu
di utarakan-
di ulangi
untuk disampaikan
kepada umat manusia.

Jelas sekali
Sidang Jemaat
kekasih TUHAN YESUS

Tentang pengulangan-pengulangan
akan Seruan Pertobatan-
Itu sungguh menegaskan kepada kita
sebagai umat manusia

Betapa pentingnya sebuah sikap-
keputusan
dari pertobatan itu

Bertobat di hadirat ALLAH-
Bertobat di hadapan ALLAH
itu sangat penting
dan

sangat menentukan
bagi kehidupan alam semesta ini-
termasuk di dalamnya bagi kehidupan manusia .

Pertobatan itu
menjadi titik awal
dari karya ALLAH
dan
juga merupakan titik awal
TUHAN  YESUS Pribadi
mengupayakan
untuk menyelamatkan kehidupan
dari setiap pribadi
umat manusia.

Dengan pertobatan inilah
seluruh  alam ini
dapat dipersatukan kembali


Hanya
di dalam genggaman tangan
Tuhan Sang Pencipta-
Hanya
di dalam TUHAN YESUS.

tidak ada lagi
kehancuran dan kebinasaan.

Kasih ALLAH
kepada manusia
berbalaskan adanya pengampunan dosa-
berbalaskan belas kasih ALLAH
untuk tidak melanjutkan–
menjatuhkan dan menghukum manusia

karena sekali lagi
Bapak Ibu Saudara

ada Pertobatan
di dalam setiap pribadi-pribadi
dan
kumpulan manusia sebagai bangsa
yang menyambut
Suara Seruan Pertobatan dari Allah.

Ada yang berbalik
dari tingkah langkahnya yang jahat
Ada manusia yang menyesali
semua perbuatannya yang sia-sia
karena pengaruh roh-roh yang ada di dunia ini


Bapak Ibu Saudara yang terkasih

Sebenarnya
ada Konsekwensi dari sebuah pertobatan-

Sekali lagi
ada sebuah konsekwensi
dari sebuah pertobatan

Apakah manusia sanggup melakukan konsekwesinya ?

Konsekwensi itu adalah
sebuah keputusan totalitas
untuk melakukan seluruh kehendak TUHAN YESUS
SANG ALLAH
di dalam kehidupannya.

Totalitas itu
tidak ragu-ragu di dalam menyerahkan diri
untuk dituntun oleh ALLAH

sebab
TUHAN YESUS
sudah menunjukan keteladanan
dan
TUHAN YESUS
sudah menyatakan
bahwa DIRINYAlah
sebagai JALAN KEHIDUPAN-
sebagai satu-satunya Jalan
menuju kehidupan kekal

sekarang
kita ditantang
seperti halnya nabi Yunus

Agar nabi Yunus diselamatkan
dari kematian di dalam perut ikan
dan
agar bangsa-bangsa lain-
bangsa Niniwe
juga mendapatkan keselamatan.

Pertobatan nabi Yunus itu
adalah awal dari kehidupannya-
Adalah babak baru
bagi kehidupan Yunus
untuk melaksanakan tugas tanggung jawabnya
di dalam mengabarkan :
“Suara Pertobatan dari ALLAH
bagi bangsa Niniwe”


Bapak Ibu Saudara
kita ditantang
dengan pertanyaan :

1
Apakah kita sanggup
untuk mengikuti jalan-jalan dan teladan
dari TUHAN YESUS ?

2
Apakah kita berani secara totalitas
menyangkal diri ?
(Apakah kita bisa
untuk tidak mengagung-agungkan diri-
untuk tidak mengandalkan kekuatan,
kemampuan,
kekayaan,
kepandaian dan akal budi
yang seringkali bertolak belakang
dengan kehendak ALLAH:

Beranikah kita meninggalkan
kesenangan-kesenangan dan ego
diri kita ?)


Dan kita
berani berkata :
“Hidupku bukan lagi aku
tetapi YESUS yang ada di dalam diriku”
“Hidupku bukan lagi aku
tetapi ROH YESUS-
ROH KUDUS yang ada di dalam diriku”

Pertanyaan ke-3
Apakah kita mau
secara totalitas memikul salib penderitaan
bersama YESUS TUHAN ?
(Mau melakukan setiap perintah
kehendak YESUS-
Mau menderita sengsara
karena melakukan perintah kebenaran
dari YESUS
meskipun mendapat ancaman-
fitnahan-
diejek-ejek
diolok-olok,
bahkan dikucilkan dari pergaulan hidup
dengan sesama.

Dan,
Masih banyak lagi resiko
di dalam memikul salib lainnya

Dan
kita memang harus-
diharuskan
untuk memikul salib kita
masing-masing
dan
jangan sekali-kali-
jangan sampai
kita memotong panjang dari salib itu
ataupun
berarti
kita tinggalkan salib penderitaan itu

untuk kita kembali
kepada kehidupan
yang menyenangkan secara duniawi;
Ingatlah
Seperti diteladankan kepada kita
oleh TUHAN YESUS
Sebab TUHAN YESUS
tidak pernah mundur dengan salibNYA
sampai kepada kematianNYA,
sekalipun.

Sebab Jalan Salib/ Jalan Penderitaan-
Jalan Via Dolorosa bersama TUHAN YESUS hari ini
bagi kita
adalah juga sebagai jalan keselamatan
yang menyelamatkan.

Dan,
Keselamatan itu harus diupayakan-
diperjuangkan secara pribadi
lepas pribadi
selama kita menjalani kehidupan di dunia ini-

sebab setelah ajal menjemput,
setelah kita mati.
Sudah selesai semuanya-
sudah tidak ada waktu untuk bertobat.
Tidak ada lagi : Seruan Pertobatan
di dunia orang mati

Sebab YESUS adalah
TUHAN ALLAH
atas kehidupan
bukan
atas kematian


Dipermuliakanlah hidup kita
bersama ALLAH
karena kematian kita
bersama YESUS

Baru sekarang;
Sekali lagi ditanya
tentang pernyataan sikap hidup kita
….

Kita di tanya YESUS ALLAH kita
dan
sedang ditunggu bukti jawaban hidup kehidupan kita

setelah kita menyanggupi
untuk untuk mengikuti jalan-jalan
dan
teladan
dari TUHAN YESUS
secara totalitas
mau menyangkal diri
serta
mau secara totalitas
untuk memikul salib penderitaan
seperti halnya teladan YESUS sampai akhir hayat.

Pertanyaan terakhir-
pertanyaan ke-4 ini
membutuhkan pernyataan sikap kita di dalam perbuatan:
(Ingat : Iman tanpa perbuatan adalah mati)

Pertanyaannya adalah
Apakah kita secara totalitas
akan terus  ikut mengikut TUHAN YESUS
di sepanjang sisa kehidupan kita ?

Sampai garis finis-
180 derajat kita tinggalkan masa lalu kita
hanya untuk berjalan bersama YESUS


Jawaban
Bapak Ibu Saudara
yang terkasih

Bisa : YA
Bisa juga : Ya dan Tidak
atau
tidak menjawab dan tidak bersikap
tetap dengan diri kita sendiri



Bapak Ibu Saudara
yang terkasih
Berbahagialah kita
yang berusaha untuk mengerti
akan arti
dari sebuah pertobatan
dan
berusaha menjalani hidup penuh totalitas
di dalam seluruh kehidupan ini

sekali lagi berbahagialah kita
Berbahagialah seperti
Rasul Paulus
sebagai utusan ALLAH
yang kembali menyerukan
dengan suara lantang :

Bahwa waktu kedatangan TUHAN YESUS
untuk ke dua kalinya ke dunia ini
sudah sangat dekat-
sangat-sangat singkat waktunya

Sudahkah kita menyiapkan diri
dengan waktu singkat-
yang ada tersisa ini
(Sampai kapan umur kita?
Kita tidak tahu !)

Mari kita lebih Fokus
untuk hidup netral-
dengan menjalani hidup terbalik-
berbalik hidup:

Ini seruan hidup terbalik
Orang yang beristeri
bersikap seolah tidak beristeri,

orang yang sedang bersedih dan menangis
bersikap seolah tidak menangis,

demikian juga
yang sedang bergembira
diminta seolah tidak terjadi apa-apa.

Bahkan
orang yang membeli barang
diminta seolah tidak memiliki apapun.




Mari
Bapak Ibu Saudara
Hidup kita hanya terarah-
Kita fokuskan
kepada TUHAN YESUS saja

Sebab segala apa yang ada di dunia-
yang kita kenal saat ini
semuanya akan berlalu
saat TUHAN YESUS datang
ke dunia ini


((   1 Korintus 7: 31
Pendeknya
orang-orang
yang mempergunakan barang-barang duniawi
seolah-olah sama sekali
tidak mempergunakannya.
Sebab dunia
seperti yang kita kenal sekarang
akan berlalu ))


Sidang Jemaat
yang terkasih

Mari …
mari …
Kita sambut
Seruan hidup bertobat dari Yohanes Pembaptis :
Bertobatlah Kerajaan ALLAH sudah dekat
Bertobatlah Kerajaan ALLAH sudah dekat

Mari
kita dengar seruan-
suara TUHAN YESUS
dengan ungkapan:
waktunya telah genap

seruan nubuatan
dari para nabi
tentang genap-
penggenapan
datangnya Kerajaan ALLAH
di dalam diri TUHAN YESUS

Hari ini-
saat ini
jangan keraskan hati kita
karena
TUHAN YESUS
mengulang seruanNYA
kepada kita

seperti
TUHAN YESUS memanggil-
berseru kepada para murid

Para murid sedang sibuk
Dengan aktivitas kehidupan mereka sehari-hari.
Simon dan Andreas
sedang menjala ikan

Yakobus dan Yohanes
sedang membereskan jala

keempat-empatnya dipanggil
untuk meninggalkan aktifitasnya

keempat-empatnya diajak pergi
mengikut TUHAN YESUS.

Jala,
perahu
orang tua mereka
harus ditinggalkan
untuk mengikuti TUHAN YESUS

Sebab mengikut TUHAN YESUS
sama artinya dengan
menyambut datangnya Kerajaan ALLAH

menyambut datangnya Kerajaan ALLAH
harus dengan melepaskan
semua keterikatan kita
dengan apapun
di dalam kehidupan kita
di dunia ini

Kita harus mengikatkan diri
kepada TUHAN YESUS
dan kita harus mengikut TUHAN YESUS
dengan Totalitas

Dengan Totalitas mengikut YESUS
itulah wujud nyata
dari kesiapan kita
hari ini
di dalam menyambut Kerajaan Allah




Sidang Jemaat
yang terkasih
Capek dan menderita
bila kita mengikut TUHAN YESUS
dengan totalitas

tidak mendapatkan apapun
secara berlebihan
selama mengikut TUHAN YESUS

justru
kita banyak kehilangan perasaan bahagia
karena kesenangan dunia ini
kita tinggalkan

Tetapi
Bapak Ibu Saudara
Di dalam totalitas mengikut TUHAN YESUS
ada kebahagiaan

Kebahagiaan yang kita peroleh
adalah kebahagiaan yang tak ternilai harganya
dibanding dengan kebahagiaan
apapun yang ada diberikan oleh dunia ini

Mari
kita penuhi 3 syarat
hidup Totalitas di bawah ini :
Pertama,
Percaya kepada YESUS
bahwa YESUS adalah
TUHAN dan ALLAH
Ingat :
Lawan dari iman kita
adalah keragu-raguan
Kedua,
menyadari
bahwa Kerajaan Allah
sudah dekat
momentum hidup
menyambut datangnya Kerajaan ALLAH
adalah dengan menjadikan ALLAH-
YESUS sebagai raja
di dalam kehidupan kita.

Di mana kita akan patuh dan taat
di sepanjang hidup ini

Ketiga,
pertobatan dengan sungguh-sungguh
disertai instrospeksi diri
akan menjadikan diri kita
lebih mengenali dan melihat
siapa diri kita sebenarnya
di hadirat ALLAH

Milikilah kesadaran diri-
Bahwa diri kita
sangat hina
di hadapan ALLAH
yang MAHA AGUNG.

Tetapi milikilah kesadaran diri-
Dengan tidak usah lagi
mengukur dan menimbang-nimbang
seberapa besar berat dosa kita.

Sebab,
Pertobatan yang kita lakukan
dengan penuh kesadaran diri adalah
penyerahan diri
dalam ketidakberdayaan atas segala dosa dan pelanggaran kita.

Pertobatan yang dilakukan
dengan sungguh-sungguh

TUHAN YESUS
yang akan mengubahkan
petaka menjadi berkat,
derita menjadi sukacita.

Niniwe yang jahat,
Niniwe yang bertobat
ALLAH mengubah penghukuman dengan berkat
ALLAH mengubah kematian dengan kehidupan.

Jika
Bapak Ibu dan Saudara
yang terkasih
dapat mendasarkan kehidupan kita
masing-masing
kepada FIRMAN ALLAH-
kepada Suara ALLAH-
perkataan dan contoh teladan
kehidupan TUHAN YESUS

pasti kita
akan dimampukan
untuk dapat melayani-
dan
menjadi utusan-utusan
pelaya-pelayan ALLAH
di manapun kita tinggal
berdomisili hidup
baik di lingkungan gereja
di masyarakat
kepada saudara-saudara kita
maupun
kepada alam semesta ini.

Tuhan memberkati.
Hidup pelayanan totalitas kita

AMIN

















LITURGI   IBADAH  MINGGU
21 Januari 2018
P.Sidorejo  ( 07.00)


VOTUM : (berdiri)
KJ     10 : 1, 2  PUJILAH TUHAN, SANG RAJA

Sidang Jemaat,
Selamat pagi !
Kiranya
Damai sejahtera dan Kasih
ALLAH BAPA, PUTRA dan ROH KUDUS
Ada bersama kita hari ini dan selama-lamanya
AMIN
(duduk)

2.    INTROITUS    :    MATIUS 12 : 41

Pada waktu penghakiman ,
orang-orang Niniwe
akan bangkit bersama angkatan ini
 dan
menghukumnya juga.
Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat
setelah mendengar pemberitaan Yunus,
dan
sesungguhnya yang ada di sini
 lebih dari pada Yunus


KJ      260  : 1, 3    DALAM DUNIA PENUH KERUSUHAN
3. PENGAKUAN  DOSA : Matius  22 :  37 - 40
ndedonga :   …   AMIN
 KJ      36  : 1(2X),4   DIHAPUSKAN DOSAKU

4. BERITA  ANUGERAH : (( berdiri …
2 Raja-raja 17 : 13
TUHAN telah memperingatkan
kepada orang Israel dan kepada orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi
dan
 semua tukang tilik :
“Berbaliklah kamu
dari pada jalan-jalanmu yang jahat itu
dan
tetaplah ikuti segala perintah dan ketetapanKU,
sesuai dengan undang-undang
yang telah KUperintahkan
kepada nenek moyangmu
dan
yang telah KUsampaikan
kepada mereka
dengan perantaraan hamba-hambaKU,
para nabi”.

5. PERSEMBAHAN : Tiba saatnya …
Dasar          :   AMSAL  11   :  24 -25
24.Ada yang menyebar harta,
tetapi bertambah kaya,
 ada yang menghemat secara luar biasa,
 namun selalu berkekurangan
25.Siapa banyak memberi berkat,
diberi kelimpahan,
 siapa memberi minum,
ia sendiri akan diberi minum

KJ      287a : 1 -        SEKARANG BRI SYUKUR
DOA           :  Syukur persembahan &
persiapan dengar-dengaran FIRMAN
6. PELAYANAN  FIRMAN :

                                   BACAAN 1       : Yunus 3: 1-5,10
                                   BACAAN 2       : 1 Korintus  7: 29 – 31
                                   BACAAN 3       : Markus 1: 14 – 20
Berbahagilah kita yang senantiasa menaruh perhatian atas segala Firman ALLAH dan berusaha untuk melaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. AMIN 3X …..
KOTBAH  …
 Totalitas Mengikut Tuhan YESUS





















KJ      363   :  1    BAGI YESUS KUSERAHKAN

7. PENGAKUAN  IMAN  RASULI … selesai duduk ))
PENGAKUAN IMAN RASULI

Aku percaya kepada Allah yg Maha kuasa

Khalik langit dan bumi

Dan kepada Yesus Kristus

AnakNYA yang tunggal Tuhan kita

Yang dikandung daripada Roh Kudus

lahir dari anak dara Maria

yg menderita dibawah pemerintahan Pontius Pilatus

Disalibkan mati dan dikuburkan

turun kedalam keerajaan maut

Pada hari yang ketiga

bangkit pula diantara orang mati

naik ke sorga

duduk disebelah kanan Allah

Bapa yang Maha kuasa

Dan akan datang dari sana utk menghakimi

orang yg hidup dan yg mati

Aku percaya kepada Roh kudus

gereja yang kudus dan Am

persekutuan orang kudus

pengampunan dosa

kebangkitan daging

dan hidup yang kekal

Amien


8.  DOA SYAFAAT :
Syukur atas Firman …
Bangsa & negara
Gereja> Sidang MJ; Program Kegiatan Grejawi
Warga  gereja— induk & pepanthan sakit, lansia- AdiYuswa,
Anak-anak—sekolah, pekerjaan, jodoh
bubaran

9.  PENGUTUSAN & BERKAT : (berdiri)
KJ      408 :  1       DI JALANKU: KU DIIRING

Saatnya kita undur dari ibadah ini
TUHAN memberkati engkau dan
melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajahNYA dan
memberi engkau damai sejahtera
TUHAN menghadapkan wajahNYA kepadamu dan
memberi engkau damai sejahtera
Hari ini sampai selama-lamanya

AMIN
































Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadikan dan berikan komentar anda sebagai refleksi diri bukannya mengomentari kejelekan dan kekurangan kami