Jumat, 04 Mei 2018

Satu gembala yang tidak pernah tidur

Autopia, Selasa, 1 Mei 2018
Renungan:

IBRANI 13:8-9 (TB)
8. Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini      
    dan sampai selama-lamanya. 
9. Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai-bagai ajaran  
    asing.  Sebab yang baik ialah, bahwa hati kamu diperkuat 
    dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan  
    yang tidak memberi faedah kepada mereka yang menuruti  
    aturan-aturan makanan macam itu.

Pakaryan:

PW

Kamu datang kesini tidak dengan sungguh-sungguh, banyak hal yang kamu pikirkan, sehingga tidak konsentrasi

Sebab kamu ini bagaikan istri yang selingkuh...

YEREMIA 3:20 (TB)  Tetapi sesungguhnya, seperti seorang isteri tidak setia terhadap temannya, demikianlah kamu tidak setia terhadap AKU, hai kaum Israel, demikianlah firman TUHAN.

Karena dirimu ini tidak setia kepada ALLAH mu

Diibaratkan tadi istri yang tidak setia terhadap pasangannya, kamu juga seperti itu, karena hatimu, rohmu tidak sepenuhnya...

Jadi harus mau sadar, supaya seperti firman tadi : YESUS KRISTUS tetap sama ...

IBRANI 13:8 (TB)  YESUS KRISTUS tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.

Berarti DIA tidak berubah...

KasihNYA tetap sama, kuasanya tetap sama, hadiratnya tetap ada, kalau kamu mau meyakini...

Karena pengampunannya tetap ada, DIA mengingatkan, kamu yang selingkuh ini diingatkan supaya kamu berbalik kepada TUHAN YESUS

IBRANI 13:9 (TB)  Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai-bagai ajaran asing. Sebab yang baik ialah, bahwa hati kamu diperkuat dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan yang tidak memberi faedah kepada mereka yang menuruti aturan-aturan makanan macam itu.

Supaya hatimu diperkuat oleh kasih karunia ALLAH,  kalau sudah diperkuat oleh kasih karunia ALLAH tergoda tidak?

Kamu tetap setia, walaupun di luar sana kelihatan indah... Karena ikatan cinta kasihmu kuat...

Makanan itu hal-hal duniawi... Tetapi mohonlah agar kasih KRISTUS tetap sama baik dulu sekarang dan selama-lamanya, kamu tetap bisa merasakan, jika kamu diperkuat hubunganmu terhadap ALLAH 

Ketika hatimu sudah kuat, kamu tidak akan melihat ke kanan ke kiri- tolah toleh... Biarpun di iming-iming- dipameri/ dirayu dengan apapun

Ingat, TUHAN YESUS tidak berubah....

Kamu semangat untuk setia kepada ALLAH, lha TUHAN YESUS tidak berubah sampai selama-lamanya....

Kuasanya... Keberadaannya... Janjinya tidak berubah sedikitpun

Makanya... Mohonlah, ketika kamu masuk ke ruang maha kudus... 

Tidak sembarangan orang masuk ke ruang maha kudus... Kalau kamu tidak betul-betul kudus... Ya kamu tetap menjadi orang yang tidak setia

Betapa pentingnya untuk diperkuat dengan kasih karunia...

Bersyukur kalau ALLAHmu ini senantiasa memberi kesempatan dan kesempatan... Kalau sudah tertutup waktunya? Mati belum bertobat? 

Makanya selagi ada kesempatan, selagi ada kekuatan, selagi ada waktu...  Bagaimana hidup diperkuat oleh kasih karuniaNYA

MAZMUR 11:5 (TB)  TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan IA membenci orang yang mencintai kekerasan. 

Berarti semua orang, makanya jangan merasa benar sendiri...

Di sini ALLAH ternyata menguji semua orang, bukan saja orang benar saja, tapi juga orang fasik

Orang benar diuji kemurniannya, supaya memenuhi standar ALLAH 

Orang fasik diuji supaya sadar dan bertobat, karena ALLAH tidak menghendaki seorangpun binasa

Kasih karunia ALLAH yang berharga ini harusnya disambut.. Supaya kamu hidup dalam kasih karuniaNYA

Kalau kamu tidak menyambutnya, ALLAH bisa menyesal

Makanya waktu yang ada, ... Janganlah kamu bodoh, usahakan kamu mengerti kehendak ALLAH 

Bagaimana kamu berusaha... Ada pengorbanan ..hal-hal yang merintangi dirimu (yang menyenangkan dirimu yang tidak berkenan dihadapan TUHAN)

Ketika kamu tidak berada dalam kasih karunia, kamu berada dalam kegelapan...karena ALLAH terang

Berusahalah untuk mengerti kehendak ALLAH 

Kamu rawat kasih karunia NYA ... Semua diberi.. Perkara mau menerima dan merasakan, masing-masing

Kasih karuniaNYA sudah diberikan, gratis, cuma-cuma... Tapi malah gak- justru tidak mau, malah- justru mencari kebahagiaan lain

Kebahagiaan dunia hanya sesaat, tetapi kebahagiaan dari ALLAH kekal...

Tidak menjadi jaminan kebahagiaan, ketika harta benda makin banyak... Ketika ilmu mu makin tinggi... Kekuatanmu.. Kesehatanmu... Makin baik... 

Usahakanlah bisa merasakan kasih karunia ALLAH,  kerajaan ALLAH ini bisa dirasakan dibumi, ketika kamu hidup...

Harta yang indah sudah KUberikan, AKU tidak membedakan... Tidak menjadi ukuran bagi ALLAH untuk memberikan kasih karuniaNYA, sudah KUberikan, perkara kamu mau menerima, dan merespon ... Tergantung kamu

ROMA 9:15 (TB)  Sebab IA berfirman kepada Musa: "AKU akan menaruh belas kasihan kepada siapa AKU mau menaruh belas kasihan dan AKU akan bermurah hati kepada siapa AKU mau bermurah hati." 

Bangsa Israel,  bangsa yang dipilih ALLAH,  ALLAH sudah memberikan kasih karunia kepada bangsa Israel lebih dari yang lain, krn dia orang pilihan ALLAH

Tetapi, walaupun demikian, orang Israel yang sudah mengejar kebenaran, tetapi tidak bisa menerima kebenaran iman 

ROMA 9:30 (TB)  Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Ini: bahwa bangsa-bangsa lain yang tidak mengejar kebenaran, telah beroleh kebenaran, yaitu kebenaran karena iman.

Kebenaran karena iman.. 
Bangsa Israel kan sudah mengetahui (kebenaran)

Seperti contohnya penjahat di sebelah YESUS, yang sebelumnya tidak tahu kebenaran, karena dia yakin percaya bahwa YESUS tidak sama dengan dia (penjahat), dia tahu bahwa YESUS orang yang diurapi, dengan iman seperti itu, dia beroleh hidup

ROMA 9:31 (TB)  Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu.

Bagaimana ALLAH memberi rambu-rambu kepada bangsa Israel (10 hukum taurat)

Harusnya hidupnya menuruti hukum-hukum itu, tetapi apa yang dilakukan Israel? 

Kalau sudah demikian, bagaimana?

ROMA 9:32 (TB)  Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman, tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan,

Makanya, walaupun orang Israel banyak, tetapi hanya sisanya saja yang bisa masuk ke tempat perhentianNYA

Ayo, supaya kasih karunia ALLAH ini bisa kamu terima, bisa kamu rasakan, yang bisa merasakan kamu sendiri

ROMA 9:16 (TB)  Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati ALLAH. 

Kasih karunia ini wewenang, hak ALLAH sendiri, mutlak, tidak bisa diinterfensi manusia

Mutlak ALLAH menentukan siapa umat pilihannya, anak-anak ALLAH 

Tapi ketika kamu dijadikan anak-anak ALLAH ya kehidupannya harus mencerminkan anak-anak ALLAH 

Kalau hidupnya tidak sesuai, akan mencemarkan ALLAH sendiri

2 KORINTUS 13:11 (TB)  Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka ALLAH, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu!

Usahakanlah dirimu supaya sempurna...

Bagaimana usahamu untuk mencapai standar ALLAH yang hidup, kan sudah diberi contoh, siapa yang sudah lulus... Bagaimana mereka hidup, mereka-mereka yang sudah berusaha dengan melakukan kasih karunia ALLAH yang diberikan

Harus sehati sepikir....

Kalau kamu tidak sehati sepikir, mau menang-menangan sendiri, gak- tidak bisa merasakan damai sejahtera

Penglihatan dan pendengaran:

PD

Kawanan domba yang jumlahnya besar (ratusan) ditengah padang (malam) gelap dan dingin

Satu gembala yang tidak pernah tidur, keliling...

Ada domba yang kesakitan, TUHAN YESUS tahu persis, TUHAN YESUS merawat domba yang kesakitan

TUHAN YESUS melakukan itu setiap malam

PG

Tangan mereka, menguasai, sebuah hati, juga pikiran seseorang dikuasai yang jahat, tetapi terang KRISTUS ada di depan dia, apabila dia memandang KRISTUS , tangan mencengkeram itu terlepas  

TUHAN YESUS menyalami kita satu persatu dan mengangkat tangan memberkati kita 

Amin

Jumat, 27 April 2018

Ibadah Panglipuran
Minggu, 6 Oktober 2013
Bpk. Wasto Almarhum
KRW 7


PRAJANJINING
 (SUPAOSING) 
ALLAH
TUMRAP 
GESANG LANGGENG

JABUR / MAZMUR 9 : 9 – 13

9.
Iya PANJENENGANe iku
kang ngukumi jagad kalawan adil,
sarta ngadili para bangsa kalawan patitis
10.
Iya mangkono iku
anggone SANG YEHUWAH
dadi pangauban tumrap wong kang katindes,
dadi pangauban ing wektu karubedan
11.
Tiyang ingkang wanuh kaliyan asma PADUKA,
punika sami kumandel dhateng PADUKA,
amargi PADUKA,
boten nate negakaken tiyang
ingkang ngupadosi PADUKA,
dhuh YEHUWAH
12.
Padha ngidunga masmur 
kagem SANG YEHUWAH,
kang adedhaton ing Sion.
Padha nyaritakna pandamele
ana ing tengahing para bangsa.
13.
Dene PANJENENGANe kang males
marang wong kang ngwutahake getih,
enget marang wong kang katindhes,
ora kesupen marang pasambate.




Patunggilan
ingkang kinasihan
dening GUSTI YESUS

 iba bingahing manungsa
 ingkang sampun tinunggilan
dening ALLAH
SANG YEHUWAH

ALLAH makarya
ing sauruting gesangipun

Ing sauriting gesang migesanganipun
ing wekdal urip
ing satengahing brayat kulawarga,
bangsa lan masyarakat

Bapa Wasto Almarhum
ugi kados dene kita sami
ingkang taksih katinunggilan
 ing pigesangan
 ing dalem asmanipun GUSTI YESUS

Bapa Wasto Almarhum
 sampun rampung
 anggenipun nindakaken pakaryan
peparinging ALLAH
ing satengahing gesang
 ing jagad punika

Mesti kathah karibedan
lan mawarni-warni prekawis
ingkang ndadosaken dhirinipun semplah
lan
mboten kiyat nandhang
kahanan gesang pigesanganipun
sacara tata raga jasmani
lan
tata jagad
ingkang gumelar menika

Bilih kita ndherek ngraos-raosaken
Ing gesang kita piyambak-piyambak,
kados-kados
kita menika mboten sanggup malih

Langkung-langkung
bilih panjangkah –
rancangan gesang kita
 langkung tebih mangajeng,
kita kepengin nggayuh ing pangangen-angen
bab-bab ingkang luhur
sacara tata lair kadonyan.

Kita asring
mbanding-mbandingaken dhiri kita
kaliyan tiyang sanes
 ingkang nguja-uja kadonyan,
kadrajatan-
kalenggahan
lan sanes-sanesipun

Sanget estu keduwung lan kuciwa
ing wekasaning gesang kita
Karana anamung ngendelaken
pepinginaning kawontenaning jagad

 ananging
 kanggening kita
sasedherek patunggilan
ingkang kinasihan
dening GUSTI YESUS
 lan
ingkang sami kasembadan saleh-
mursid-
temen-temen anggen kita
ndherek ing pakaryaning
 SANG ALLAH
YEHUWAH
ugi mesti sak mestinipun
kita taksih badhe tetep ngalami
bab bingah lan sisah
kados tiyang sanes-
tiyang ing sanjawining patunggilan

Ananging
wonten bentenipun
sadherek patunggilan
karana ALLAH kita
sampun paring prajanji
utawi
paring supaos
dumateng para pandherekipun

kados
 ing seratan ising kitab suci, 
...
kathah sampun kaseratan

conto ing Mazmur 9
ayat 11.

Tiyang ingkang wanuh 
kaliyan asma PADUKA,
punika
 sami kumandel dhateng PADUKA,
amargi PADUKA,
boten nate negakaken tiyang
ingkang ngupadosi PADUKA,
dhuh YEHUWAH

Sumangga sami kita amini
sadherek sapatunggilan
 jer
 kita sami nglampahi
punapa ingkang dados dhawuh pangandika
lan prajanji-prajanjining ALLAH

ALLAH 
mboten badhe nate 
negakaken tiyang
ingkang ngupadosi 
PANJENENGANipun

Sumangga kita tetep gondelan
 Lan
 tetep mitadosi
dhawuh pakaryaning ALLAH
srana makaten
kita tetep dados pribadi
ingkang sujud sumuyud
dumateng ALLAH.

Kita tetep saleh
anggen kita tumindak
nindakaken gesang
 tanpa nilar GUSTI kita
 YESUS

Titikaning gesang kita :
Kita 
taksih tetep 
saged saos syukur
lan
tetep 
saged nyariosaken
sadaya pakaryaning ALLAH
ing sauruting gesang kita
 pribadhi mbaka pribadhi

Kados seratan ayat 12

Padha ngidunga
masmur
 kagem SANG YEHUWAH,
kang adedhaton ing Sion.
Padha nyaritakna pandamele
ana ing tengahing para bangsa.


Sadherek Sapatunggilan
 ingkang kinasihan
dening GUSTI YESUS
pancen awrat sesanggihipun
kanggening brayat
ingkang saweg kapetatan katresnan

Brayat kita ing ngriki
sami ngarosaken
antawisipun bingah lan sisah

Bingah
karana Bapa Wasto almarhum
sampun estu tinunggil
kaliyan GUSTI YESUS

Sisah
 karana kathah prekawis
ingkang murugaken
manah sisah

Kedahipun
kita anamung nyumanggakaken
 mugi pakaryaning GUSTI YESUS
ingkang lumampahan
estunipun- 
sejatosipun
 GUSTI YESUS kagungan karsa
 ingkang endah
tumprap brayat
dalasan dumateng
 Bapa Wasto Almarhum

Bilih kita sami tetep mboten kendat –
mboten kendel
anggen kita nindakaken isining
raosing iman
 keimanan kita

Kita tetep mujudaken
sih katresnan 
dumateng ALLAH kita
ing dalem GUSTI YESUS
lan
sih katresnan
 tumrap brayat kulawarga-
sadherek sapatunggilan
lan
sesami kita

Kita tetep sregep memuji,
Sregep maos dedhawuhing ALLAH
 Sadaya ingkang kaseratan
ing Kitab Suci
 kita mangertosi lan kita tindakaken
 ing praktek pigesangan
 saben dinten

Lan lumantar pandonga-pandonga
kita tansah 
tetep sregep sesambetan
kaliyan GUSTI YESUS

saged-saged 
sadinten ambal 5 – 10
kita nindakaken
Pamuji,
Pamaosing kitab suci
lan
Pandonga
(3P)


Patunggilan
GUSTI YESUS mboten nate sare
anggenipun mireng lan nggatosaken
sadaya pasambat kita

GUSTI YESUS
estu remen anggen kita tansah
 sowan mareg
 ing ngarsanipun
ing saben wekdal

Prajanjinipun GUSTI YESUS
mboten nate mleset 
mesti kajawab karana
GUSTI YESUS
sampun maringaken
sadaya gesang pegesanganipun
 kangge kita
ing
‘Kajeng Salib'

Prastawa 
‘Kajeng Salib'
tansah ngengetaken
iba tresnaning GUSTI YESUS
dumateng kita’


Sadherek Patunggilan
punapa taksih wonten malih
bab ingkang gegayutan kaliyan katresnan
ingkang dereng GUSTI wujud paringaken
 dumateng kita
 para timbalan ?

mesti 
 ing wedalipun GUSTI YESUS 
sadaya badhe kalampahan

Bilih kita nggadahi sesambetan ? -
Bilih kapan kita paring piutang
dumateng GUSTI YESUS ?

karana GUSTI YESUS
sampun ngesokaken katresnanipun
 kanthi maluber
dumateng kita ?
GUSTI YESUS
mboten nggadahi utang
dumateng kita
para manungsa-
mliginipun dumateng kita
timbalanipun

sebab sadaya sedayanipun
sampun kaparingaken
dumateng kita
 ing wiwitan kita tinimbalan
rikala dados pandherekipun.

Sumangga
kita tansah ngecaken
 saben dhawuh
 pangandikanipun ALLAH
 lan
kita tansah niti priksa
punapa sampun sami kebukten
sadaya prajanjining ALLAH menika
...
punapa sampun sami kalampahan

ALLAH
estu ngrantos sesambetan kita
sami 
sageda nuwuhaken
 berkah kenggening dhiri kita- 
lan
kanggening brayat kita

Punapa 
ingkang dereng kita lampahi
ing pakaryan pigesangan kita

 lha kenging menapa
kita taksih ngrantos
 sadaya prajanjianing ALLAH ?

enggal
sami-a kalampahan
ing pigesangan kita !

Sumangga
 kita tansah semangat 
nindakaken gesang pigesangan
ingkang sujud sumuyud
rumaket demateng GUSTI YESUS
 lha kanthi makaten 
...
 kita sami mboten anamung
ngrantos berkah-berkahing ALLAH
ing sauruting pigesangan kita 

ngantosa dumugi puputing nyawa kita
 ALLAH tansah paring berkah

GUSTI YESUS makarya
lan
mberkahi kita sami

AMIN



Ibadah Keluarga
Minggu, 6 Oktober 2013
di Kel.Bp. Wasto Alm (KRW 7)


1.      Votum/Berkat
2.      Pujian KPK  19 : 1
ANGLUHURKEN ALLAH
 
3.      Doa :
Ø  Syukur
Ø  Mohon pengampunan
Ø  Undang Roh Kudus.
           AMIN

Pembacaan Alkitab : JABUR / MASMUR 9 : 9 – 13

  1. Pujian KPK  152 : 1
YESUS SANG PAMARTA

  1. KOTBAH …..
  2. Pujian KPK  169  : 1
SUMARAH MIRING ALLAH
  1. Doa syafaat :
Ø  Syukur atas firman …
Ø  Syukur : menyerahkan persembahan
Ø  Kulawarga Bp Wasto Alm sabrayat
Ø  bubaran.  AMIN

Memuji  KPK 149 : 1
GUSTI NUNTUN
Berkat