Sabtu, 12 November 2016

pekabar keselamatan

Versi 1


Allah yang menyelamatkan :
Renungan Siang bagaikan makanan yang mengenyangkan rohani kita agar kita menjadi kuat sampai kepada akhir kehidupan yang berat hari ini.

Sesuatu yang harus kita selesaikan selama hari masih siang.
Makanan itu adalah Firman. Firman itu adalah Allah dan Allah adalah Yesus. Yesus adalah manusia yang sangat dipercaya oleh Allah sebab Ia adalah utusan Allah. Utusan yang memiliki kuasa di bumi dan di sorga.

Mari kita cerna makanan siang hari ini agar kita tidak berlama-lama mencari dan merasakan kehausan.
Firman Allah membuat diri kita menjadi pekabar keselamatan.

1 Petrus 1:17 (TB) Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini.

Jadi jika engkau percaya kepadaKu... Aku ini ada maka engkau akan selamat. Tetapi bila engkau tidak percaya kepadaKu engkau akan mengalami semua hasil perbuatamu. Dunia ini sesungguhnya jahat karena si penguasa kejahatan itu berkuasa untuk membelokan setiap rancangan Allah bagi manusia yang dikasihiNya. Ketika kita mendengar suara Allah :

Anakku dengarkan FirmanKu didalam Yesaya 15:6-8 (TB) Sungguh, air di Nimrim menjadi kering dan tandus dan rumput sudah kering, rumput muda sudah habis, tidak ada lagi tumbuh-tumbuhan hijau.
Sebab itu segala harta yang mereka tumpuk dan segala yang mereka simpan mereka bawa ke seberang sungai Haarabim.
Sungguh, teriak itu akan kedengaran di seluruh daerah Moab, ratapnya terdengar sampai ke Eglaim, bahkan sampai ke Beer-Elim.


Begitulah keadaan dunia ini. Semuanya serba kekurangan meskipun sudah didapat- dikuasai- dimiliki tetapi ada satu hal yang tidak kekal- tidak akan dibawa mati karena dunia ini adalah kuburan mengerikan

Lukas 9:10 (TB) Sekembalinya rasul-rasul itu menceriterakan kepada Yesus apa yang telah mereka kerjakan. Lalu Yesus membawa mereka dan menyingkir ke sebuah kota yang bernama Betsaida, sehingga hanya mereka saja bersama Dia.

Tuhan Yesus adalah milik dari para murid dan para murid itu adalah milikNya maka berserulah mereka untuk menceritakan segala hal yang sudah dilakukan selama menjalani kehidupan bersama orang-orang lain di dunia ini. Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita sebagai murid dan sebagai saudara-demikian juga dengan kita adalah sebagai saudaraNya ... bahwa dunia ini harus dijaga agar keselamatannya tidak terbawa arus dunia.
Dunia ini harus diselamatkan dan harus dikuasai bukannya kita yang dikuasai oleh dunia ini. Jadi percayakanlah hidup kita di dalam tuntunan dan pengajaran Allah saja. Jangan takut dan jangan ragu bersama Allah sebab pasti kita bisa.

Yudas 1:19 (TB) Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.
Jangan takut dan jangan ragu percayamu itu yang menyelamatkan hidupmu. Kabarkan Injil kesukaan Allah meskipun engkau menderita secara jasmani tetapi rohmu akan selamat

Yesaya 15:6 (TB) Sungguh, air di Nimrim menjadi kering dan tandus dan rumput sudah kering, rumput muda sudah habis, tidak ada lagi tumbuh-tumbuhan hijau.

Di sana Allah bekerja dan mengharuskan kita berbuat sesuatu untuk mengubahkan dunia ini agar terbebas dari kekeringan dan kehausan akan Firman- kabar kesukacitaan bahwa Allah sungguh-sungguh mengasihi dunia ini. Allah tidak akan membinasakan setiap orang yang mau berbalik kepadaNya.

Berbahagialah kita yang sudah mengenal Allah dan yang sudah ikut turut bekerja memberitakan berita keselamatan dari sorga. Tuhan Yesus memberkati kita.
Amin





Versi 2

Shalom Alaihem b 'Shem Jeshua Ha Masiach, renungan siang ini dengan tema:
*Allah yang menyelamatkan*

Renungan Siang bagaikan makanan yang mengenyangkan rohani kita, agar kita menjadi kuat sampai kepada akhir kehidupan yang berat hari ini, yang harus kita selesaikan selama hari masih siang.
Makanan itu adalah Firman dan Firman itu adalah Allah sendiri yang telah menjelma menjadi manusia didalam diri Yesus. Yesus adalah manusia sempurna yang dipilih dan yang sangat dipercaya oleh Allah sebab Ia adalah utusan Allah yang sempurna, yang diberi kuasa di bumi dan di sorga.

Mari kita cerna makanan siang hari ini agar kita tidak berlama-lama merasakan kehausan.

Wahyu 21:6-7 (TB) Firman-Nya lagi kepadaku: "Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. *Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.*
*Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini*, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.


Firman Allah membuat diri kita memperoleh apa yang Tuhan janjikan jika engkau percaya kepadaNya .Tetapi bila engkau tidak percaya kepadaKu, engkau akan mengalami semua yang buruk dari hasil perbuatamu. Dunia ini sesungguhnya jahat karena si penguasa kejahatan itu berkuasa untuk membelokan setiap rancangan Allah bagi manusia yang dikasihiNya. Ketika kita mendengar suara Allah, iblispun turut bekerja seperti yang dilakukan pada Ayub

Ayub 1:6-11 (TB) *Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.*
Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
*Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?*
Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, *ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."*


Begitulah cara kerja iblis untuk membelokan rancangan Allah supaya manusia jatuh kedalam dosa yang akan membawa kepada kematian yang mengerikan, jika kita turut dan dikuasai oleh iblis, sebab iblis adalah pembunuh manusia

Yohanes 8:44 (TB) Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. *Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran*, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Tuhan Yesus adalah milik dari para murid dan para murid itu adalah milikNya maka berserulah mereka kepada Tuhan Yesus untuk menceritakan segala hal yang sudah dilakukan selama menjalani kehidupan bersama orang-orang lain di dunia ini. Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita sebagai sebagai muridNya memiliki tugas, mengabarkan injil ke seluruh dunia ini agar keselamatan bisa dirasakan semua manusia, sehingga mereka tidak terbawa arus dunia yang menyesatkan

Markus 16:15-16 (TB) Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum".


Dunia ini harus diselamatkan dan kita harus bisa menguuasainya, bukannya kita yang dikuasai oleh dunia. Jadi percayakanlah hidup kita di dalam tuntunan dan pengajaran Allah saja. Jangan takut dan jangan ragu bersama Allah sebab pasti kita bisa.

Matius 10:26 (TB) *Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka,* karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.

Jangan takut dan jangan ragu percayamu itu yang menyelamatkan hidupmu. Kabarkan Injil kesukaan Allah meskipun engkau menderita secara jasmani tetapi rohmu akan selamat

Matius 10:39 (TB) Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan *barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku,* ia akan memperolehnya.

Berbahagialah kita yang sudah mengenal Allah dan yang sudah ikut turut bekerja memberitakan berita keselamatan dari sorga. Tuhan Yesus memberkati kita.Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadikan dan berikan komentar anda sebagai refleksi diri bukannya mengomentari kejelekan dan kekurangan kami