Selasa, 13 Agustus 2013

KELEMAHLEMBUTAN YANG BERHIKMAT

( Rancangan Kotbah Ibadah Keluarga : 
Kamis, 15 Agustus 2013 )




KELEMAHLEMBUTAN 
YANG 
BERHIKMAT  



YAKOBUS 3 : 13-18 dan 4 : 11-12


13.
Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi?
Baiklah ia 
dengan cara hidup yang baik 
menyatakan perbuatannya
 oleh hikmat yang lahir 
dari kelemahlembutan.




Bapak Ibu Sdr Ytksh di dalam TUHAN YESUS. Adakah di dalam cerita nyata di bawah ini yang dapat kita renungkan bersama bagi kita yang juga sedang menjalani kehidupan persekutuan bersama di GKJW Jemaat Suwaru ?

Ada komisi Dorkas namanya sebagai sebuah badan pembantu di salah satu jemaat. Kelompok Dorkas ini terdiri atas 250 orang janda. Kegiatan utama pengurus dari komisi ini setiap bulannya adalah berkunjung dan mengunjungi anggotanya terutama anggotanya yang sedang sakit, yang sedang mengalami pergumulan dan permasalahan.
Bapak Ibu Sdr… Satu persatu anggota persekutuan yang sedang sakit, bergumulan dan yang memiliki permasalahan mereka kunjungi semua meskipun mereka semuanya sebagai pengurus juga memiliki keterbatasan usialanjut (= Adi Yuswa ). Mereka lakukan perkunjungan dengan penuh semangat dan kelemahlembutan atas dasar hikmat dari ALLAH. Dengan hikmat dari ALLAH inilah mereka semua memiliki  kemampuan dan kemauan untuk melakukan pelayanan

Bapak Ibu Sdr Ytksh di dalam TUHAN YESUS. Sumber hikmat dan kebijaksanaan adalah ALLAH PRIBADI. ALLAH yang menyatu dan ALLAH yang menghidupi setiap pengikutNYA itu sungguh amat baik sampai mau menyerahkan nyawaNYA sendiri di dalam karya penebusan SANG PUTRA : TUHAN YESUS KRISTUS, JURU SELAMAT kita. Maka kita sebagai umat yang percaya dan sebgai umat yang beriman kepada TUHAN YESUS dan karya ROH KUDUS : Apakah diantara kita ada yang bisa menemukan cacat cela atau ketidakbaikkan dan atau ketidaklemahlembutan dari TUHAN kita YESUS KRISTUS ?
Mengapa TUHAN YESUS yang maha bijak dan berbudi baik itu sungguh-sungguh berusaha mempraktekkan hidup ‘sorgawiNYA’ di dunia ini sebagai manusia yang lemah?
Mengapa TUHAN YESUS yang maha kasih dan penuh kelemahlembutan ini perlu ‘melahirkan dan menyatakan DIRI dengan ‘segala perbuatan ajaibNYA dan dengan segala tata cara hidupNYA sebagai MANUSIA yang sempurna; ‘Sempurna kebaikkanNYA’ ?

Bapak Ibu Sdr…..  Disinilah ALLAH memiliki kepentingan untuk mengajarkan tata cara kehidupan sorgawi yang penuh dengan kasih kelemahlembutan kepada kita-kita semua, sebagai manusia yang sudah terlahir berdosa di dunia ini. ALLAH berkepentingan memberikan contoh hidup nyata sorgawi. Contoh hidup nyata yang penuh kasih kelemahlembutan seperti yang dipraktekwujudkan oleh TUHAN YESUS- SANG PUTRA ALLAH.

Satu kenyataan di dalam hidup kita seharian; Bapak Ibu Sdr….  Seturut akan pengajaran Firman di dalam Kitab Yakobus adalah agar pengetahuan kita ini dapat menghasilkan perbuatan baik; Agar kita tidak melibatkan diri dalam pertengkaran, memfitnah, mencemarkan nama baik orang lain ataupun berkebiasaan mencari-cari kesalahan orang lain. Sebab semua perbuatan itu membuat kita sudah menghakimi orang lain dan sudah mengangkat diri sendiri sebagai pembuat hukum dan hakim bagi orang lain. Dalam hal ini bagi kita berarti sudah menyangkal bahwa ALLAH sajalah sebagai Pembuat Hukum dan sebagai Hakim. ALLAH sajalah yang memiliki kuasa dan melaksanakan keputusan penghakiman terhadap kita semua. Apakah ALLAH akan menyelamatkan atau akan menghukum kita.
Ingat Bapak Ibu Sdr ….. bahwa;
TUHAN YESUS adalah ALLAH PRIBADI yang menjadi JURU SELAMAT.
TUHAN YESUS adalah sebagai sumber hikmat  dengan segala FIRMANNYA dan dengan segala perbuatanNYA .

Bapak Ibu Sdr …… TUHAN YESUS sudah benar-benar memberikan nyawaNYA sendiri  di dalam peristiwa penyaliban di bukit Golgota. Peristiwa ini sebagai wujud kasih ALLAH dan wujud kelemahlembutan ALLAH terhadap dunia . TUHAN YESUS sebagai MANUSIA tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan. Bahkan TUHAN YESUS sebagai manusia tidak pernah menghakimi sesamanya. Sehingga kita sebagai manusia dapat mengerti  bahwa  Hanya ada satu Pembuat hukum dan Hakim, yaitu Dia yang berkuasa menyelamatkan dan membinasakan; Demikian FIRMAN yang tertulis di dalam IBRANI  4 :12
Contohlah dan teladanilah segala bentuk perbuatan baik dari TUHAN YESUS yang penuh dengan kelemahlembutan dan turutilah segala FIRMANNYA. Dan praktekkanlah segala FIRMAN pengajaran TUHAN YESUS dengan meminta pertolongan ROH KUDUS. Kiranya kita semua dikuatkan dan dimampukan.


TUHAN YESUS memberkati.  Amin

Senin, 12 Agustus 2013

AUTOPIA, Sabtu : 10 Agustus 2013



RENUNGAN :
AUTOPIA, Sabtu : 10 Agustus 2013

IBRANI  3 : 12 – 14
(12 )Para sedulurku, padha dingati-ati, supaya aja ana wong siji waé panunggalanmu sing duwé ati ala lan maido nganti nyingkur marang GUSTI ALLAH kang sipat gesang.
(13) Malah aja ana panunggalanmu sing kena ing pamblithuking dosa, banjur mangkotaké atiné. Mulané sajroné isih urip ing jaman sing ana ing Kitab Suci disebut “Dina Iki”, padha tansah éling-ingélingna.
(14 )Kita kabèh iki wis padha mèlu menang karo SANG KRISTUS. Semono kuwi menawa kita padha tetep ngantepi marang precaya kita kawitan nganti tekan ing wekasan.

(12) Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari ALLAH yang hidup.
(13) Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa.
(14) Karena kita telah beroleh bagian di dalam KRISTUS, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.

(12) [Therefore beware] brethren, take care, lest there be in any one of you a wicked, unbelieving heart [which refuses to cleave to, trust in, and rely on Him], leading you to turn away and desert or stand aloof from the living God.
(13) But instead warn (admonish, urge, and encourage) one another every day, as long as it is called Today, that none of you may be hardened [into settled rebellion] by the deceitfulness of sin [by the fraudulence, the stratagem, the trickery which the delusive glamor of his sin may play on him].
(14) For we have become fellows with Christ (the Messiah) and share in all He has for us, if only we hold our first newborn confidence and original assured expectation [in virtue of which we are believers] firm and unshaken to the end.


>. Unen-unen : pertahankan gelar kejuaraan itu lebih berat. (= harus dengan tekun, setia untuk dapat memperoleh kejuaraan ) tetapi mengapa kita gagal untuk memepertahankan gelar (= karena tidak tekun, lengah. Sembrono)

>. Secara rohani : Bangsa Israel ada di Mesir 430 tahun (= tekun, setia, minta tolong TUHAN) akhirnya di tolong TUHAN dengan 10 tulah. Mereka bebas dan dapat melakukan perjalanan ke tanah perjanjian
>>. Di perjalanan menuju ke tanah perjanjian dari Mesir (= tidak tekun kepada ALLAH yang membebaskan, ALLAH yang telah menunjukkan keajaiban-keajaiban
>>. Mereka diuji dan tidak percaya kuasa ALLAH
>>. Akibat yang ditanggungkan bagi mereka yaitu bagi yang berusia 20 tahun ke bawahlah yang dapat masuk tanah perjanjian; sedangkan yang berusia diatas 20 tahun gagal untuk masuk tanah perjanjian (= karena sembrono, keraskan hati )
>. Kita sekarang sebagai ‘sebagai Israel baru’ telah mendapat karunia keselamatan yang sudah diberikan ALLAH untuk menuju Kanaan Sejati- Sorga; Kita sudah diberi tiket
>>. Waspadalah, hati-hatilah jangan sampai tiket rusak atau hilang
>>. Perjalanan di dunia- di padang gurun dunia--- > ada banyak godaan- ada kuasa Iblis yang berusaha untuk merebut tiket yang telah dianugerahkan oleh TUHAN YESUS KRISTUS (= jadilah tidak punya hati, jahat, hati tidak percaya karena kekayaan, jabatan ). Tidak menempatkan ROH KUDUS/ TUHAN YESUS dalam tahta hati; Kita jahat !. Orang menjadi tidak percaya TUHAN YESUS dan karya ROH KUDUS yang menuntun kita dalam karya keselamatan
>. Pakaryan- pekerjaan ROH KUDUS menuntun dan mendidik – ada otoritas ROH KUDUS (lihat ayat 14 : Karena kita telah beroleh bagian di dalam KRISTUS, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.
Pembareb dadi pamburi- yang terdahulu jadi yang terakhir ? Karena sembrono
>. Dari Kitab Wahyu : Barang siapa bertahan sampai akhir akan diberi jubah putih yang dibasuh darah TUHAN YESUS (= hidup kekal )
>. Tetaplah setia dan percaya !



PUJIAN Kidung 142



PAKARYAN : pekerjaan- karya ROH KUDUS
Tentrem rahayu saka ALLAH SANG RAMA, GUSTI YESUS SANG PUTRA lan SANG ROH SUCI pada tampanana

Adakah di hatimu suka cita ? Apa di hatimu ada suka cita ? atau beban ?
Sudah tidak berbeban ?!  ( koq aneh ditakoni- Aneh ya ditanya seperti ini )

Janganlah kamu gelisah, kuatir tentang apa yang akan kamu butuhkan dalam hidup
Ingatlah akan kasihKU akan dunia : Beri nyawa untuk menebus dosa !
Kalau kamu ada persekutuan dengan YESUS KRISTUS tidak akan merasakan beban terlalu berat ( ragu-ragu, kurang yakin ). Bagaimana buahnya nanti ?! ( Jawab dengan tegas ) (kaya wong luwe- pasa, seperti orang kelaparan- puasa. Ora pasa melu riyaya- tidak puasa ikut berhari raya )


IBRANI 2 : 2 – 3

2.Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal,
For if the message given through angels [the Law spoken by them to Moses] was authentic and proved sure, and every violation and disobedience received an appropriate (just and adequate) penalty,

Jadi setiap perbuatan akan dapat balasan setimpal
>. Firman yang sudah disampaikan hari ini. Jahat -- > balasannya jahat ((Apa yang ditabur dituai ))

3.bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan
How shall we escape [appropriate retribution] if we neglect and refuse to pay attention to such a great salvation [as is now offered to us, letting it drift past us forever]? For it was declared at first by the Lord [Himself], and it was confirmed to us and proved to be real and genuine by those who personally heard [Him speak].

Karena begitu besar kasih ALLAH, korbankan nyawa; Supaya diselamatkan --- > dengan murtad siapa yang menyelamatkan ? : Kekayaan, kepandaian ?


ULANGAN 8
Ingat keselamatan yang diberikan Cuma-Cuma tidak diterima- ditanggapi --- > yang kecewa kamu sendiri !
Cara ini !  ( bisa dipercaya )
ALLAH itu maha kuasa melakukan apapun juga di luar akal manusia ( bisa )

Seorang perempuan hamil tanpa laki-laki
Maria, turunkan JURU SELAMAT TUHAN YESUS untuk mengajar manusia
Maria : Bagaimana TUHAN saya masih perawan --- > bisa hamil ?
( Percaya : Apa yang TUHAN percayakan, ia terima (( Maria dikuasai ROH KUDUS ))
( Sira- kamu dikuasai ROH KUDUS jadi percaya)

Masak- Benarkah jaman ini ROH bernubuat !
( baca di kitab Yesaya, Korintus, Yohanes --- > Jelas )
“AKU mari iki ninggal kowe --- > ngutus ROH PENGHIBUR”; AKU akan meninggalkanmu --- > KUutus ROH PENGHIBUR
>. Tahu wujud ROH KUDUS ? -- > tapi bisa dirasakan !
>. Kamu akan berbuat jahat, hatimu ? ( Percayalah )
( Tidak seperti orang dunia mempertanyakan TUHAN koq 3 )

“Perkataan ini benar dan baik”
TITUS 3 : 8
Perkataan ini benar dan aku mau supaya engkau dengan yakin menguatkannya, agar mereka yang sudah percaya kepada ALLAH sungguh-sungguh berusaha melakukan pekerjaan yang baik. Itulah yang baik dan berguna bagi manusia.
This message is most trustworthy, and concerning these things I want you to insist steadfastly, so that those who have believed in (trusted in, relied on) God may be careful to apply themselves to honorable occupations and to doing good, for such things are [not only] excellent and right [in themselves], but [they are] good and profitable for the people.

>. Yang disampaikan ini benar !
Paulus menghendaki supaya kamu yakinlah ( seyakin-yakin/ yakin-yakin )
Agar mereka yang sudah percaya termasuk kitadan akui karya keselamatan --- > melakukan hal yang baik
>. Jadi dalam kehidupan di dunia --- > setelah kita diselamatkan harus melakukan yang baik seperti yang dicontohkan oleh hidup TUHAN YESUS ( Pernah TUHAN YESUS tidak berbuat baik ? )
TUHAN YESUS disalib --- > masih mendoakan
Telinga Maltus terpotong oleh Petrus ?

Ayo berbuat baik !


IBRANI 3 : 14
Karena kita telah beroleh bagian di dalam KRISTUS, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.


(belum selesai menyalin)

Perintah untuk setiap orang tua kepada anak

Perintah ALLAH untuk setiap orang tua
ketika buah hatinya berkeras hati untuk keluar dari iman percayanya untuk melakukan perkawinan tanpa pemberkatan kudus- ketika buah hatinya akan meninggalkan TUHAN ALLAHnya
Orang tua hendaknya tetap melarang dan tidak merestuinya untuk mempertahankan keselamatan dirinya dan untuk mengusahakan keselamatan buah hatinya
Orang tua hendaknya mengingat buah hatinya dengan melakukan pembicaraan tentang hukuman ALLAH yang akan ditanggungkannya




YEHEZKIEL 3 : 1 - 27

(1)  
Firman-NYA kepadaku:
"Hai anak manusia,
makanlah apa yang engkau lihat di sini;
makanlah gulungan kitab ini
dan pergilah, berbicaralah
kepada kaum Israel."
(2)  
Maka kubukalah mulutku
(3)  
dan diberikan- NYA gulungan kitab itu
kumakan.

(4)  
Lalu firman- NYA kepadaku:
"Hai anak manusia,
 makanlah gulungan kitab
yang KUberikan ini kepadamu
dan isilah perutmu dengan itu."

Lalu
aku memakannya
dan
rasanya manis seperti madu dalam mulutku.

(5)  
Firman- NYA kepadaku:
"Hai anak manusia,
mari, pergilah dan temuilah kaum Israel
dan sampaikanlah perkataan-perkataan-KU
 kepada mereka.

(6)  
Sebab engkau tidak diutus
kepada suatu bangsa
yang berbahasa asing
dan yang berat lidah,
tetapi kepada kaum Israel;

(7)  
bukan kepada banyak bangsa-bangsa
yang berbahasa asing
 dan yang berat lidah,
yang engkau tidak mengerti bahasanya.
Sekiranya aku mengutus
 engkau kepada bangsa yang demikian,
mereka akan mendengarkan engkau.
(8)  
Akan tetapi
 kaum Israel tidak mau mendengarkan engkau,
sebab mereka
tidak mau mendengarkan AKU,
 karena seluruh kaum Israel
berkepala batu dan bertegar hati.
(9)  
Lihat,
AKU meneguhkan hatimu
melawan mereka
yang berkepala batu
dan membajakan semangatmu
 melawan ketegaran hati mereka.
(10)                   
Seperti batu intan,
yang lebih keras
dari pada batu
KUteguhkan hatimu;
 janganlah takut kepada mereka
dan janganlah gentar melihat mukanya,
sebab mereka
 adalah kaum pemberontak."

(11)                     
Selanjutnya firman-NYA kepadaku:
"Hai anak manusia,
perhatikanlah segala perkataan- KU
yang akan KUfirmankan kepadamu
dan berikanlah telingamu kepadanya.
(12)                     
Mari,
 pergilah dan temuilah orang-orang buangan,
teman sebangsamu,
berbicaralah kepada mereka
dan
katakanlah:
Beginilah firman TUHAN ALLAH;
baik mereka mau mendengarkan atau tidak."

(13)                     
Maka ROH itu
mengangkat aku,
dan aku
mendengar di belakangku
suatu suara gemuruh yang besar,
tatkala kemuliaan ALLAH naik
 ke atas dari tempatnya,
(14)                     
yakni suara
dari sayap-sayap makhluk-makhluk hidup
yang menggesek satu sama lain,
dan di samping itu
suara gemertak dari roda-roda,
suatu suara gemuruh yang besar.
(15)                     
Dan ROH itu
mengangkat dan membawa aku,
dan aku pergi
dengan hati panas dan dengan perasaan pahit,
karena kekuasaan TUHAN
memaksa aku dengan sangat.
(16)                     
Demikianlah aku
datang kepada orang-orang buangan
yang tinggal di tepi sungai Kebar
di Tel-Abib
dan di sana
aku duduk tertegun
di tengah-tengah mereka
selama tujuh hari.
(17)                     
Sesudah tujuh hari
 datanglah firman TUHAN kepadaku:
(18)                     
Hai anak manusia,
AKU telah menetapkan engkau
menjadi penjaga kaum Israel.
Bilamana engkau
mendengarkan sesuatu firman dari pada- KU,
peringatkanlah mereka
atas nama- KU.
(19)                     
Kalau AKU berfirman kepada orang jahat:
Engkau pasti dihukum mati!
dan engkau
tidak memperingatkan dia
 atau
 tidak berkata apa-apa
untuk memperingatkan orang jahat itu
dari hidupnya yang jahat,
 supaya ia tetap hidup,
orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya,
 tetapi AKU
akan menuntut pertanggungan jawab
atas nyawanya dari padamu.
(20)                     
Tetapi
jikalau engkau memperingatkan
orang jahat itu
dan
ia tidak berbalik dari kejahatannya
dan dari hidupnya yang jahat,
ia akan mati dalam kesalahannya,
tetapi engkau
 telah menyelamatkan nyawamu.
(21)                     
Jikalau seorang yang benar berbalik
dari kebenarannya
dan ia berbuat curang,
 dan AKU meletakkan batu sandungan di hadapannya,
 ia akan mati.

Oleh karena engkau
tidak memperingatkan dia,
 ia akan mati
dalam dosanya
dan perbuatan-perbuatan kebenaran
 yang dikerjakannya
tidak akan diingat-ingat,
 tetapi AKU
 akan menuntut pertanggungan jawab
 atas nyawanya
dari padamu.
(22)                     
Tetapi
jikalau engkau memperingatkan orang yang benar itu
supaya ia jangan berbuat dosa
dan
 memang tidak berbuat dosa,
ia akan tetap hidup,
sebab ia mau menerima peringatan,
dan engkau telah menyelamatkan nyawamu."
(23)                     
Maka di sana
kekuasaan TUHAN meliputi aku
dan Ia berfirman kepadaku:
"Bangunlah dan pergilah ke lembah,
di sana
AKU akan berbicara dengan engkau."
(24)                     
Aku bangun dan pergi ke lembah;
sesungguhnya di sana
 kelihatan kemuliaan TUHAN
 seperti kemuliaan yang telah kulihat
di tepi sungai Kebar,
dan aku sujud.
(25)                     
Tetapi masuklah ROH
ke dalam aku
dan ditegakkannya aku,
lalu IA berbicara dengan aku,
 kata- NYA:
"Pergilah pulang,
kurunglah dirimu
 di dalam rumahmu.
(26)                     
Dan engkau,
anak manusia,
sesungguhnya, engkau
akan diikat dengan tali
dan akan dibelenggu,
sehingga engkau
tidak bisa keluar masuk
di tengah-tengah mereka.
(27)                     
Dan AKU
akan membuat lidahmu melekat
pada langit-langitmu,
sehingga engkau
 menjadi bisu dan tidak akan menempelak mereka,
sebab mereka
adalah kaum pemberontak.
(28)                     
Tetapi
kalau AKU berbicara dengan engkau,
AKU akan membuka mulutmu
dan engkau akan mengatakan kepada mereka:
Beginilah firman TUHAN ALLAH.
Orang yang mau mendengar,
biarlah ia mendengar;
dan orang yang mau membiarkan,
baiklah membiarkan,
sebab mereka
adalah kaum pemberontak."



Setiap orang tua seringkali sangat menyayangi anak-anak- buah hatinya bahkan ketika anak-anaknya mulai beranjak dewasa dan sudah memiliki tanggung jawab sendiri terhadap TUHAN ALLAHnya
Seorang anak yang mulai berani memutuskan perkara akan hidup dan matinya dan seorang anak yang melawan orang tuanya dan melawan kehendak ALLAHnya sebab ia akan menyatakan keluar dari iman percaya yang benar- ia akan meninggalkan ALLAHnya karena masalah perkenalan dan rencana mengawini orang lain dengan meletakan iman percayanya

Seorang anak sudah menjadi keras kepala- seringkali tidak mau mendengar perkataan dan teguran peringatan

Di sinilah ALLAH mengutus orang tua- seperti ALLAH mengutus Yehezkiel kepada bangsa Israel
Sebab ini adalah masalah hidup dan mati

Orang tua harus kuat dan diteguhkan imannya sekuat intan yang lebih keras dari batu
Orang tua berkewajiban melarang anaknya- berkata, menasehati, mengingatkan anaknya atas nama dorongan ALLAH agar dirinya tetap hidup
ROH ALLAH akan diberikan kepada setiap orang tua

Sebagai orangtua pasti akan hidup terbebas dari hukuman mati yang kekal kalau ia melakukan perintah ALLAH sebab tanggungannya terbebas setelah mengingatkan anaknya
Ini adalah masalah kebenaran bagi setiap orang yang benar benar di benarkan oleh ALLAH

Tetapi sebagai orangtua pasti juga tidak akan hidup atau akan tertuntut hukuman mati yang kekal kalau ia tidak melakukan perintah ALLAH sebab tanggungan anaknya tidak  terbebas dari hukuman mati yang kekal akibat orang tua tidak mengingatkan anaknya

Ini adalah masalah kebenaran bagi setiap orang yang benar benar di benarkan oleh ALLAH

Lanjutkan menbaca renungan dan pakaryan ROH pada  http://rancangankotbahminggu.blogspot.com/2013/08/autopia-sabtu-10-agustus-2013.html