Senin, 03 Agustus 2015

Membangun Budaya Positif

Membangun Budaya Positif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“A great civilization is not conquered from without until it has destroyed itself from within. – Sebuah bangsa yang agung tidak dapat terkalahkan kecuali diakibatkan budaya-budaya di dalam masyarakat itu sendiri.” ~ Will Durant

Budaya adalah sesuatu yang mempengaruhi pola kehidupan sekaligus dipengaruhi dinamika masyarakatnya. Sehingga perubahan budaya itu sendiri bersifat statis atau tak dapat kita elakkan. Salah satu contohnya adalah budaya Republik Rakyat Tiongkok yang sudah ikut mewarnai kehidupan dan budaya bangsa Indonesia.

Hal itu dikemukakan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, pada acara Malam Peringatan 50 Tahun Kerjasama Kebudayaan RI dan RRT. Kebetulan saya menjadi salah seorang tamu undangan pada acara yang diselenggarakan pada tanggal 28 Februari 2007 lalu. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa selama ini telah terjalin komunikasi lintas etnis antara bangsa Indonesia dan Tionghoa dan sudah mempengaruhi budaya bangsa Indonesia.

Dalam acara pertunjukan budaya yang dimeriahkan
... baca selengkapnya di Membangun Budaya Positif Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 30 Juli 2015

Kho Ping Hoo - BKS#10 - Jodoh Rajawali

Kho Ping Hoo - BKS#10 - Jodoh Rajawali
 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1Jodoh Rajawali

Seri : Bu Kek Siansu #10

Karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo

Kaisar pertama yang bertahta di Kerajaan Ceng-tiauw, yaitu kera­jaan penjajah Mancu yang menguasai Tiongkok, merupakan kaisar yang sampai puluhan tahun dapat mempertahankan kedudukannya, mengatasi banyak pem­berontakan dan perebutan kekuasaan. Kaisar tua ini mulai bertahta dalam tahun 1663 dan dapat mempertahankan kedudukannya ini selama lima puluh sem­bilan tahun!

Pada awal tahun 1700 terjadilah pem­berontakan dua orang pangeran kakak beradik, yaitu Pangeran Liong Bin Ong dan Pangeran Liong Khi Ong, adik-adik tiri kaisar pertama itu, ialah Kaisar Kang Hsi. Dua orang pangeran yang men­coba untuk berkhianat terhadap kaisar itu melakukan pemberontakan yang nya­ris menggulingkan kedudukan kaisar, atau sedikitnya telah menggegerkan kota raja. Akan tetapi akhirnya berkat bantuan para menteri dan panglima yang setia, apalagi karena bantuan Puteri Milana yang terkenal gagah perka
... baca selengkapnya di Kho Ping Hoo - BKS#10 - Jodoh Rajawali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 16 Juli 2015

Ketika Kita Mencintai ?

Ketika Kita Mencintai ? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Apabila ’Aku mencintaimu karena Dikau mencintaiku’, maka Cintamu menjadi semata-mata seperti reaksi transaksi timbal balik, seperti seseorang sedang berjualan dan yang satunya sedang membeli di hiruk pikuk sebuah pasar.

Dan Cintamu bukanlah lagi sebuah ’cinta yang sakral tanpa syarat’ Akan tetapi lebih menjadi hal lumrah yang murah dan diperoleh dengan sangat mudah.

Mencintai tidak mengenal meminta balasan ataupun segala bentuk imbalan apapun sebagai balasannya; atau bahkan tidak merasakan perasaan bahwa Engkau sedang memberi sesuatu – karena perasaan memberi akan membuatmu menunggu balasan, apapun bentuknya walau sekedar ungkapan terimakasih atas pemberianmu,

Mencintai lebih dari memberi sesuatu, Ketika Engkau mencintai Engkau berbagi bagian kehidupanmu yang terindah

Karena: ’Mencintai membuat Dirimu menjadi insan yang bebas’ Memberi tanpa ikatan dan keterlekatan yang menanti balasan, menunggu pamrih apapun, maupun menunggu jawaban: ’Aku juga cinta Kamu.’

(Terjemahan bebas ’What is Love’ by J. Khrisnamurti.oleh Emmy LD)

Ketika aku pas jalan-jalan ke Plaza Indonesia, aku melihat sebuah kemeja yang bagus banget, branded lagi dan sedang sale. Cepat-cepat aku belikan satu buat suami tercinta sebagai oleh-oleh. Aku sengaja pilihkan warna
... baca selengkapnya di Ketika Kita Mencintai ? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 13 Juli 2015

MENGAPA LIBURAN PERLU

MENGAPA LIBURAN PERLU Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

16 November 2007 – 11:06   (Diposting oleh: Editor)

Beristirahat sejenak menjadikan kita mampu menempuh perjalanan lebih jauh.

Sebuah penelitian tentang perilaku manusia menyatakan bahwa rata-rata manusia menghabiskan waktu 25 tahun untuk tidur. Sedangkan 8 tahun lainnya untuk menyelesaikan pendidikan formal, 6 tahun untuk istirahat atau sakit, 7 tahun untuk liburan dan rekreasi. Sementara, 5 tahun waktu manusia habis untuk berkomunikasi, 4 tahun untuk makan, dan 3 tahun untuk melakukan persiapan semua aktivitas tersebut.

Tetapi pada perkembangan selanjutnya, manusia modern saat ini cenderung lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja. Kecenderungan tersebut terjadi dikarenakan desakan era yang serba cepat dan persaingan yang ketat. Persepsi manusia terpola bahwa kehidupan akan lebih berarti jika setiap detik waktu dimanfaatkan hanya untuk bekerja. Tak ada jeda waktu istirahat dianggap lebih efektif, karena jeda waktu istirahat apalagi berlibur dianggap sebagai pemborosan, membosankan, merugikan, dan persepsi negatif lainnya.

Bagi saya, era yang menuntut kita bergerak serba cepat bukan berarti kita tak membutuhkan jeda waktu untuk istirahat. Manusia memerlukan waktu istirahat untuk mengumpulkan energi supaya dapat menjalankan tugas berikutnya dengan lebih baik. Pada kenyataannya memang saya rasakan bahwa waktu liburan membuat saya le
... baca selengkapnya di MENGAPA LIBURAN PERLU Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 11 Juli 2015

Menghargai (Nilai) Diri

Menghargai (Nilai) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kejadian yang saya ceritakan berikut mungkin pernah pembaca alami sendiri, entah ketika berperan sebagai anak atau orangtua. Saya tergerak menuliskannya sejak saya kedatangan seorang bapak (klien) yang mendaftarkan diri ke front office dan mengaku bermaksud mengkonsultasikan putrinya yang bermasalah.

Di ruang konsultasi, ternyata yang saya temui adalah pasangan suami istri. Sang istri memulai membuka pembicaraan dengan senyuman khasnya, “Pak Edy, kami harus meminta maaf karena telah berbohong kepada staf Bapak. Sebenarnya bukan anak kami yang bermasalah, tetapi ayahnya, ya suami saya ini…”. “Begini ceritanya, Pak Edy…” tukas sang suami. “Suatu sore saya ditegur ibu mertua saya yang kebetulan tinggal serumah bersama kami. Beliau menyatakan kesedihannya menyaksikan cucunya, anak perempuan kami, menyerocoskan kata-kata makian. Ibu mertua saya menyebutkan beberapa kosakata makian… dan saya sungguh terkejut, sebab kata-kata itu persis merupakan kata-kata yang pernah keluar dari mulut saya sewaktu kami sekeluarga bermobil dan tiba-tiba “dikepot” sebuah bus Metromini. Serta merta saya gampar sang sopir sambil melontarkan seribu makian setelah saya berhasil memalangkan mobil kami di depan busnya”.

Nilai Sebuah Diri

Kejadian dimaki atau memaki dengan kata-kata kotor mungkin mengejutkan pada kali pertama, namun cenderung menjadi awal kebiasaan pada kali beriku
... baca selengkapnya di Menghargai (Nilai) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 09 Juli 2015

(Kita bertemu dengan Martinus dan Ayub) : AYO SEMANGAT ! AYO BANGKIT !

Ibadah Keluarga
Kamis, 9 Juli 2015







AYO SEMANGAT !
AYO BANGKIT !









AYUB 1 : 13 – 22






Bapak Ibu Saudara sepersekutuan
yang dikasihi TUHAN YESUS

Sungguh merupakan hal yang luar biasa
ketika saat ini
kita masih dapat bersatu
berkumpul memuji dan memuliakan
TUHAN YESUS

Kita saat ini
pada kenyataannya
ada di tengah-tengah jemaat TUHAN YESUS
GKJW Suwaru
yang setia terus melakukan tugas panggilannya :
Bersekutu (Koinonia),
Bersaksi (Diakonia) dan
Berbagi kasih dalam pelayanan (Marturia)

Maka,
Berbahagialah kita
sebagai keluarga lepas keluarga
yang juga dengan setia
 terus membangun persekutuan beribadahan sejati
dengan TUHAN YESUS

Artinya
kita selama ini
tidak hanya beribadah dan bersekutu
cukup pada hari-hari Minggu saja
 atau
cukup pada hari-hari ibadah lainnya,
seperti :
Ibadah Bapak, Ibu, Pemuda, Anak Remaja
 dan
 Ibadah Brayat/ Keluarga
dan atau
Ibadah-ibadah lainnya
dimana keluarga kita masing-masing
 terlibat langsung
di dalam doa, memuji pujian bagi dan kepada ALLAH
dan
mendengar serta setiap Firman ALLAH


Bapak Ibu Saudara sepersekutuan
yang dikasihi TUHAN YESUS
Ibadah yang kita lanjutkan
secara pribadi lepas pribadi
dan atau
kita lakukan keluarga lepas keluarga
di tempat tinggalnya masing-masing
 di mana Ayah, Ibu, Anak-
Kakek Nenek
dan
siapapun
yang tinggal dirumah itu
yang mengambil waktu khusus
untuk berdoa, memuji dan membaca Firman

Beribadah khusus tersebut
bolehlah kita sebut
sebagai peribadahan khusus-
peribadahan sejati
pribadi kita dengan ALLAH-
dengan TUHAN YESUS
setiap hari setiap saat-
sehari bisa 1 kali, 2 atau 3 kali
bahkan bisa lebih dari 5 atau 7 kali
dengan waktu yang relatif tidak terlalu panjang
kurang 5 – 10 menit

 sebab waktu yang panjang
ataupun
waktu yang pendek itu
sangat relatif di dalam suatu peribadahan-
ataupun
persekutuan orang saleh dengan ALLAHnya


Mengapa demikian
Bapak Ibu dan Saudara
sebab orang saleh
di dalam menghadap ataupun melakukan hubungan pribadi
dengan ALLAH
itu juga sangat relatif

Oleh karena itu,
ALLAH sendirilah
 yang memiliki satu penilaian yang tepat
 untuk kita-kita semua

Apakah kita termasuk pribadi yang saleh atau tidak

Maka,
 janganlah kita mencari muka
ataupun
 janganlah mencari penilaian dari sesama kita
dalam hubungan kita dengan ALLAH

karena ukuran kesalehan kita itu
bukan dari sesama kita-
sebab kesalehan semacam itu-
kesalehan yang motifnya untuk dinilai sesamanya

Peribadahan itu sebenarnya
bisa dibuat-buat
sebab manusia atau sesama kita
hanya bisa-
hanya mampu melihat
wujud nyatanya saja-
kerajinannya saja
tetapi di dalam hati dan di dalam ketulusan
 untuk menghadap ALLAH
sesembahannya :
 tidak ada yang tahu

Berbeda dengan ALLAH yang maha mengetahui
segala sesuatu isi hati ini


Bapak Ibu, Saudara
kita
ingat tokoh Ayub
dan kisah kesalehannya

Kita,
apakah juga ingat
beberapa tahun yang lalu-
ketika ada kisah yang mendunia
dari peristiwa Tsunami Aceh-
24 Desember 2004

Saya ingat,
kisah ini pernah dibahas atau diangkat
pada ibadah keluarga
seperti yang kita lakukan saat ini

Ada seorang tokoh bernama Martunis
 Seorang siswa SD kelas 3
yang ditemukan selamat dari peristiwa tsunami,

seorang anak berusia 11 tahun
dengan mengenakan-
memakai kaos team kesebelasan sepakbola
dari negara Portugal



Martinus terekam-
terliput awak media TV dari Inggris
ketika Martinus ditemukan selamat
oleh team penyelamat
di daerah rawa-rawa yang diserahkan-
untuk dititipkan kepada kru-
pekerja peliputan berita TV dari Inggris ini

sehingga tokoh Martinus yang gemar-
hoby sepak bola ini
 dapat segera mencuat beritanya dan terkenal
ke seluruh dunia



Apa sebabnya Bapak Ibu Saudara
Martinus jadi sangat terkenal saat itu ?

Itu semua terjadi karena disebabkan
 oleh kostum kesebelasan sepak bola negara Portugal
yang dikenakan-
dipakai saat peristiwa tsunami
yang menggemparkan dunia


Bapak Ibu Saudara yang terkasih
 di dalam TUHAN YESUS
Katakanlah dengan pengandaian
bahwa si Martinus memiliki ‘kesalehan untuk bersepak bola’
 sehingga ketika peristiwa tsunami
Martinus tetap setia memakai kaos kesayangannya-
kaos team kesebelasan kesayangannya Portugal

Si Martinus tentu mengalami goncangan kejiwaan
dan
tentu pula mengalami penderitaan-
 kesusahan besar
karena kehilangan banyak hal
di dalam hidup kehidupannya :
Termasuk kehilangan kakak dan salah seorang
dari orang tuanyanya
kakaknya yang diupayakan
 untuk ditolong
 dengan tangan mungilnya
 terlepas dari genggaman tangan kecilnya
saat tsunami



Tentu tsunami 2004 ini
menjadikan beban berat bagi si Martinus kecil
di dalam melanjutkan langkah kehidupannya

Kita sepakati saja
pengandaian tentang tsunami itu adalah
gambaran tentang semua beban
 masalah kehidupan kita

Sebagai umat manusia
 yang hidup hari ini adakah
beban-beban berat
yang kita alami di sepanjang hari-hari,
di bulan-bulan,
di tahun-tahun kita menjalani kehidupan;

Ada dan bisa terjadi untuk kita alami
1, 2, 3, 4, 5 masalah sekaligus;

Ada;
 Memang ada beban kehidupan kita
saat ini atau di waktu yang lampau
ataupun
 di waktu yang akan datang

Malasah-masalah itu datang dengan bertubi-tubi
menekan hidup kita
 seperti gelombang tsunami

Jadilah tsunami kehidupan bagi kita
yang jelas tsunami itu
 berbeda-beda bentuknya
bagi kita masing-masing

Memang
 kita sadari
bahwa sebagai manusia yang hidup
di dunia ini
 pastilah kita tidak akan bebas
dari segala ancaman angin
topan
 bahkan tsunami


Tetapi
Bapak Ibu saudara
Martinus
 seperti halnya Ayub
tokoh saleh kita
 yang sangat dikasihi
oleh TUHAN ALLAHnya
mereka berdua segera dapat membalikan keadaan
yang sangat-sangat berat dan menakutkan
bagi kehidupannya saat itu.

Ayub telah banyak kehilangan harta benda-
Ayub kehilangan kekayaan
bahkan kehilangan anak-anaknya
dan isterinyapun meninggalkannya
dan sahabat-sahabat-
3 orang karibnya meninggalkannya




Bapak Ibu Saudara
Semuanya terjadi dan terjadi
karena semuanya itu
diperkenankan oleh ALLAH

Semuanya itu
merupakan ujian dari ALLAH

ALLAH yang memperkenankan si Jahat-
si Iblis
untuk mengambil dan merampas semua-semuanya
dari kehidupan Ayub
termasuk kesehatan tubuh jasmaniah Ayub
(Ayub jadi sakit kulit yang luar biasa)

Hanya nyawa Ayub
 yang tidak tersentuh dan tetap selamat

Itu semua terjadi
oleh karena kesetiaan dan kesalehan Ayub


Bapak Ibu Saudara
Ayub
dapat melewati masa-masa yang menyulitkan dirinya
dan
Ayub dapat kembali melanjutkan kehidupannya
 dengan menerima berkat atau upah dari kesalehannya
dari ALLAH
 berlipat-lipat jumlahnya

Jadi
 upah kesalehan Ayub itu
 diperoleh karena Ayub bersemangat-
 karena Ayub dapat bangkit
atas kesalehannya
Ayub mendapatkan pengetahuan
dari ALLAH
secara langsung
karena Ayub mengalami sendiri peristiwanya
dan
Ayub terus beribadah-
 Bersekutu-
 Berdialog-
 tanya jawab
dengan ALLAH

Ayub tidak menjauh
tetapi Ayub semakin mendekat ALLAH

Bukan lagi kata orang :
Tentang siapa ALLAH yang kita kasihi-
kita sembah
 dan
Bukan pula kata orang :
Tentang ALLAH yang sungguh-sungguh mengasihi-
menyertai-
melindungi kita

Tetapi tentang semua itu,
Ayub telah mendapatkan hikmat karunia pengetahuan,
kasih penyertaan-
pemeliharaan atas hidup kesalehannya itu
dari ALLAH PRIBADI
bukan dari orang perorang



Bapak Ibu Saudara yang terkasih
yang terkasih di dalam TUHAN YESUS

Sungguh Ayub telah dipulihkan hidupnya

Demikian pula kita semua :
Pasti akan dipulihkan
atas kehidupan kita masing-masing

sebab kita telah menjalani kehidupan
di dunia ini
selama beberapa tahun,
selama beberapa puluh tahun
dengan berbagai masalah
‘tsunami kehidupan’  
kita masing-masing

Martinus sekarang berusia 21 tahun-
selang 11 tahun yang lalu

Ketika di usia 17 tahun
ia tetap bersemangat

karena’kesalehan semangat sepak bolanya’-
Martinus
 dapat menunjukan kebangkitan semangatnya
 di usia 21 tahun ini
Martinus
terus melanjutkan hoby bermain sepak bola
 di negara orang
dan
 ia dapat dipastikan
sebentar nanti
pasti Martinus
segera terkenal
sebagai bintang sepak bola yang mendunia

Bagaimana dengan kita;
Sudah pasti kita juga bisa
menggapai cita-cita kita
untuk menang-
bangkit dan masuk
 ke tempat perhentian terakhir-
masuk ke kerajaan ALLAH-
Sorga

Kiranya TUHAN YESUS
 yang memberikan 2 ayat
dari KOLOSE 3 : 1 – 2

1
Karena itu,
kalau kamu dibangkitkan
 bersama dengan KRISTUS,
carilah perkara yang di atas,
di mana KRISTUS ada,
duduk
di sebelah kanan ALLAH

2
Pikirkanlah perkara yang di atas,
bukan yang di bumi

Kiranya TUHAN YESUS memberkati kita
AMIN













1.      Votum/Berkat
2.      Pujian Kijem  46 : 1, 2
BESARKAN NAMA TUHAN
 
3.      Doa :
Ø  Syukur
Ø  Mohon penganpunan
Ø  Undang Roh Kudus.
           AMIN

Pembacaan Alkitab dan refleksi:
AYUB 1 : 13 – 22 (20-22)

  1. Pujian Kijem  52 : 1, 2
SABDA TUHAN ALLAH

  1. KOTBAH …..
  2. Pujian Kijem  340  : 1, 2
HAI BANGKIT BAGI YESUS
  1. Doa syafaat :
Ø  Syukur atas firman …
Ø  Syukur : menyerahkan persembahan
Ø  Anak-anak, remaja ,pemuda (generasi muda beserta pergumulannya);
Ø  Adi Yuswa – sakit dsb
Ø  Gereja & Pemerintahan bangsa negara
Keluarga besar KRW6
Keluarga Bpk Pdt Kristiyanto
Ø  bubaran.  AMIN

Memuji  Kijem 332 : 1, 2 
KEKUATAN SERTA PEBURANNGHI
Berkat