Senin, 07 April 2014

Bethesda (kolam kesembuhan) : Rumah kasih sayang atau Rumah Berkat


Persekutuan Doa 
Bethesda, Minggu, 6 April 2014

MAZMUR 96 : 1 – 10

1
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN,
menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!
2
Menyanyilah bagi TUHAN,
pujilah nama-NYA, kabarkanlah keselamatan
yang dari pada-NYA dari hari ke hari.
3
Ceritakanlah kemuliaan-NYA
di antara bangsa-bangsa
dan
perbuatan-perbuatan yang ajaib
di antara segala suku bangsa.
4
Sebab TUHAN maha besar dan terpuji sangat,
IA lebih dahsyat dari pada segala allah.
5
Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah hampa,
tetapi TUHANlah yang menjadikan langit.
6
Keagungan dan semarak ada di hadapan-NYA,
 kekuatan dan kehormatan ada di tempat kudus-NYA.
7
Kepada TUHAN, hai suku-suku bangsa,
kepada TUHAN sajalah kemuliaan dan kekuatan!
8
Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-NYA,
bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-NYA!
9
Sujudlah menyembah kepada TUHAN
dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-NYA,
 hai segenap bumi!
10
Katakanlah di antara bangsa-bangsa:
"TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang.
IA akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran."


Renungan:
Ø  Perjalanan sepanjang jalan tadi indah, elok
Ø  Bumi bulat, kenyataannya benjol- benjol ?
Bagaimana kalau banjir seandainya bulat…
Ini contoh dari kuasa- keajaiban- keelokan TUHAN YESUS
Ø  Dengan FIRMAN saja, jadilah bumi ( ALLAH sungguh dahsyat ! )
Ø  FIRMAN : bernyanyilah …. Bermazmurlah …
Contoh diberi ‘tombo’- obat apa ada kuasanya ? Temulawak untuk seseorang sakit perut justru menimbulkan keluhan tidak dapat buang air kecil
Tetapi Temulawak, kunir putih dan … atas ‘dhawuh- FIRMAN ALLAH’ ternyata sarana temulawak yang sama dapat menyembuhkan orang tersebut dan ia bisa buang air kecil dengan lancar
Ø  Setiap orang di’gadang-gadang’ – diharapkan mendapat ‘kaplingan’- tempat yang luar biasa untuk bertemu TUHAN YESUS
Ø  Kita diselamatkan
Ø  Kita diajar untuk memuja namaNYA
Ø  Kita digiatkan ibadah dengan memuja- menyanyi- mendengar Firman
Ø  Bila setia diberi teman- ditambah-tambahkan jumlah anggota persekutuan doa ini, maka alami- lakukan setiap hari ibadah ‘Sabtu’
Saksikan ! Ceritakan ! : ALLAH itu maha besar, terpuji
Ø  Ada banyak puting beliung sekarang ini di mana-mana tidak seperti waktu yang lalu ?
mengapa demikian tentu ada keterkaitan dengan ALLAH kita
Ø  Sikap kehidupan : kasih, penuh maaf- pengampunan, tidak mudah tersinggung, tidak patah semangat dan sebagainya
Ø  Korban bakaran tidak disukai TUHAN, TUHAN suka kesabaran, niat- kesungguhan ibadah, ketulusan
Masuk ke dalam pelataran, pasti diterima !
Ø  Tidak hormati FIRMAN ALLAH, hidupnya akan biasa-biasa saja
Datang kepada ALLAH dengan gemetar- takut- hormat, tidak berbicara !
Tidak seperti kumbang-kumbang dengan suara-suara karena hening ada benda kecil jatuh bisa di dengar
Ø  Tiap-tiap orang dapat melakukan ibadah, pasti kita akan dimuliakan oleh SANG HAKIM



PAKARYAN :
Ø  Tentrem Rahayu ….
Ø  Jadi di dalam datang menyembah
kehadiranmu harus berhiaskan kekudusan ( MAZMUR  96 ayat 9 ) : Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-NYA, hai segenap bumi!
Sebelum menghadap :
Hati disiapkan supaya tidak timbul akar pahit- tidak timbul batu sandungan; Bila ada : Dihilangkan dan didamaikan untuk dapat apa-apa
Kekudusan harus diupayakan- dikejar bila tidak dengan kekudusan tidak akan dilihat TUHAN ALLAH

> IBRANI 12 : 14
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat TUHAN.
Untuk terima kekudusan harus damai dengan semua orang baik kaya atau miskin; baik dengan ganteng atau jelek dan sebagainya

Caranya : Dengan membasuh jubah … berbahagialah orang yang senantiasa membasuh jubahnya
WAHYU 22 : 14
Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.

Akan punya- dapat hak karunia ALLAH berupa tempat idaman- yang diimpikan oleh setiap orang—Merasakan damai sejahtera dengan ALLAH

Membasuh jubah !- Kalau tidak dibasuh : Bau…. Kotor…. !
Baju iman harus dicuci dengan doa- dengan persekutuan- dengan Firman- dengan memuji, ibadah di gereja, ibadah keluarga

Tidak seperti ahli Taurat dan kaum Farisi… bersih kelihatan dari luar- seperti kuburan : Munafik- kedengkian
MATIUS 23 : 27 – 28
27. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran.
28. Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.

(kebusukan)
Tidak kelihatan apa yang ada di dalam kuburan… ‘zet’- binatang yang ada di dalam bangkai, semut, tulang belulang

Orang munafik tidak dapat bagian di dalam kerajaan Surga !

MAZMUR 15 : 1 – 3
1.        Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-MU? Siapa yang boleh diam di gunung-MU yang kudus?
2.       Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya,
3.       yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya;

Siapa yang bisa masuk ke Kemah Kudus yaitu setiap orang yang adil- melakukan kebenaran- tidak fitnah lidah ( ini yang terutama )

Terutama lidah sangat tajam- sumber dosa- kejahatan—buanglah bibir dusta- bibir dolak-dalik- bibir yang tidak dapat dipercaya ‘mencla-mencle’
AMSAL 4 : 24 Sumber dosa dan kejahatan
Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.

Lidah dijaga ‘omong sak omong’- setiap akan berbicara dipikir dahulu- dipikir membuat dosa atau tidak—jangan ikut-ikutan lingkungan yang kotor

YAKOBUS 3 : 6
Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

Lidah = api, dunia kejahatan

Contoh : Hanya dengan memakai kosa kata yang berbeda tahun. Kosa kata yang artinya sama pada beberapa puluh tahun yang lalu ketika dipakai saat ini ---- ditangan mulut lidah provokator terjadilah banyak kejahatan- kerusuhan- korban jiwa

Karena lidah kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan selama ini jadi tercemar- ternoda …

Jika ya katakana YA, tidak katakan TIDAK
MATIUS 5 : 37
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Berasal dari si jahat : Bibir dolak-dalik- tidak bicara jujur- tidak apa adanya
“Hati di dalam berbicara” kendalikan
Jangan mudah tersulut

Karena lidah menodai seluruh tubuh
Hilang kekudusan

AMSAL 12 : 22
Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-NYA

Sering berdusta- bibir merupakan kekejian- keji bagi TUHAN.

Kita berdoa berdusta- kita berdoa hanya di bibir saja --- doa kita tidak didengarkan- ditinggal pergi oleh TUHAN

Ikut ALLAh dengan setia- tekun
Kita setia--- ALLAH juga setia
kita minta --- dijawab

Setiap kata yang diucapkan akan dipertanggung jawabkan di hari penghakiman
MATIUS 12 : 36 – 37
36.  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.
37. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum."

Ucapan dipertanggung jawabkan : nanti kita dibenarkan atau kita dihukum
(Ayo, ucapan dikendalikan ! )
Tidak meremehkan karena kita bisa bicara --- si bisu yang tidak dapat berbicara – sebenarnya ia bisa bicara, ALLAH tahu !

AMSAL 13 : 3
Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan.

Siapa jaga mulut- jaga perkataan--- ia jaga nyawanya
Lebar bibir- asal bicara ‘ sokur njeplak’ ---- upahnya kebinasaan
( guyon--- tersinggung----- > binasa

Bibir dipelihara = nyawa dijaga



MAREG MATUR



1
Jual hak kesulungan seperti Esau--- > sengsara
Tugasmu mengingatkan agar kembali bertobat !


YEHEZKIEL 18

1
Maka datanglah firman TUHAN kepadaku:

2
"Ada apa dengan kamu,
sehingga kamu
mengucapkan kata sindiran ini
 di tanah Israel:
Ayah-ayah makan buah mentah
Dan
 gigi anak-anaknya menjadi ngilu?

3
Demi AKU yang hidup,
demikianlah firman Tuhan ALLAH,
kamu
tidak akan
mengucapkan kata sindiran ini lagi
 di Israel.

4
Sungguh,
 semua jiwa AKU punya!
Baik jiwa ayah
 maupun jiwa anak
 AKU punya!
Dan
orang yang berbuat dosa,
 itu yang harus mati.

5
Kalau seseorang
adalah orang benar
dan
 ia melakukan keadilan dan kebenaran,

6
Dan
 ia tidak makan daging persembahan
di atas gunung
atau
 tidak melihat
kepada berhala-berhala kaum Israel,
tidak mencemari isteri sesamanya
 dan
 tidak menghampiri perempuan
waktu bercemar kain,

7
tidak menindas orang lain,
 ia mengembalikan gadaian orang,
 tidak merampas apa-apa,
memberi makan orang lapar,
memberi pakaian
 kepada orang telanjang,

8
tidak memungut bunga uang
 atau
 mengambil riba,
 menjauhkan diri
dari kecurangan,
 melakukan hukum yang benar
di antara manusia dengan manusia,

9
hidup
menurut ketetapan-KU
 dan
tetap mengikuti peraturan-KU
dengan berlaku setia—
ialah orang benar,
dan
 ia pasti hidup,
demikianlah firman Tuhan ALLAH.

10
Tetapi
 kalau ia melahirkan seorang anak
 yang menjadi perampok,
dan yang suka menumpahkan darah
 atau
melakukan salah satu
dari hal-hal itu

11
--walaupun ayah
tidak melakukan satupun—
juga makan daging persembahan
di atas gunung
 dan
mencemari isteri sesamanya,

12
menindas orang sengsara dan miskin,
 merampas,
tidak mengembalikan gadaian orang,
melihat
kepada berhala-berhala dan melakukan kekejian,

13
memungut bunga uang
dan
mengambil riba,
orang yang demikian
tidak akan hidup.
Segala kekejian ini
dilakukannya,
ia harus mati;
darahnya tertimpa
 kepadanya sendiri.

14
Sesungguhnya,
 kalau ia melahirkan seorang anak
 dan
 anak ini
melihat segala dosa
 yang dilakukan ayahnya,
tetapi menginsafi hal itu,
sehingga tidak melakukan seperti itu:

15
ia
tidak makan daging persembahan
di atas gunung
dan
 tidak melihat
 kepada berhala-berhala kaum Israel,
 tidak mencemari isteri sesamanya,

16
tidak menindas orang lain,
tidak mau meminta gadai,
tidak merampas apa-apa,
 memberi makan orang lapar,
 memberi pakaian
 kepada orang telanjang,

17
menjauhkan diri dari kecurangan,
tidak mengambil bunga uang
 atau
 riba,
melakukan peraturan-KU
dan
hidup menurut ketetapan-KU—
orang yang demikian
 tidak akan mati
karena kesalahan ayahnya,
ia pasti hidup.

18
Ayahnya,
yang melakukan pemerasan,
yang merampas sesuatu,
dan yang melakukan hal-hal
yang tidak baik
di tengah-tengah bangsanya,
sungguh,
ia akan mati
karena kesalahannya.

19
Tetapi kamu berkata:
Mengapa anak
tidak turut menanggung kesalahan ayahnya?
--Karena anak itu
 melakukan keadilan dan kebenaran,
melakukan semua ketetapan-KU
dengan setia,
maka ia pasti hidup.

20
Orang yang berbuat dosa,
 itu yang harus mati.
Anak
tidak akan turut
 menanggung kesalahan ayahnya
 dan
ayah
 tidak akan turut
menanggung kesalahan anaknya.
 Orang benar
akan menerima berkat kebenarannya,
dan
kefasikan orang fasik
akan tertanggung atasnya.

21
Tetapi
 jikalau orang fasik bertobat
dari segala dosa
yang dilakukannya
dan
berpegang pada segala ketetapan-KU
 serta
melakukan keadilan dan kebenaran,
 ia pasti hidup,
 ia tidak akan mati.

22
Segala durhaka
yang dibuatnya
tidak akan diingat-ingat lagi
terhadap dia;
ia akan hidup
 karena kebenaran
yang dilakukannya.

23
Apakah AKU
 berkenan kepada kematian orang fasik?
demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Bukankah
kepada pertobatannya supaya ia hidup?

24
Jikalau orang benar
 berbalik dari kebenarannya
 dan
 melakukan kecurangan
seperti segala kekejian
yang dilakukan oleh orang fasik—
apakah ia akan hidup?
Segala kebenaran
yang dilakukannya
tidak akan diingat-ingat lagi.
Ia harus mati
 karena ia berobah setia
dan
 karena dosa
 yang dilakukannya.

25
Tetapi kamu berkata:
Tindakan Tuhan tidak tepat!
Dengarlah dulu,
 hai kaum Israel,
 apakah tindakan-KU
yang tidak tepat
ataukah tindakanmu
 yang tidak tepat?

26
Kalau orang benar berbalik
dari kebenarannya
dan
 melakukan kecurangan
sehingga ia mati,
 ia harus mati
karena kecurangan yang dilakukannya.

27
Sebaliknya,
 kalau orang fasik bertobat
dari kefasikan
yang dilakukannya
dan
 ia melakukan keadilan dan kebenaran,
ia akan menyelamatkan nyawanya.

28
Ia insaf
Dan
 Bertobat
 dari segala durhaka
yang dibuatnya,
ia pasti hidup,
 ia tidak akan mati.

29
Tetapi
kaum Israel berkata:
Tindakan TUHAN tidak tepat!
Apakah tindakan-KU
yang tidak tepat,
 hai kaum Israel,
ataukah tindakanmu
 yang tidak tepat?

30
Oleh karena itu
 AKU akan menghukum kamu
 masing-masing
menurut tindakannya,
 hai kaum Israel,
demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Bertobatlah dan berpalinglah
dari segala durhakamu,
supaya itu
jangan bagimu
menjadi batu sandungan,
 yang menjatuhkan kamu
ke dalam kesalahan.

31
Buangkanlah
dari padamu
segala durhaka
yang kamu buat
terhadap AKU
dan
perbaharuilah hatimu
dan
rohmu!
 Mengapakah kamu akan mati,
hai kaum Israel?

32
Sebab
AKU tidak berkenan
 kepada kematian seseorang
 yang harus ditanggungnya,
demikianlah firman Tuhan ALLAH.
 Oleh sebab itu,
bertobatlah, supaya kamu hidup!"




IBRANI 11 : 12 – 17
12
Itulah sebabnya,
maka dari satu orang,
 malahan orang yang telah mati pucuk,
 terpancar keturunan besar,
seperti bintang di langit
 dan
seperti pasir di tepi laut,
 yang tidak terhitung banyaknya.
13
Dalam iman mereka
 semua ini telah mati
sebagai orang-orang
yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu,
 tetapi
yang hanya dari jauh melihatnya
dan
melambai-lambai kepadanya
 dan
 yang mengakui,
 bahwa mereka
adalah orang asing dan pendatang
di bumi ini.
14
Sebab
 mereka yang berkata demikian
 menyatakan,
 bahwa mereka
 dengan rindu mencari suatu tanah air.
15
Dan
kalau sekiranya dalam hal itu
 mereka ingat akan tanah asal,
yang telah mereka tinggalkan,
 maka mereka
cukup mempunyai kesempatan
 untuk pulang ke situ.
16
Tetapi sekarang
 mereka merindukan tanah air
 yang lebih baik
yaitu satu tanah air sorgawi.
 Sebab itu
Allah tidak malu disebut Allah mereka,
 karena Ia
telah mempersiapkan
 sebuah kota bagi mereka.
17
Karena iman
maka Abraham,
 tatkala ia dicobai,
mempersembahkan Ishak.
Ia,
yang telah menerima janji itu,
rela mempersembahkan anaknya
yang tunggal,


pukul 13.40 WIB
Minggu, 6 April 2014
Di berikan nama Bethesda (kolam kesembuhan) :
Rumah kasih sayang atau Rumah Berkat


FIRMAN penutup :

WAHYU 7 : 13 – 17

13.
Dan
seorang dari antara tua-tua itu
berkata kepadaku:
"Siapakah mereka
 yang memakai jubah putih itu
 dan
dari manakah mereka datang?"

14.
Maka kataku kepadanya:
"Tuanku, tuan mengetahuinya."
 Lalu ia berkata kepadaku:
 "Mereka ini
 adalah orang-orang yang keluar
 dari kesusahan yang besar;
dan mereka
telah mencuci jubah mereka
 dan
membuatnya putih
 di dalam darah Anak Domba.

15.
Karena itu
 mereka berdiri
di hadapan takhta ALLAH
 dan
melayani DIA
 siang malam
 di Bait Suci-NYA.
Dan
 IA
 yang duduk di atas takhta itu
 akan membentangkan kemah-NYA
di atas mereka.

16.
Mereka
tidak akan menderita lapar
dan
dahaga lagi,
dan
matahari atau panas terik
 tidak akan menimpa
 mereka lagi.

17.
Sebab
ANAK DOMBA
yang di tengah-tengah takhta itu,
 akan menggembalakan mereka
dan
 akan menuntun mereka
 ke mata air kehidupan.
Dan
ALLAH
akan menghapus
 segala air mata
dari mata mereka."




Penglihatan:
TUHAN YESUS
 di atas awan
 dengan kemuliaanNYA
melihat Starjo sampai Bjmati :

“AKU ingin anak-anak berkumpul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadikan dan berikan komentar anda sebagai refleksi diri bukannya mengomentari kejelekan dan kekurangan kami