Kamis, 15 Maret 2012

MENYELESAIKAN MASALAH TANPA MENIMBULKAN MASALAH

Ibadah Keluarga
Kamis, 15 Maret 2012



MENYELESAIKAN MASALAH
TANPA 
MENIMBULKAN MASALAH



LUKAS 11 : 14 – 23

20
Tetapi jika aku
mengusir setan
 dengan kuasa ALLAH,
maka sesungguhnya
KERAJAAN ALLAH
sudah datang kepadamu





Bapak Ibu Saudara yang terkasih
Apakah kita ini memiliki masalah ?
Masalah apakah itu
yang tidak dapat diselesaikan ?

Sebab setiap masalah
pasti pada akhirnya
dapatlah diselesaikan
tetapi hanya saja …
 apakah masalahnya
dapat dengan tuntas terselesaikan
atau
 justru menimbulkan masalah baru
lagi

Bukan alasan
 atau
 argumentasi
 yang kita mintakan disini :
 mengapa masalah itu harus diselesaikan dengan cara ini
dan cara itu ?
Dan,
Mengapa kita harus mengambil keputusan ini dan itu
untuk menyelesaikan masalah tersebut !


Bapak Ibu dan Saudara
Dapatkah kita memberikan satu contoh
Bentuk penyelesaian terhadap satu masalah
yang tidak menimbulkan permasalahan baru

Sebab kita ini sebagai manusia
yang seringkali
 harus memutuskan
 untuk mengakhiri satu masalah
tetapi justru
 dengan mengorbankan diri sendiri
untuk masuk ke dalam keadaan
yang berlarut-larut
yang tetap memiliki masalah-masalah baru

Masalah utama
Masalah yang awal
 tidak terselesaikan
 justru masalah yang baru muncul
 dan
masalah baru itu
 semakin membebani kehidupan kita
 ini

Satu contoh nyata
bila di dalam kehidupan keluarga ada terjadi masalah
mengapa kita tidak segera lari
 kepada TUHAN ALLAH
ya, mengapa tidak segera lari-
memohon pertolongan
 kepada TUHAN YESUS
ALLAH kita ?

Mengapa justru kita melarikan diri
 untuk mencari pertolongan kepada orang lain
 yang kita anggap ‘pandai’ :

 Pandai dalam ilmu
Dan
 pandai dalam menyelesaikan masalah-masalah
 dengan caranya sendiri.

Apakah masalahnya akan segera selesai juga
 apabila kita ini
juga mengambil keputusan untuk diri sendiri
 menurut analisa-
pemikiran diri kita
 masing-masing
tanpa konsultasi dengan orang lain :
 ataupun kosultasi dengan TUHAN YESUS
“ yang ini
 sebaiknya aku lakukan
karena itu masalahnya”

“Aku tahu penyelesaiannya”;
 dengan rasa percaya diri
 kita melangkah sendiri
untuk menyelesaikannya

Akibatnya
masalahnya semakin bertumpuk-tumpuk-
masalah yang utama
 tidak terselesaikan

Banyak kehidupan keluarga
menjadi hancur berantakan
karena kurang mengertinya
bagaimana cara untuk menyelesaikan masalah
 dengan tanpa
 menimbulkan masalah yang lain

Banyak kehidupan jasmani dan rohani kita rusak
juga karena kita
salah di dalam mengambil keputusan
untuk menyelesaikan masalah itu

TUHAN YESUS
 memberikan satu contoh penyelesaikan masalah
dengan mengandalkan kuat kuasa
dari ALLAH

Kalau kuasa ALLAH itu ada
di dalam diri YESUS TUHAN kita
mengapa TUHAN YESUS
harus meminta kuasa-kuasa lain
 seperti yang disangkakan-
 seperti yang dituduhkan
 dan
 yang seperti diperkirakan banyak orang
saat TUHAN YESUS berkarya
 menyembuhkan seorang yang bisu
 karena kerasukan setan

TUHAN YESUS berhasil usir setan itu-
setan
 yang sudah mengambil ruang dan waktu
yang menjadi milik orang tersebut
 sehingga orang tersebut
 tidak bisa berpikir
 dan
 tidak bisa mengungkapkan masalahnya
karena masalahnya adalah
 si bisu ini-
 si kerasukan setan ini
 memang dibuat bisu
 (meskipun hatinya ada,
 perasaannya ada-
ia ada memiliki satu rasa ungkapan diri pribadi-
karena ia
sudah dikuasai
maka ia
 tidak mampu mengungkapkan
karena mulutnya dikunci rapat
maka selanjutnya
 ia akan menjadi frustasi
sebab ia gagal
mengeluarkan semua isi hatinya
 sepenuhnya
untuk memberikan pernyataan yang dapat dimengerti
oleh orang lain
 apa yang sebenarnya sedang terjadi
di dalam hidupnya.

Seandainya si bisu ini
menjadi putus asa
 dan
ia merasakan gagal
menjadikan dirinya ini tampil
seperti apa yang seharusnya dapat ia lakukan :

seharusnya
ia bisa berkata kata ini
 hatiku mengatakan sebenarnya
 yang terjadi di dalam hidupku
‘aku dikuasai oleh roh kegelapan’.

Tetapi
ia tidak bisa dan orang lain tidak mengerti
Ia harus menanggung sendiri
 beban yang berat itu
Ia menjadi terputus hubungan
 dengan orang lain
karena kebisuan yang dialaminya

Mungkin saja
 ia akan mengambil keputusan
untuk bunuh diri
karena ia merasa gagal
melawan kebisuannya
yang sudah menekan jiwanya-
secara sadar
 ia telah menjadi putus asa
dan
 secara sadar
 ia mengambil keputusan
 untuk bunuh diri.
Kalau itu yang terjadi.

Kalaupun ia
tidak mengambil keputusan
 untuk bunuh diri
 sebenarnya
 ia sedang menuju
 ke proses pembunuhan dirinya sendiri
tidak oleh kuasa gelap-
oleh si setan

Kalau ia berputus asa dan tidak mampu
mempertahankan kesadarannya  
yang jelas adalah
ia telah kerasukan setan
 dimana hidup dan matinya
telah ia serahkan
 kepada setan-
 roh kegelapan

Hidup ini
 seperti robot
 tanpa otoritas-
 tanpa kuasa
 dari diri sendiri
 untuk memimpin kehidupan kita.

 Itulah
orang yang kerasukkan setan
 ia tidak mengetahui
dan
 tidak dapat merasakan lagi
 apa yang telah ia lakukan
 semuanya di luar kendali dirinya
 bahkan
 ia tidak tahu menahu
dengan dirinya sendiri

Kesimpulan
pertamanya adalah
 apabila seseorang kena guna-guna,
 terkuasai oleh roh kegelapan-
oleh setan
maka dirinya sendiripun
 tidak mungkin bisa melepaskan kuasa
 yang maha berat-
 maha besar
 dibanding kuasa
 yang ia miliki

Ke dua, adalah
kesimpulan yang ada dan sering kali
 dilakukan oleh banyak orang
termasuk mungkin kita
 yang sudah percaya
 kepada KRISTUS YESUS
TUHAN ALLAH
yang memiliki kuasa di langit dan dibumi,
di dunia dan di sorga
….
Banyak diantara kita
 justru lari kepada dukun,
lari kepada orang pintar,
dan lari meminta pertolongan
 kepada kuasa lain
di luar kuasa TUHAN kita YESUS
….
Itu artinya
 kita semakin menambahkan roh-roh kegelapan
 untuk masuk dan menguasai hidup kita
….
Bukannya masalah itu jadi terselesaikan
 tetapi masalah itu
semakin menjadi-jadi

Apa mungkin
setan melawan setan ?
Ataukah mungkin
kita ini bisa bebas
dari setan
dengan memasukkan setan yang lain !

Kalaupun
 ‘kelihatannya ada kuasa setan dikalahkan oleh si penghulu-
si pemimpin setan—
kelihatannya kita sembuh
 dan
 menjadi lebih ringan
 untuk sementara waktu saja.

 Maka selanjutnya
 kita ini
telah dikuasai
oleh kuasa setan yang lebih besar’.
Apakah setan dapat mengusir setan ?

Inilah
sangkaan yang keliru telah ditujukan
 kepada TUHAN YESUS
 ketika TUHAN YESUS
berhasil mengusir setan
dan
berhasil menyembuhkan si bisu
 yang kerasukan setan

YESUS TUHAN kita
 disangkakan
 telah meminta pertolongan
penghulu setan-
yang waktu itu
 dikenal sebagai Beelzebul

Kebiasaan orang-orang dunia
yang tidak mengenal YESUS TUHAN
 di dalam setiap kali menyelesaikan masalah
 justru
dengan mendatangkan kuasa
yang lebih besar
yang pada akhirnya
akan menghancurkan hidupnya

Coba kita renungkan :
Apakah Iblis
akan melawan iblis
 dan
akan menghacurkan dirinya sendiri ?

Apakah iblis
 akan menghancurkan kerajaannya sendiri ?

Mari
 kita baca penjelasan TUHAN TESUS
 tentang dirinya dan tentang iblis …

Ayat 17 – 18
 (17) Tetapi YESUS mengetahui pikiran mereka lalu berkata: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh.
(18) Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? Sebab kamu berkata, bahwa AKU mengusir setan dengan kuasa Beelzebul.


Bapak Ibu dan Saudara
Kita mengetahui
 bahwa TUHAN YESUS
 menerangkan bahwa
IA-
TUHAN YESUS
kita ini
 sesungguhnya
telah mengusir setan
 dan
telah menyembuhkan si bisu
dengan kuasa yang ada
 di dalam DIRINYA
 yang tidak lain adalah
 kuasa yang ada
di dalam KERAJAAN ALLAH.

Dan,
 TUHAN YESUS katakanlah lagi
 bahwa barang siapa
 yang mendatangkan kuasa TUHAN YESUS
di dalam dirinya-
di dalam hidupnya
 itu berarti
ia telah mendatangkan KERAJAAN ALLAH
 di dalam hidupnya

Kuasa TUHAN YESUS
 adalah kuasa ALLAH
 yang sanggup mengalahkan
segala kuasa
yang ada
 di seluruh muka bumi ini

Jadi
dengan kuasa ALLAH inilah
 kita
 bisa menyelesaikan
segala masalah kehidupan
tanpa mendatangkan masalah lainnya
 di dalam hidup kita
masalah itu selesai dengan tuntas
 dan
 kita akan menikmati kehidupan
 bersama ALLAH
sekaligus
 kita telah masuk dan telah mendatangkan
KERAJAAN SORGA-
KERAJAAN ALLAH
 di dalam hidup kita

Berlakulah
seperti yang dicontoh dan diteladankan
oleh TUHAN kita
YESUS

Dimana
 di dalam setiap menyelesaikan
 setiap masalah
 di dalam kehidupan kita

Apakah itu
masalah pekerjaan
dan atau masalah kemapanan hidup secara ekonomi
atau
 itu masalah perjodohan-
perkenalan,
atau
masalah hubungan sosial
dengan sesama hidup kita.
 Atau
 itu masalah sakit penyakit-
 atau masalah keluarga-
masalah rumah tangga ?

Selesaikan masalahnya
 dengan tanpa menimbulkan masalah
 yang lebih berat lagi
….
Datanglah kepada YESUS TUHAN kita
 berdoalah-
sendiri
atau
bersama seseorang
yang Bapak Ibu percaya
 untuk dapat menyokong-
 mendukung doa
 permohonan kita
sebab
 tidak ada kuasa
yang dapat mengusir kuasa
 yang telah menimbulkan
banyak masalah
di dalam kehidupan ini
 selain kuasa
 yang penuh dengan damai sejahtera
dari ALLAH

Kita baca Ayat 19 – 20
(19) Jadi jika AKU mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya ? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.
 (20) Tetapi jika AKU mengusir setan dengan kuasa ALLAH, maka sesungguhnya Kerajaan ALLAH sudah datang kepadamu.

(19) Kalau begitu, dengan kuasa siapa pengikut-pengikutmu mengusir roh-roh jahat itu? Pengikut-pengikutmu itu sendirilah yang membuktikan bahwa kalian salah !
(20) Tetapi Aku mengusir roh jahat dengan kuasa ALLAH, dan itu berarti bahwa ALLAH sudah mulai memerintah di tengah-tengah kalian.

Inilah kuasa
 yang kita terima
Bapak Ibu dan Saudara
Gunakan dan mintalah
pasti diberikan

Mengucap syukurlah
atas segala peristiwa
yang kita alami
tetapi
jangan dipikirkan sendiri
 atas setiap permasalahan kehidupan ini
 serahkan kembali
 kepada ALLAH
di dalam TUHAN YESUS
mengapa kita takut
menghadapi setiap persoalan kehidupan

 bukankah kehidupan kita ini
memang penuh
dengan masalah
yang terus datang silih berganti

Andalkan kuasa TUHAN kita
 YESUS
 usir kuasa lain
yang tinggal hidup
 di dalam diri kita
masing-masing

Marilah berjalan seiring
dengan kuasa YESUS TUHAN kita
 selayaknya kita
 berjalan beriringan
 memasuki kerajaan ALLAH

TUHAN YESUS memberkati

AMIN













 


  1. Votum/Berkat
2.      Pujian Kijem  15 : 1   
Berhimpun Semua

  1. Doa :
Ø  Syukur
Ø  Mohon penganpunan
Ø  Undang Roh Kudus.
AMIN

Pembacaan Alkitab : LUKAS 11 : 14 - 23

  1. Pujian Kijem  49 : 1, 2, 4  
    FIRMAN ALLAH Jayalah

  1. KOTBAH …..
  2. Pujian Kijem  370  : 1
    ‘Ku mau berjalan dengan Juru S’lamatku
  1. Doa syafaat :


Memuji  Kijem 376 : 1, 2
Ikut DIKAU Saja TUHAN

Berkat

Jumat, 02 Maret 2012

SALAM DAMAI SEJAHTERA TURUN ATAS KITA

 Persekutuan Doa Gidion, 2 Maret 2012


SALAM DAMAI SEJAHTERA
TURUN ATAS KITA



MAZMUR  65 : 10 – 11
10. ENGKAU mengindahkan tanah itu, 
(memberi karunia) 
mengaruniainya kelimpahan, 
dan membuatnya sangat kaya.
Batang air ALLAH penuh air;
ENGKAU menyediakan gandum bagi mereka .
Ya, demikianlah
ENGKAU menyediakannya:
11. ENGKAU mengairi alur bajaknya (olahan tanah),
ENGKAU membasahi gumpalan-gumpalan tanahnya,
dengan dirus hujan
ENGKAU menggemburkannya (membuat lunak tanahnya);
ENGKAU memberkati tumbuh-tumbuhannya


Bapak Ibu Saudara yang terkasih
Puji TUHAN
kita ini telah menerima berkat-berkat di sepanjang kehidupan yang kita alami bersama
Berkat sehat dan kesehatan, berkat keuangan yang cukup untuk hidup di hari ini dan berkat-berkat lain secara lahiriah selama kita masih hidup dan itu menjadi kekayaan di tengah-tengah keluarga di dalam kita bersosialisasi tanpa ada yang kita rasakan agak lain. Inilah berkat lahiriah dan jasmaniah bagi kita

Secara langsung pula kita ini juga sudah menerima berkat rohani, berkat kepuasan dan berkat kesanggupan untuk menyelesaikan setiap masalah dan permasalahan yang akan dan yang sedang kita alami bersama atau secara pribadi. Pun kita merasakan satu kekuatan dan iman percaya bahwa ALLAH akan menolong kita dan menyembuhkan segala bentuk penyakit atau segala persoalan kehidupan kita. Inilah berkat rohani.

Bapak Ibu dan Saudara
lamakah kita di dalam mengalami pergumulan, di dalam kehidupan ini, adakah kita merasakan berapa lama lagi kita tidak dapat menyatukan diri dengan sungguh-sungguh dengan TUHAN YESUS ?

Berkat Damai Sejahtera akan senantiasa turun atas diri kita atau sekumpulan anggota keluarga persekutuan. Kita ini ada di dalam Damai Sejahtera ALLAH yang senantiasa melengkapkan segala kebutuhan kehidupan kita masing-masing.
DOA akan menuntun kita kepada satu perhubungan yang amat erat dengan YESUS TUHAN kita dan ROH KUDUS akan melengkapkan segala kebutuhan akan kehidupan kita. ROH KUDUS akan menerjemahkan segala ungkapan dan permohonan kita. ROH KUDUS adalah ROH pengantara antara kita dengan ALLAH, bukankah ROH itu adalah ALLAH tetapi ALLAH mempersyaratkan kepada kita untuk memiliki roh agar roh kita dapat menyatu dengan ROH ALLAH dan menyembah sujudi (sepenuhnya) akan segala kebenaran yang datangnya dari ALLAH PRIBADI, maka jangan segera lari dan meragukan apapun yang akan terjadi untuk kita alami di dalam hadirat ALLAH

Damai Sejahtera ALLAH sungguh-sungguh hadir di dalam persekutuan bersama ROH ALLAH, kiranya roh kita sudah siap dan terlatih. Percayalah dengan iman- lakukanlah segala sesuatunya. Pasti akan terjadi.

Jadi, Bapak Ibu Saudara yang terkasih
Rupa berkat Damai Sejahtera ALLAH itu ada dan sungguh-sungguh ada bagi kita yang mau meneliti dan membuktikan di dalam kehidupan ini. TUHAN YESUS menantikan kita dengan sungguh-sungguh .

Seperti tanah dikaruniai kelimpahan dan dijadikan sangat kaya. Demikian pula, seperti sungai- batang air yang penuh… siap memberikan sebanyak-banyaknya pertumbuhan bagi kelebatan buah hasil panenan gandum. Siapa yang menyediakan itu semua ? Dan, siapa yang memprosesnya untuk itu semua ?

Juga untuk mengairi aluran bajak… dan membasahi setiap gumpalan tanah… hujan berkat diturunkan- hujan air menggemburkan dan setiap tumbuh-tumbuhan diberkati

Sedemikian itu pulalah kita ini, Bapak Ibu Saudara yang terkasih .
Kita ini siap diberkati dan diproses untuk menghasilkan buah- buah panenan yang lebat. Begitulah cara ALLAH di dalam karya ROHNYA yang kudus memperkaryakan- memperkerjakan kita semua. Satu masalah akan diangkat dan masalah lain akan diangkat dan diselesaikan

FIRMAN TUHAN menguatkan iman kita
TUHAN YESUS memberkati kita semua. AMIN



PBSR 535 : 1, 2 Betapa baiknya ENGKAU YESUS
DOA (Syukur,ampunan dosa,saudara-saudara lain yang ada di dalam pergumulan)
Bacaan : MAZMUR  65 : 10 – 11
PBSR 568 : 1 Ku siapkan hatiku TUHAN
KOTBAH/ Renungan
PBSR 108 : 1, 2, 3 Dengan iman
DOA permohonan kesembuhan : benjolan 'kanker' di payudara

Kamis, 01 Maret 2012

GANDHA ARUM



GANDHA  ARUM

IBRANI 2 : 1 -4
(1) Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.
(2) Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal,
(3) bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh TUHAN dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan
(4) ALLAH meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karena ROH KUDUS, yang dibagi-bagikan-NYA menurut kehendak-NYA.

2:1 Mulané kita kudu luwih kenceng enggon kita padha gondhèlan ing sakèhing kayektèn sing wis kita rungu, supaya kita aja padha kéntir.
2:2 Pangandika sing didhawuhaké lantaran para malaékat kuwi nyata, lan sapa sing ora manut utawa ngèstokaké bakal tampa paukuman sing samesthiné.
2:3 Yèn mengkono kepriyé bisané kita oncat saka paukuman mau, menawa kita ora ngregani marang keslametan kang semono gedhéné? GUSTI YESUS piyambak sing miwiti martakaké keslametan mau lan wong-wong sing padha krungu pangandika mau, klawan temen olèhé mènèhi paseksi marang kita, yèn pangandikané GUSTI ALLAH kuwi nyata mengkono.
2:4 Mengkono uga GUSTI ALLAH iya ngekahaké paseksi-paseksi mau srana pretandha-pretandha, mujijat-mujijat, sarta kaélokan werna-werna. PANJENENGANé uga maringaké ganjaran-ganjaraning ROH SUCI miturut ing kersaNE PIYAMBAK.
> Sira kudu sansaya teliti lan nliti samubarang kang SUN dhawuhake supaya niteni samubarang kang SUN dhawuhake ?
Apa piwulangINGSUN mbangun ? karusakan?
Kudu tumindak- harus bertindak.

Niti tumindak ira, INGSUN wus paring dhawuh saben dina >>> 'mawas dhiri', niti tindak/ laku, laku nira nurut dhawuh INGSUN

# Niti laku , mesthi sira enggal emut- manut lakune; ora manut --- pengaruhe roh peteng saya gedhe ! Tumrap timbalaningSUN : supaya oncat Injil / dhawuh

KOLOSE  1 : 23
1:23 Mulané kowé padha tetepa setya nganggo dhasar precaya sing kuwat, lan aja nganti ninggal pengarep-arep sing wis kokrungu saka Injil. Aku, Paulus, dadi abdiné Injil kuwi, iya Injil sing wis diwartakaké marang saben wong ing salumahing bumi.
Ø  Supaya tekun
> Roh peteng kepengin nggeser  saka pangarep-arep Injil GUSTI YESUS
> Nggeser lewat anak, somah, kebutuhan jagad …
> Iman, laku, atinira ?

Ayat 2 – 3
1:2 tumekaa marang umaté GUSTI ALLAH  ing kutha Kolosé, yakuwi para sedulur kita wong-wong Kristen, sing setya. GUSTI ALLAH  RAMA kita maringana sih-rahmat lan katentreman marang kowé kabèh.
1:3 Samasa aku ndongakaké kowé, aku tansah padha saos sukur marang
GUSTI ALLAH  , RAMAné GUSTI kita YESUS KRISTUS,
Ø  Begja oleh kaslametan !. Sira ora luput saka ‘hukuman karena dosa’. INGSUN paring kaslametan, begja !
> Mesthine ing ati nduweni  tekad --->
ROMA 8 : 38 Sebab aku yakin yèn ora ana prekara sing bisa misahaké kita saka sihé SANG KRISTUS; senajan pati utawa urip, para malaékat utawa para pangwasa liyané sing ana ing swarga, ing jaman saiki, utawa sing bakal kelakon,
> Sebab aku yakin  ( harus punya keyakinan / iman) --- > tidak akan terpisahkan dalam katresnaning ALLAH
> Bila kita tidak kelu- kintir ing panggodaning iblis


ayat 3 – 4
1:3 Samasa aku ndongakaké kowé, aku tansah padha saos sukur marang GUSTI ALLAH  , RAMAné GUSTI kita YESUS KRISTUS,
1:4 merga aku wis padha krungu bab precayamu marang
SANG KRISTUS YESUS, lan katresnanmu marang umaté GUSTI ALLAH  kabèh.
Ø  Sira rumangsa … sira SUN luberi ROH INGSUN >> Sira rumangsa SUN tuntun … Kabeh pinta-pinta
> Sira uga kudu nerusake sing dirungu : PiwulangINGSUN ---- > yakin tumuju karahayon- kaslametan
> ajapadha wedhi
> pada dadi seksi INGSUN, lumaku becik ! ( krungu / cumadang ! )

I KORINTUS 2 : 14
Sing sapa ora kadunungan ROHé GUSTI ALLAH  , ora bisa nampa lan ngerti marang ganjaran-ganjaran sing diparingaké déning ROH mau. Ing ngatasé ganjaran-ganjaran kuwi manungsa dianggep bodho; sebab bisané ngerti mung yèn kabiyantu déning ROHé GUSTI ALLAH  .
Ø  Sing ati-ati : Sebab manusia duniawi --- > tidak menerima piwulang INGSUN
Bila menerima : dianggep bodho
> Kudu ati-ati --- > menilai timbalaning SUN kanthi pangukure jagad
> Omah- sugih  ora ndherek --- > aku ora ndherek wae
Aja ana kang misahake saka pangarep-arepe Injil

Ayat 14 b Ing ngatasé ganjaran-ganjaran kuwi manungsa dianggep bodho; sebab bisané ngerti mung yèn kabiyantu déning ROHé GUSTI ALLAH  .
Ø  Tidak menilai secara rohani
> banyak mengukur --- > ukuran jagad !

Ayat 15 Wong sing kadunungan ROHé GUSTI ALLAH  kuwi ngerti samubarang, nanging ora ana wong sing bisa nliti marang dhèwèké.
Ø  IA sendiri tidak dinilai orang lain
> Aku tumindak kaya ngene supaya dinilai “Jagad”

Ayat 16 Kaya surasané Kitab Suci sing mengkéné: “Sapa ta sing ngerti penggalihé PANGERAN, nganti bisa mulang PANJENENGANé?” Nanging kita padha ngerti marang penggalihé SANG KRISTUS !
Ø  Ana ? Ana ? Ana … Sira sering, iki mesthi karsaning GUSTI wong penak, yen ora kepenak, pancen ora kepareng  !
> Saestu- Benarkah  iki karsaning GUSTI ;;; > aku tak nekad ! Ngrancang karepe dhewe --- > ora dicaosake ! Mangka rancangan sira dudu rancangan INGSUN !
Ya … ya … akeh
> Aja ngatur karsaning ALLAH !
> Supaya memiliki pikiran KRISTUS , Manunggaling ing GUSTI

2 KORINTUS 2 : 14
2:14a Nanging atur panuwunku marang GUSTI ALLAH  , déné ana ing patunggilané SANG KRISTUS, GUSTI ALLAH  tansah nuntun aku kabèh ana ing dalaning kaunggulané.
Ø  Yen sira manut- mituhu --- > INGSUN mesthi nuntun sira, ana ing dalan kemenangan …. Marang iblis
> Nampeni kaunggulan --- > panggoda
> membawa ke kemenangan atau ke kerusakan ? Bisa sira rasakake !
Rahayu sira !

Ayat 14b
GUSTI ALLAH  wis ngagem aku kabèh martakaké kawruh bab SANG KRISTUS mau kaya déné ganda wangi, sing sumebar ana ing ngendi-endi.
Ø  Sing perantara : ‘kami’ – sira
Cumadang ora ? Saengga ganda arum bisa karasakake ing ngendi-endi ing tengahing jagad

Ayat 15
Aku padha kaya gandaning dupa sing diobong déning SANG KRISTUS sumaos marang GUSTI ALLAH  , gandané sumebar ana ing antarané wong sing padha dislametaké,
Ø  Bagi- KanggeningSUN--- > Sira gandha kang arum , dudu gandha kembang telekan !
> Ing ngendi panggenan --- > kudu ngetokake  gandha arum;  laku, tindak, pangucap -
dirasakake liyan
> seneng …. Togel ?!

> gandhane AsmaningSUN --- > tak melok, tak nyedak, kesengsem gandha arum
> Yen ora niti --- > ora bisa ngetokake gandha arum


Ayat 15b – 16
gandané sumebar ana ing antarané wong sing padha dislametaké,
2:16 nanging tumraping wong sing bakal nemu tiwas, aku iki padha kaya gandaning pati, sing gawé tiwas. Satemené sapa sing bisa nglakoni ayahan sing kaya mengkono kuwi?
Ø Sing I --- > tumrap INGSUN ( tanda : kehidupan)
Ø  Sing II -- > golongan ora nampa INGSUN --- > daging (bau kematian)

Ayat 16b
sing gawé tiwas. Satemené sapa sing bisa nglakoni ayahan sing kaya mengkono kuwi?
Ø  Siapa yang sanggup melaksanakan tugas  …. “gandha arum”
Cumadang ? Rahayu ! Aja pada was sumelang, INGSUN nuntun ing kemenangan, iku prajanji INGSUN

Padha titenana  
 KOLOSE   4 : 5 – 6
5. Srawunga karo wong-wong sing ora precaya kanthi kawicaksanan; saben ana wewengan pigunakna sing becik.
Urip kebak hikmat --- > kepada orang belum kenal --- > mengeluarkan gandha arum

6. Tembungmu kudu sing sedhep dirungokaké, sarta isi prekara sing prelu digatèkaké déning wong, lan kowé iya kudu bisa awèh wangsulan sing bener marang saben wong.
 Laku, pangucap --- > kebak katresnan, aja hambar- tawar --- > ditakoni sengol  ?!
> Gandha arum ?
> Aja kintir ? Sing baku !
padha tresnan tinresnan, nyentak-nyentah- ora pareng

7. Sedulur kita kang kinasih, Tikhikus wong sing setya lan kanca kita nyambut-gawé kagem GUSTI, bakal nyritakaké kaananku kabèh marang kowé.
Hamba yang setia -- > Yen sira setia, INGSUN …
Sira ngucapake katresnan- karahayon
Setia ya … aja gampang kintir

MEMUJI : AJA SUMELANG BAB URIPMU


AMSAL 6 : 23
Pituturé mau minangka pepadhang. Piwelèhé minangka piwulang.
Perintah- ajaran Pelita- Cahaya
> Kena apa sira SUN wulang --- > Sebab ambune kaya kembang gaceng
> Cunduk ROH kang diutus mbenak mbenakake
> didangu : paracaya ? (jawab : Pracaya) --- > isih kintir
# ngombe uyuhe (ada obat/therapi)--- > diombe  === > Ora pracaya !
( Uyuh racun ! ora ngerti, kintir, kintir ora nduwe iman)

Sira dadi lumantare Sabda --- > kumandel  firman- Sabda
> terus crita kancane ! (Ngombe uyuh dicritakake)

Ayat 23b Piwelèhé minangka piwulang.
Sira ditegur --- > diberi jalan- nuntun marang urip
> Begja rahayu wong katuntun ing ROH --- > ke kehidupan
> dipegang janji-janji ALLAH

AMSAL 1 : 33
Nanging sing sapa nurut marang aku, uripé bakal ayem, tanpa duwé rasa kuwatir, merga kalis ing bilai kang nggegirisi.”
Sapa ngrungokake pangandika bakal  luput … dari malapetaka
Conto : Sira aja nyolong
Sira nyolong  --- > ora nindakake
> Sira gondelan  --- > dikalisake … yen pracaya
>Janji dengan iman --- > terlaksana (pasti) --- > dijadikan gandha arum

AMSAL 10 : 17
Wong sing nanggapi piwelèh kuwi bakal urip, nanging wong sing ora gelem ngakoni kaluputané kaancam déning bebaya.
> Nggatekake – bakal urip; ora nggatekake --- kesasar
Yen INGSUN janji : INGSUN nuntun umate --- > supaya ora nemu karusakakan
> Rahayu kang nggatekake, bilahi sing nglirwakake

(SAMBANG SINAMBANG – BULAN DEPAN UTOPIA)


ROMA 2 : 1
Mulané para sedulurku, apa kowé padha wani ngadili wong liya, ing ngatasé kowé dhéwé kegolong wong sing ora bakal luput saka kesalahan? Merga yèn kowé ngluputaké wong liya, mangka kowé dhéwé luputé padha, apa kowé ora nibakaké paukuman marang awakmu dhéwé?
> Ayo tidak menghakimi, nglepatake ?!
(Menghakimi !)
Apa kang sira tuduhake, sira akui
> Ayo sabar sinabar, tresna tinresnan
EKLESIA, UTOPIA --- makanan
‘kaya rusa ngorong’

Ayat 2
Kita padha ngerti, yèn paukumané GUSTI ALLAH  tumrap wong-wong sing padha nglakoni mengkono mau, pancèn adil.
PenghakimanINGSUN adil ora pandang bulu
> Kristen cilik ---> nglanggar, diukum
> MENTAS PRACAYA --- > Oleh kemenangan
> Ayo setya , mituhu dhawuh, karsaningSUN


Ayat 3 – 4
3. Nanging kowé, para sedulur, kowé dhéwé rak iya padha nglakoni penggawé-penggawé kaya sing kokdakwakaké wong liya mau? Apa kokanggep kowé bisa uwal saka paukumané ALLAH?
4
. Utawa apa kowé arep ngrèmèhaké marang sih-kamirahané GUSTI ALLAH  sing gedhé banget kuwi lan kabecikané sarta kesabarané? Apa kowé ora ngerti yèn enggoné GUSTI ALLAH  ngetingalaké sih-kamirahané kuwi merga ngersakaké, supaya kowé padha mratobat marang PANJENENGANé?
INGSUN nuntun sira --- > ngakonono- intropeksi, aja menghakimi

Ayat 5
Kowé pancèn padha ndableg lan wangkot ing ati. Srana mengkono kowé mung gawé aboting paukumanmu dhéwé mbésuk ing Dina Kiamat, samasa bebenduné GUSTI ALLAH  lan paukumané dipatrapaké.
Yen ora gelem mawas dhiri --- > mangkotake ati --- > pungkasane menimbun murka !

Ayat  6 – 8
6. Sebab GUSTI ALLAH  bakal males marang saben wong manut penggawéné.
7
. Marang wong sing tansah nglakoni kabecikan lan nganti-anti marang kamulyan lan kaluhuran sarta kelanggengan, Gusti Allah bakal maringi urip langgeng.
8
. Nanging wong sing srakah, sing nampik marang bebeneran, lan dhemen marang piala, bakal nampani bebendu lan dukané GUSTI ALLAH  .
Sing nampani kemenangan ! …… ?


YOHANES    5 : 36
Nanging AKU duwé paseksi sing luwih kuwat ketimbang karo paseksiné Nabi Yohanes, yakuwi sakèhing penggawé sing didhawuhaké déning SANG RAMA, sing kudu DAKlakoni, lan sing DAKtindakaké saiki iki. Kabèh penggawé sing DAKtindakaké saiki kuwi mbuktèkaké, yèn AKUiki diutus déning SANG RAMA.
KRISTUS diutus --- > jagad --- > nindakake karsane ALLAH : Pekerjaan RAMAkKU
> Sira kautus nindakake
> Yen INGSUN ngabarake seksi --- > Sira ya dadi seksi --- apa kang SUN tindakake
Sira gandha arum --- > mangerteni dhawuhINGSUN